Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:21 WIB. Cawapres - Mantan Ketua MK Mahfud MD menegaskan tidak pernah membahas soal Pilpres 2019 ketika bertemu Presiden Jokowi.
  • 06:20 WIB. Jokowi - Puluhan advokat di Sulawesi Tengah mendeklarasikan organisasi bernama Tim Pembela Jokowi.
  • 05:50 WIB. INCO - Vale Indonesia menganggarkan belanja modal sebesar US$95 juta pada 2018.
  • 05:49 WIB. INCO - Vale Indonesia menargetkan produksi nikel bisa mencapai 77.000 ton pada 2018.
  • 05:47 WIB. INCO - Vale Indonesia mencatat produksi nikel mencapai 37.331 ton selama periode Januari-Juni 2017.
  • 05:44 WIB. INCO - Vale Indonesia mencatat total produksi nikel terkoreksi 3,59% menjadi 36.034 ton sepanjang semester I-2018.
  • 05:42 WIB. INCO - Vale Indonesia mencatat volume produksi turun 4% menjadi sebesar 18.000 metrik ton pada kuartal II-2018.
  • 05:37 WIB. ACP - Adhi Commuter Properti menargetkan posisi landbank menjadi 200 ha di jalur LRT pada tahun ini.
  • 05:36 WIB. ACP - Adhi Commuter Properti menargetkan penjualan pemasaran sebesar Rp1 triliun pada 2018.
  • 05:30 WIB. ACP - Adhi Commuter Properti akan melakukan pengembangan di empat proyek baru pada semester II-2018.
  • 05:28 WIB. ADHI - Adhi Karya resmi memiliki anak usaha baru yang diberi nama PT Adhi Commuter Properti (ACP).

Pembentukan Holding Asuransi Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Foto Berita Pembentukan Holding Asuransi Ditargetkan Rampung Tahun Ini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor minyak dan gas (holding migas) telah resmi berdiri pekan kemarin. Selanjutnya, Kementerian yang menjadi koordinator perusahaan-perusahaan pelat merah tersebut akan berfokus untuk membentuk holding BUMN sektor asuransi.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo menjelaskan, holding asuransi saat ini masih dalam proses pengkajian dan dirinya mengharapkan bisa rampung pada semester dua tahun ini. 

"Mudah-mudahan semester dua 2018 selesai kajiannya. Saat ini dalam sistem pengkajian sudah dilakukan dan dibicarakan izin. Yakni belum ada dari OJK, namun sudah dibicarakan," jelas Gatot usai menghadiri Penandatanganan Kerja Sama Perum Jamkrindo dan Bank Mandiri di kantor Kementerian BUMN Jakarta, Senin (16/4/2018).

Lanjut Gatot, saat ini Kementerian memang sedang menyelesaikan holding di tiga sektor lain yang dinilai cukup krusial.

"Untuk holding asuransinya kita akan lihat ke depannya. Rencananya tahun ini selesai. Kita lihat urgensinya. Saat ini urgensinya ada 3 yaitu jalan tol, perumahan, dan keuangan," imbuhnya.

Wacana pembentukan holding di sektor asuransi sebenarnya sudah cukup lama mencuat. Namun, hingga saat ini pembentukan induk usaha di sektor asuransi itu belum juga terealisasi.

Sebagai informasi, perusahaan asuransi berpelat merah yang akan menjalankan holding asuransi ialah PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Selain itu, perusahaan asuransi yang merupakan anak usaha BUMN seperti PT Asuransi Asei Indonesia dan PT Asuransi Jasa Raharja Putera (JP Insurance) juga akan bergabung dalam holding. Kementerian BUMN juga akan menyertakan dua perusahaan reasuransi yaitu PT Reasuransi Indonesia Utama dan PT Reasuransi Nasional Indonesia.

Seperti diketahui, Kementerian BUMN saat ini sedang berusaha keras membentuk holding BUMN. ‎‎Holding BUMN sendiri meliputi beberapa sektor, terdiri dari holding BUMN tambang, holding BUMN energi, holding BUMN konstruksi, holding perkebunan, dan holding BUMN jasa keuangan.

Pada pekan kemarin, Kementerian BUMN telah resmi mendirikan Holding BUMN Migas Pertamina sebagai induk perusahaan (holding) dan PT PGN Tbk sebagai anggota holding. Hal tersebut terjadi setelah Menteri BUMN Rini M Soemarno resmi menandatangani akta pengalihan saham seri B milik Negara sebesar 56,96% di PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk kepada PT Pertamina (Persero).

Tag: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Gatot Trihargo, PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero), PT Reasuransi Nasional Indonesia, Holding Asuransi, Holding BUMN

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10