Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:07 WIB. Amazon - Amazon dikabarkan tengah menyiapkan rencana untuk membuat robot yang dapat menemani pemiliknya di rumah.
  • 08:01 WIB. Asus - Asus ZenFone 5Q dibanderol Rp3,499 juta dan dapat dibeli mulai akhir April.
  • 07:49 WIB. Pilpres - PAN minta Gatot komunikasi jika serius maju Capres.
  • 07:49 WIB. Politik - SBY: Insya Allah akan ada pemimpin-pemimpin baru yang amanah.
  • 07:48 WIB. Pilpres - Fahri Hamzah minta PKS beri tiket Capres ke Anis Matta.
  • 07:48 WIB. Politik - PPP sebut posisi Jokowi di Pilpres belum aman.
  • 07:47 WIB. Politik - Moeldoko akui siap pasang badan jika Jokowi diganggu.
  • 07:46 WIB. DKI Jakarta - Sandi akui Pergub skema biaya rumah 0 rupiah belum rampung.
  • 07:36 WIB. IHSG - Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG masih sulit keluar dari zona merah pada hari ini.
  • 07:35 WIB. IHSG - Indosurya Sekuritas memperkirakan IHSG akan membentuk level resisten baru dalam sesi dagang hari ini.
  • 07:20 WIB. Hukum - Setya Novanto hadapi vonis hari ini, Selasa (24/4).
  • 06:12 WIB. PLN - Bamsoet minta PLN pasok listrik ke warga di Kepulauan Natuna.

BKI Terbitkan Technical Information Sektor Kemaritiman

Foto Berita BKI Terbitkan Technical Information Sektor Kemaritiman
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI tergabung dalam Delegasi Republik Indonesia turut serta membahas isu terkait lingkungan dalam pertemuan sidang tahunan International Maritime Organization (IMO), Badan Maritim Dunia di bawah naungan PBB yang berpusat di London, Minggu, (15/4/2016).

Pertemuan yang berlangsung di Headquarter IMO tersebut membahas Marine Environment Protection Commite (MEPC 72). Pada kesempatan tersebut BKI dipimpin langsung oleh Direktur Utama Rudiyanto beserta Ketua Majelis BKI Laksamana TNI (Purn) Marsetio yang sekaligus menjabat sebagai special envoy Pemerintah Indonesia untuk IMO.

Sehubungan dengan hal tersebut, Rudiyanto merilis technical information seputar konvensi tersebut agar dapat diantisipasi oleh para stakeholder pelaku usaha dan regulator sektor maritim di Indonesia.

"Techincal information yang kami sampaikan ini memiliki relevansi tinggi dengan tugas dan wewenang BKI dan sangat berguna bagi pelaku usaha dan regulator di sektor maritim nasional," ungkap Rudiyanto.

Ia menyampaikan, beberapa isu yang dibahas dalam pertemuan itu antara lain adopsi amandemen terhadap instrumen wajib (Mandatory Instrument), organisme akuatik yang berbahaya dalam air ballast, polusi udara/emisi gas buang, dan efisiensi energi, langkah-langkah teknis serta operasional untuk meningkatkan efisiensi energi dari pengiriman internasional, serta termasuk pengurangan emisi gas rumah kaca dari kapal. Technical information tersebut dapat diunduh dari website BKI.

BKI sebagai BUMN jasa survei yang memiliki tugas dalam melakukan survei dan sertifikasi klasifikasi kapal di Indonesia turut pula secara khusus memperhatikan peraturan-peraturan itu guna mencapai standar yang diharapkan oleh IMO.

Hal itu juga menjadi catatan penting BKI yang kini sedang menempuh upaya untuk menjadi anggota asosiasi Badan Klasifikasi Dunia, International Association of Classification Societies (IACS).

"Hasil pembahasan juga harus menjadi perhatian para stakeholder BKI terutama bagi pelaku usaha di sektor maritim. Nantinya ke depan, untuk informasi teknik lebih lanjut akan di informasikan oleh Divisi Statutoria BKI yang dapat diunduh melalui website kami," jelasnya.

