Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:18 WIB. BEI - Usai disuspensi, perdagangan saham SURE kembali dibuka pada 17/10/2018. 
  • 11:16 WIB. BTPN - Bunga obligasi keempat BTPN sebesar Rp16,8 miliar dibayarkan hari ini. 
  • 11:13 WIB. Anies - Usulan pemindahan lapangan tembak penting, terkait nyawa.
  • 11:12 WIB. Anies - Usulan pemindahan lapangan tembak dekat gedung DPR RI dimasukkan tahun 2019.
  • 11:10 WIB. Bawaslu DKI - Hari ini kembali digelar sidang kampanye videotron Jokowi-Ma'ruf.
  • 11:08 WIB. Jubir Sandiaga - Pemilih di HIPMI tentu bisa menggerakkan masyarakat di level bawah.
  • 11:08 WIB. Jubir Sandiaga - Dukungan HIPMI sangat penting, karena perubahan sosial diawali oleh masyarakat kelas menengah.
  • 11:07 WIB. Jubir Sandiaga - Pemerintahan Jokowi tidak mampu mengelola perekonomian negara.
  • 11:07 WIB. Jubir Sandiaga - HIPMI merupakan pemilih rasional.
  • 11:07 WIB. Jubir Sandiaga - Jokowi 'sikat' semua kaki-kaki Sandiaga Uno terutama HIPMI dan KADIN.
  • 11:07 WIB. Jubir Sandiaga - Jokowi sudah takut dengan tren positif dari Sandiaga Uno.
  • 10:58 WIB. Saham - Hari ini, 14,8 juta saham CASA hasil konversi waran I mulai diperdagangkan di BEI. 
  • 10:36 WIB. BEI - Sebelas SKS GJTL senilai 1.188 saham diumumkan hilang.
  • 10:04 WIB. Bursa - EXCL catat obligasi dan sukuk sebesar Rp1 triliun ke BEI hari ini. 
  • 09:56 WIB. SUGI - Petronusa Bumibakti ajukan gugatan hukum terhadap SKKP kegiatan hulu minyak dan gas bumi. 

AS Bakal Serang Suriah, Putin Desak DK PBB Gelar Rapat

Foto Berita AS Bakal Serang Suriah, Putin Desak DK PBB Gelar Rapat
Warta Ekonomi.co.id, Moskow -

Rusia pada Sabtu (14/4/2018) meminta Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar rapat darurat menyusul serangan koalisi internasional terhadap Suriah.

Moskow juga mengaku tengah mempertimbangkan pilihan untuk mengirim sistem pertahanan rudal S-300 untuk Suriah dalam mempertahankan diri dari serangan rudal Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.

"Rusia meminta Dewan Keamanan PBB menggelar rapat darurat untuk membahas aksi agresif dari Amerika Serikat dan sekutunya," ungkap Presiden Vladimir Putin dalam pernyataan tertulis yang disiarkan oleh Kremlin.

Pasukan Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis pada Sabtu menembakkan lebih dari 100 rudal sebagai balasan atas serangan gas beracun yang menewaskan puluhan orang pada pekan lalu. Tindakan ini adalah intervensi terbesar dari negara-negara Barat terhadap Presiden Suriah Bashar al Assad. Putin mengatakan bahwa aksi Amerika Serikat di Suriah semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di negara itu dan sangat merugikan warga sipil.

"Rusia sangat mengecam serangan terhadap Suriah, di mana banyak terdapat anggota militer Rusia yang membantu pemerintah sah di sana memberantas terorisme," ungkap Putin.

Moskow juga tengah mempertimbangkan untuk mengirim sistem pertahanan rudal S-300 kepada Suriah dan "sejumlah negara-negara lain," tutur Kolonel Jenderal Sergei Rudskoi, pada Sabtu (14/4/2018).

Rusia sebelumnya sudah "menolak" memberikan alat pertahanan tersebut kepada Suriah beberapa tahun lalu karena "mempertimbangkan permintaan dari negara-negara Barat," ujar Rudskoi.

Namun demikian, menyusul serangan dari Amerika Serikat, "kami mempertimbangkan ulang persoalan ini bukan hanya terkait Suriah tetapi juga terkait sejumlah negara lain," tutur Rudskoi.

Sistem pertahanan udara Rusia, yang sebagian besar merupakan buatan dari Uni Soviet, telah berhasil mencegat 71 dari rudal-rudal yang ditembakkan oleh pasukan Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, kata dia.

"Sepanjang satu setengah tahun ini, Rusia berhasil memulihkan sistem pertahanan udara Rusia dan terus memperbaharuinya," pungkasnya. (HYS/Ant)

Tag: Suriah, Ghouta Timur, Bashar al-Assad, Vladimir Vladimirovich Putin, Donald John Trump, Dolar Amerika Serikat (AS), Amerika Serikat (AS)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5800.817 73.561 610
2 Agriculture 1499.514 -10.316 20
3 Mining 1908.385 14.778 47
4 Basic Industry and Chemicals 734.213 11.492 70
5 Miscellanous Industry 1207.433 19.109 45
6 Consumer Goods 2472.151 56.797 49
7 Cons., Property & Real Estate 404.376 3.894 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.496 21.972 70
9 Finance 1055.585 7.521 91
10 Trade & Service 790.225 1.656 147
No Code Prev Close Change %
1 CITY 436 545 109 25.00
2 DIGI 805 1,005 200 24.84
3 AKPI 825 970 145 17.58
4 RMBA 330 376 46 13.94
5 BACA 268 304 36 13.43
6 LMAS 69 78 9 13.04
7 POLL 1,500 1,695 195 13.00
8 LAND 1,050 1,185 135 12.86
9 PJAA 1,120 1,260 140 12.50
10 GHON 1,150 1,275 125 10.87
No Code Prev Close Change %
1 IBST 7,200 5,775 -1,425 -19.79
2 VRNA 127 110 -17 -13.39
3 LPCK 1,385 1,200 -185 -13.36
4 GOOD 2,510 2,210 -300 -11.95
5 MYTX 140 124 -16 -11.43
6 KARW 92 82 -10 -10.87
7 VINS 98 88 -10 -10.20
8 TELE 730 660 -70 -9.59
9 TRAM 220 199 -21 -9.55
10 APEX 1,760 1,600 -160 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 220 199 -21 -9.55
2 PNLF 280 288 8 2.86
3 CPRO 50 50 0 0.00
4 INKP 11,700 12,250 550 4.70
5 TKIM 10,050 10,300 250 2.49
6 PGAS 2,040 2,200 160 7.84
7 SKRN 1,185 1,170 -15 -1.27
8 TLKM 3,660 3,780 120 3.28
9 ERAA 1,960 2,040 80 4.08
10 PTBA 4,440 4,390 -50 -1.13