Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:05 WIB. Asian Games - Dua juta ojek online akan demo saat Asian Games 2018 dibuka.
  • 11:01 WIB. Teknologi - Presiden Microsoft, Brad Smith, memperingatkan bahwa penggunaan facial recognition rawan untuk disalahgunakan.
  • 10:11 WIB. Microsoft - Microsoft dikabarkan akan menggarap perangkat berbasis Android.
  • 10:10 WIB. Adobe - Aplikasi Photoshop bakal hadir di iPad 2019.
  • 10:09 WIB. Google - Minggu ini Google luncurkan pembaruan UI yang substansial ke peramban Chrome Canary.
  • 10:06 WIB. Teknologi - Director of Engineering Google dan futuris, Ray Kurzweil perkirakan manusia akan dapat unggah isi otaknya ke cloud setelah mati. 
  • 10:04 WIB. Facebook - Rekrut Shahriar Rabii dari Google, Facebook akan kembangkan chip sendiri.
  • 10:01 WIB. Teknologi - Perusahaan Indonesia banyak yang tak berencana adopsi kecerdasan buatan (AI).
  • 09:59 WIB. Samsung - Pabrik terbesar Samsung di India produksi semua tipe ponsel.
  • 09:03 WIB. Pilpres - Mahfud MD berharap Jokowi dapat cawapres tepat.
  • 09:03 WIB. Pilpres - Hinca: pertemuan SBY-Prabowo bahas kontestasi pilpres.
  • 09:03 WIB. Pilpres - Gerindra: pertemuan Prabowo-SBY samakan pandangan politik.
  • 09:02 WIB. Pilpres - Prabowo pilih cawapres yang diterima NU.
  • 09:02 WIB. Daerah - Gubernur Ganjar: Embarkasi Surakarta jaga kualitas layanan terbaik.
  • 09:02 WIB. Haji - Dubes Agus: Jamaah haji Indonesia jangan sebar konten terorisme.

Dongkrak Daya Saing, Menperin Dorong Industri MRO

Foto Berita Dongkrak Daya Saing, Menperin Dorong Industri MRO
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mendorong industri perawatan dan perbaikan pesawat atau Maintanance Repair and Overhaul (MRO) mendongkrak daya saingnya, mengingat Indonesia memiliki peluang yang besar di sektor ini.

“Seperti arahan Bapak Presiden Joko Widodo, industri perawatan pesawat ini sangat penting. Harusnya Indonesia punya daya saing tinggi dan ini menjadi peluang besar kita, dengan banyak jumlah bandara. Karena, kalau ada pesawat dari luar negeri yang rusak, bisa dirawat pekerja kita,” kata dia, melalui keterangannya di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Dia menyampaikan hal itu saat melihat secara langsung industri perawatan dan perbaikan pesawat (MRO) milik Lion Group, yakni Batam Aero Technic (BAT) di area Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Berdiri di atas lahan seluas 28 Hektare, selain menjadi bengkel untuk pemeliharaan dan perawatan pesawat, BAT juga memiliki fasilitas uji pesawat terbang.

Airlangga mengatakan, pemerintah sedang mendorong tumbuhnya industri MRO di Indonesia. Hal ini lantaran masih banyak potensi pengembangan sektor ini yang diintegrasikan dengan beberapa bandara di dalam negeri.

Dia menambahkan, industri penerbangan dalam negeri terus berkembang dan mengalami  pertumbuhan yang cukup signifikan. Hal ini diindikasikan dengan kenaikan jumlah lalu lintas udara, baik penumpang maupun untuk arus barang.

“Pertumbuhan jumlah penumpang udara domestik meningkat rata-rata 15 persen per tahun selama 10 tahun terakhir, sedangkan jumlah penumpang udara internasional naik hingga sekitar delapan persen dan Indonesia negara terbesar ketiga di Asia dalam pembelian pesawat udara setelah China dan India,” paparnya.

