Portal Berita Ekonomi Sabtu, 21 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:37 WIB. Garuda - Garuda peringati Hari Kartini dengan kegiatan Kartini Flight pada rute PP Jakarta-Yogyakarta. 
  • 15:35 WIB. Citilink -  Citilink Indonesia buka rute Denpasar-Makassar.
  • 15:34 WIB. Garuda - Para staf perempuan Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soetta hari ini kenakan kebaya.
  • 15:32 WIB. Pertamina - Peringati Hari Kartini, Pertamina MOR I beri potongan harga untuk pembelian Bright Gas. 
  • 15:14 WIB. Pertamina - Pertamina jamin stok BBM di Maluku Utara hingga Ramadan aman.
  • 15:03 WIB. Pertamina - Pertamina resmi ambil 8 blok migas yang habis masa kontraknya tahun ini.
  • 15:03 WIB. Pertamina - Pertamina berhasil angkat potongan pipa minyak mentah yang patah di dasar Teluk Balikpapan.
  • 15:01 WIB. PLN - PLN dan Bank Bukopin bekerja sama selesaikan tunggakan pelanggan PLN.
  • 14:58 WIB. BTN - Hingga 31 Maret 2018, BTN salurkan kredit perumahan untuk 278.262 unit rumah.
  • 14:57 WIB. BTN - BTN dominasi pangsa pasar KPR bersubsidi dengan angka lebih dari 95% per Maret 2018.
  • 14:55 WIB. PLN - PLN jamin pasokan setrum aman saat Ramadan dan Pilkada 2018.
  • 14:53 WIB. PLN - PLN akan jual obligasi senilai US$1-2 miliar pada bulan depan.
  • 12:09 WIB. Pilgub Jateng - Pendukung Sudirman Said pkai kaus #2018GantiGubernurJateng.
  • 12:09 WIB. Politik - Rachmawati sebut kasus Sukmawati lebih parah dibanding Ahok.
  • 12:08 WIB. Pilpres - PPP yakin Demokrat condong ke Jokowi.

Kata Rini Soal Nindya Karya yang Terseret Kasus Korupsi

Foto Berita Kata Rini Soal Nindya Karya yang Terseret Kasus Korupsi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mengatakan tidak ada dampak pada Direksi PT Nindya Karya yang sekarang terkait kasus korupsi korporat.

"Ini adalah kasus terjadi pada manajemen 2006, jadi bukan di kita sekarang. Yang sekarang, justru saya angkat topi dibanding dulu Nindya Karya minus tidak karuan," kata Rini di Bogor, Sabtu (14/4/2018) usai menghadiri temu keluarga BUMN.

Ia juga menjelaskan akan menjalin komunikasi terbuka kepada setiap direksi BUMN. Rini juga mengatakan agar semua direksi mengikuti aturan hukum.

"Kami dukung aturan hukum yang berjalan agar menjadi lebih baik dan bisa transparan," kata Rini.

Sebelumnya, KPK menetapkan satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Nindya Karya dan satu perusahaan swasata PT Tuah Sejati, sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

"Setelah KPK melakukan proses pengumpulan informasi dan data, termasuk permintaan keterangan pada sejumlah pihak dan terpenuhi bukti permulaan yang cukup, KPK melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dengan tersangka PT NK (Nindya Karya) dan PT TS (Tuah Sejati)," kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif.

Kedua perusahaan itu diproses dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pelaksanaan pembangunan Dermaga Bongkar di Sabang, Aceh pada kawasan Perdagangan Bebas dan pelabuhan bebas Sabang yang dibiayai APBN tahun anggaran 2006-2011.

"Penyidikan terhadap PT NK dan PT TS sebagai tersangka merupakan pengembangan dari penyidikan perkara dengan para tersangka sebelumnya," tambah Laode.

PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati melalui Heru Sulaksono yang merupakan Kepala PT Nindya Karya cabang Sumatera Utara dan Aceh merangkap kuasa Nindya Sejati Joint Operation diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu perusahaan terkait pekerjaan pelaksanaan pembangunan dermaga bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan pelabuhan bebas Sabang, Aceh yang dibiayai APBN tahun anggaran 2006-2011 dengan nilai proyek sekitar Rp793 miliar.

Rinciannya adalah pada 2004 senilai Rp7 miliar (tidak dikerjakan pada 2004-2005 karena bencana tsunami Aceh tapi uang muka telah diterima sebesar Rp1,4 miliar), pada 2006 senilai Rp8 miliar, pada 2007 senilai Rp24 miliar, pada 2008 senilai Rp124 miliar, pada 2009 senilai Rp164 miliar, pada 2010 senilai 180 miliar, dan pada 2011 senilai Rp285 miliar.

"Diduga terjadi kerugian keuangan negara sekitar Rp313 miliar dalam pelaksanaan proyek pembangunan dermaga bongkar pada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang. Dua korporasi ini diduga mendapat keuntungan sejumlah Rp94,58 miliar yang berisiko tidak dapat dikembalikan ke negara jika korporasi tidak diproses," ungkap Laode.

Tag: Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rini Soemarno, PT Nindya Karya, Laode M. Syarif

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6337.695 -18.206 575
2 Agriculture 1721.541 -3.312 19
3 Mining 1958.128 -0.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 794.507 -3.199 70
5 Miscellanous Industry 1293.151 -17.847 44
6 Consumer Goods 2633.301 -33.845 45
7 Cons., Property & Real Estate 510.814 0.450 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.189 -0.378 64
9 Finance 1148.751 1.106 90
10 Trade & Service 942.468 5.729 134
No Code Prev Close Change %
1 INPS 2,430 3,030 600 24.69
2 RELI 330 400 70 21.21
3 IBST 7,200 8,600 1,400 19.44
4 TRIL 83 99 16 19.28
5 PDES 1,125 1,320 195 17.33
6 AKPI 750 850 100 13.33
7 YPAS 795 900 105 13.21
8 CENT 110 124 14 12.73
9 KICI 198 218 20 10.10
10 GEMA 1,245 1,350 105 8.43
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 PBSA 1,280 1,080 -200 -15.62
3 TRUS 250 218 -32 -12.80
4 INAI 490 434 -56 -11.43
5 BINA 775 705 -70 -9.03
6 FINN 145 132 -13 -8.97
7 ABBA 74 68 -6 -8.11
8 ALMI 324 298 -26 -8.02
9 DPNS 458 424 -34 -7.42
10 GOLD 472 440 -32 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 SRIL 356 356 0 0.00
3 MNCN 1,405 1,445 40 2.85
4 BHIT 106 110 4 3.77
5 HELI 300 280 -20 -6.67
6 PGAS 2,190 2,320 130 5.94
7 BMTR 565 580 15 2.65
8 IKAI 610 615 5 0.82
9 CENT 110 124 14 12.73
10 TRIL 83 99 16 19.28

Recommended Reading