Isu lingkungan memang menjadi concern IMO terutama yang berkaitan dengan permasalahan keberlanjutan dan kelestarian ekosistem laut termasuk, sampah plastik yang akhir-akhir ini menjadi global issue dan menjadi salah satu concern dari Kementerian Koordinator Kemaritiman RI.

Sementara pembahasan terkait penurunan emisi gas buang dari kapal, terdapat beberapa metode yang dapat digunakan antara lain penggunaan pemilihan dari mesin kapal yang baik, pembuatan rancang bangun kapal yang lebih efisien, penggunaan bahan bakar alternatif, dan melakukan perubahan skema model perdagangan dimana hal ini persis seperti yang dibahas pada pertemuan MEPC 71 lalu.

Menurut Rudiyanto, metode tersebut bertujuan untuk mencapai penurunan emisi gas buang di bawah 2°C sebagaimana ditetapkan pada Paris Agreement yang hingga saat ini telah diratifikasi oleh 144 negara.

"Jika nantinya penurunan emisi gas buang kapal ini diterapkan, tentunya akan berdampak terhadap lebih dari 11.000 kapal-kapal berbendera Indonesia yang beroperasi di perairan internasional maupun yang beroperasi di dalam negeri dan aturan internasional ini sejalan dengan program pemerintah Republik Indonesia yakni kebijakan Poros Maritim Dunia terutama hal terkait keselamatan lingkungan maritim," pungkasnya.

Adapun pada Sidang MEPC 72 ini juga membahas isu sulphur limit dalam bahan bakar kapal sebagai tindak lanjut keputusan Sidang MEPC ke-70 pada 2016 yang menetapkan bahwa mulai 1 Januari 2020, batas sulfur dalam bahan bakar kapal tidak boleh melebihi dari ambang batas 0,50% m/m.

Tag: Biro Klasifikasi Indonesia, Rudiyanto

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Sheravim

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6308.148 -29.547 575
2 Agriculture 1716.001 -5.540 19
3 Mining 1952.615 -5.513 44
4 Basic Industry and Chemicals 796.811 2.304 70
5 Miscellanous Industry 1283.656 -9.495 44
6 Consumer Goods 2610.995 -22.306 45
7 Cons., Property & Real Estate 506.278 -4.536 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.157 -0.032 64
9 Finance 1140.784 -7.967 90
10 Trade & Service 943.305 0.837 134
No Code Prev Close Change %
1 BIMA 72 97 25 34.72
2 BAPA 128 171 43 33.59
3 IMJS 640 800 160 25.00
4 RAJA 535 665 130 24.30
5 IMAS 1,980 2,450 470 23.74
6 BUVA 496 585 89 17.94
7 TMPO 244 286 42 17.21
8 DEFI 950 1,095 145 15.26
9 MPMX 1,010 1,150 140 13.86
10 HDFA 176 195 19 10.80
No Code Prev Close Change %
1 CSIS 600 450 -150 -25.00
2 INPS 3,030 2,600 -430 -14.19
3 RODA 635 550 -85 -13.39
4 AHAP 198 175 -23 -11.62
5 GDYR 2,200 1,955 -245 -11.14
6 FORU 156 140 -16 -10.26
7 INRU 1,070 970 -100 -9.35
8 TBMS 1,140 1,035 -105 -9.21
9 TPMA 228 208 -20 -8.77
10 PBSA 1,080 990 -90 -8.33
No Code Prev Close Change %
1 LMAS 84 78 -6 -7.14
2 HELI 280 258 -22 -7.86
3 SUGI 50 50 0 0.00
4 BMTR 580 585 5 0.86
5 IMAS 1,980 2,450 470 23.74
6 TKIM 8,800 9,725 925 10.51
7 PGAS 2,320 2,250 -70 -3.02
8 ADRO 2,230 2,260 30 1.35
9 WSBP 418 426 8 1.91
10 TLKM 3,740 3,750 10 0.27