Ke depan, bisnis industri MRO ini juga cukup menjanjikan seiring meningkatnya sektor pariwisata dan perekonomian di Tanah Air. Selain itu, kehadiran industri perawatan pesawat bisa menurunkan biaya dari industri penerbangan, salah satunya biaya impor komponen pesawat.

Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait, menyampaikan, mereka sedang fokus menjalankan masterplan bisnis MRO termasuk pengembangan sumber daya manusia di BAT. Sejak beroperasi pada 2014, dari lima tahap pengembangan BAT, perusahaan sudah merampungkan satu tahap.

“Tahap pertama sudah difungsikan empat Hektare, dan untuk tahap kedua adalah tiga Hektare. Pada tahap kedua akan dibangun hanggar untuk pengecatan pesawat terbang sebanyak dua unit, bengkel, dan gudang suku cadang,” ujarnya. 

Dengan area yang telah terbangun seluas empat Hektare, saat ini hangar sudah bisa menampung 12 pesawat badan ramping atau empat pesawat terbang badan lebar secara simultan.

Lion Group menargetkan, perluasan fasilitas BAT hingga tahap ketiga akan rampung pada tahun 2019 dengan kemampuan memperbaiki sebanyak 38 pesawat sekaligus. 

“Tahap kelima akan selesai pada tahun 2022. Jumlah pekerjanya kalau sudah tiga shift kurang lebih 10.000 orang,” kata Sirait.

Selain itu, perusahaan sudah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Batam untuk membangun politeknik aviasi. 

“Total nilai investasi pengembangan BAT ini diperkirakan mencapai Rp8-9 triliun,” ucap dia. 

Alasan Lion Group memperluas fasilitas MRO adalah untuk menangani sekitar 250 unit pesawat terbang yang dimilikinya. Apalagi, Lion berencana mendatangkan sekitar 700 unit pesawat berbagai jenis, seperti pesawat ATR, Boeing, dan Airbus untuk melayani rute domestik maupun internasional. 

“Adanya fasilitas pengetesan pesawat, membuat MRO milik Lion Group menjadi yang tercanggih dan satu-satunya di Asia,” katanya.

Tag: Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Airlangga Hartarto

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5905.158 -38.916 597
2 Agriculture 1428.601 -13.698 19
3 Mining 2009.628 -15.994 46
4 Basic Industry and Chemicals 772.710 -8.697 70
5 Miscellanous Industry 1174.590 -16.209 45
6 Consumer Goods 2447.240 -28.240 46
7 Cons., Property & Real Estate 444.098 -5.640 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1068.450 -15.987 70
9 Finance 1035.648 1.145 91
10 Trade & Service 883.943 2.056 143
No Code Prev Close Change %
1 UNIT 248 310 62 25.00
2 TCPI 700 875 175 25.00
3 DYAN 64 78 14 21.88
4 AIMS 202 246 44 21.78
5 OKAS 222 270 48 21.62
6 SRSN 59 70 11 18.64
7 RBMS 141 164 23 16.31
8 DPNS 350 396 46 13.14
9 GEMA 276 310 34 12.32
10 CNTX 530 590 60 11.32
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 910 690 -220 -24.18
2 YPAS 725 605 -120 -16.55
3 PEGE 173 149 -24 -13.87
4 SKYB 310 270 -40 -12.90
5 INCF 146 129 -17 -11.64
6 MGRO 422 380 -42 -9.95
7 NICK 141 127 -14 -9.93
8 TOPS 955 865 -90 -9.42
9 KBLV 515 470 -45 -8.74
10 TNCA 186 170 -16 -8.60
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 705 660 -45 -6.38
2 MSIN 505 490 -15 -2.97
3 BBRI 2,970 2,970 0 0.00
4 RBMS 141 164 23 16.31
5 IMAS 2,960 2,880 -80 -2.70
6 TLKM 4,020 3,940 -80 -1.99
7 KREN 725 715 -10 -1.38
8 INKP 19,900 19,525 -375 -1.88
9 PGAS 1,685 1,640 -45 -2.67
10 DYAN 64 78 14 21.88