Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:39 WIB. AISA - Investor: RUPSLB ini amanah RUPS tahunan, menggagalkan berarti melawan hukum. 
  • 12:38 WIB. AISA - Direksi dan Dewan Komisaris AISA bertarung sengit, investor inginkan perubahan manajemen. 
  • 12:38 WIB. Bursa -  BEI catatkan lima SKS pengganti saham UNVR. 
  • 12:35 WIB. NasDem - Parpol tidak perlu merebut porsi APBN terkait dana saksi partai.
  • 12:35 WIB. NasDem - Dana untuk saksi parpol, seharusnya dipakai untuk mendorong kesejahteraan rakyat.
  • 12:34 WIB. NasDem - Jika dana saksi parpol disepakati, maka partai bakal rusak di mata masyarakat.
  • 12:34 WIB. NasDem - Kami menolak usulan dana saksi parpol dibebankan ke negara.
  • 12:31 WIB. Anies - Jika reklame tak diturunkan pemasang, Pemprov tak bakal berikan lagi izin.
  • 12:31 WIB. Anies Baswedan - Pemasang reklame diimbau untuk turunkan reklamennya.
  • 12:31 WIB. Anies Baswedan - Ada 60 reklame disegel Pemprov DKI.
  • 12:01 WIB. Lippo - Bursa nyatakan LPCK responsif dan berikan informasi yang memadai.
  • 11:17 WIB. Palu - OJK bersama Industri Jasa Keuangan galang dana bantuan korban gempa Palu dan Donggala sebesar Rp15 miliar. 
  • 10:55 WIB. Bursa -  PT Yeloo Integra Datanet Tbk resmi tercatat di BEI pada 29/10/2018 dengan kode emiten YELO.
  • 10:55 WIB. Bursa - BEI lakukan pencatatan Obligasi TBIG Sebesar Rp628 Miliar hari ini. 
  • 10:27 WIB. BALI - BALI dan ITS Tekno Sains tanda tangani KSO penyediaan, pemasangan, dan komersialisasi sistem indentifikasi perangkat otomatis.

Sulsel Klaim Punya 11 Daerah Penghasil Tembakau

Foto Berita Sulsel Klaim Punya 11 Daerah Penghasil Tembakau
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Tautoto Tana Ranggina, mengapresiasi sejumlah daerah di Sulsel yang saat ini menjadi penghasil tembakau. Setidaknya, Sulsel miliki 11 kabupaten penghasil tembakau. Di antaranya yakni Maros, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, Wajo, Soppeng, Barru, Luwu dan Enrekang. 

Tautoto menyebut meski ada 11 daerah penghasil tembakau, tapi berdasarkan catatan Kementerian Keuangan Republik Indonesia ternyata baru 9 daerah yang memiliki status penghasil tembakau. Olehnya itu, ia mendorong agar Kementerian Keuangan untuk mengakomodir status dua daerah yang masih belum dianggap sebagai penghasil tembakau. 

"Kami harapkan bantuan dari Kementerian Keuangan untuk berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkebunan terhadap status dari Maros dan Enrekang yang masih sebagai daerah non penghasil. Kita berharap tahun depan, Maros dan Enrekang telah beralih status menjadi daerah penghasil tembakau," kata Tautoto, saat membuka rapat rekonsiliasi data Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau 2018 di Makassar. 

Rapat rekonsiliasi data DBH CHT diselenggarakan untuk memastikan keakuratan perhitungan besaran sisa DBH CHT yang masih berada di kas daerah provinsi Sulsel dan masing-masing kabupaten/kota. "Saya berharap dengan terlaksananya kegiatan ini, tidak terjadi lagi perbedaan perhitungan antara kementerian keuangan, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota," lanjut Tautoto.

Melalui rapat rekonsiliasi tersebut, diharapkan juga dapat diidentifikasi sejumlah kegiatan tahun anggaran 2018 yang tidak sesuai dengan aturan yang ada. Sehingga dapat dilakukan penundaan dan perubahan kegiatan pada APBD Tahun Anggaran 2018. 

Tag: Tembakau, Sulawesi Selatan

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Destyan Sujarwoko

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5845.242 -23.378 610
2 Agriculture 1577.028 54.568 20
3 Mining 1916.200 -17.317 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.704 6.245 70
5 Miscellanous Industry 1214.126 0.053 45
6 Consumer Goods 2489.884 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.106 -0.132 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1047.831 -27.064 70
9 Finance 1059.438 -5.179 91
10 Trade & Service 796.896 -3.311 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,210 1,510 300 24.79
2 ABMM 1,935 2,190 255 13.18
3 MAYA 6,200 6,950 750 12.10
4 LSIP 1,155 1,270 115 9.96
5 VINS 88 96 8 9.09
6 CTTH 113 123 10 8.85
7 MTDL 680 740 60 8.82
8 PBRX 510 555 45 8.82
9 FISH 3,300 3,590 290 8.79
10 GOOD 2,350 2,550 200 8.51
No Code Prev Close Change %
1 DNAR 336 296 -40 -11.90
2 KBLM 284 252 -32 -11.27
3 SMDM 149 133 -16 -10.74
4 AGRS 256 236 -20 -7.81
5 GMFI 308 284 -24 -7.79
6 ABBA 116 107 -9 -7.76
7 CSIS 400 370 -30 -7.50
8 MLPL 88 82 -6 -6.82
9 BAYU 2,450 2,290 -160 -6.53
10 RBMS 172 161 -11 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 98 96 -2 -2.04
2 TLKM 3,900 3,760 -140 -3.59
3 KPIG 135 136 1 0.74
4 PGAS 2,310 2,230 -80 -3.46
5 SRIL 320 332 12 3.75
6 SMCB 1,625 1,725 100 6.15
7 PNLF 290 294 4 1.38
8 INKP 13,525 13,675 150 1.11
9 BHIT 80 82 2 2.50
10 MNCN 775 790 15 1.94