Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:49 WIB. Pertamina - Sebanyak 5 unit SPBU MOR I di wilayah Sumbagut beri pelayanan khusus untuk perempuan.
  • 11:46 WIB. BUMN - BUMN dan Kemenhub gelar promosi mudik gratis di kawasan CFD, Jakarta.
  • 11:08 WIB. DPR -┬áDPR meminta pemerintah mengawasi peredaran uang menjelang Pilkada 2018 dan Lebaran.
  • 10:21 WIB. Shopee - Shopee meluncurkan BincangShopee dalam rangka menyambut hari Kartini.
  • 09:45 WIB. Yunani - Indonesia jalin kerja sama dengan Coast Guard Yunani.
  • 09:44 WIB. Assad - AS siap serang kembali Suriah jika Assad abaikan pesan.
  • 09:43 WIB. Azerbaijan - Novruz Memmedov terpilih sebagai perdana menteri baru Azerbaijan.
  • 09:43 WIB. Bandara - Turki bangun bandara terbesar dunia seharga US$14 miliar.
  • 09:42 WIB. Suriah - Macron bahas soal Suriah dengan Al-Sisi.
  • 09:41 WIB. Korea Utara - Kremlin sambut baik upaya denuklirisasi Korea Utara di Semenanjung Korea.
  • 09:40 WIB. Douma - Inspektur pelarangan senjata kimia masuki wilayah Douma guna ambil sampel.
  • 09:37 WIB. Israel - Palestina desak PBB bentuk tim penyelidik kejahatan Israel.
  • 09:36 WIB. Suriah - PBB minta dunia redakan ketegangan di Suriah.
  • 09:34 WIB. Palestina - Mahmoud Abbas: Palestina akan lawan AS soal pemindahan kedutaan.
  • 06:23 WIB. Copa del Rey -┬áSevilla 0-5 Barcelona.

Trump: China dan Rusia Bermain Devaluasi Mata Uang

Foto Berita Trump: China dan Rusia Bermain Devaluasi Mata Uang
Warta Ekonomi.co.id, Washington -

Presiden AS Donald Trump menuduh Rusia dan China pada hari Senin (16/4/2018) mendevaluasi mata uang mereka sementara Amerika Serikat menaikkan suku bunga, mendorong China untuk menuduh Amerika Serikat mengirimkan pesan yang membingungkan.

“Rusia dan China memainkan game Devaluasi Mata Uang saat AS terus menaikkan suku bunga. Tidak bisa diterima!,” tutur Trump di sebuah posting Twitter di akun pribadinya.

Berbicara di Beijing pada hari Selasa (17/4/2018), juru bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying mencatat bahwa apa yang dikatakan Trump tampaknya bertentangan dengan laporan Departemen Keuangan AS yang tidak menyebut nama mitra dagang utama sebagai manipulator mata uang.

"Jadi sepertinya informasi yang dirilis oleh pihak AS agak kacau," ungkapnya pada briefing berita harian.

Hua mengatakan itu mengingatkannya pada sebuah puisi oleh pendiri China modern, Mao Zedong, tentang tetap tenang di tengah-tengah kekacauan.

"Tidak peduli apa yang dikatakan orang lain, kami akan terus mendorong reformasi mekanisme nilai tukar renminbi," tambahnya, tanpa merinci, menggunakan nama resmi mata uang itu.

Tweet Trump mengacu pada apa yang dilihatnya sebagai keuntungan perdagangan yang tidak adil: Jika mata uang suatu negara sangat rendah, ekspornya lebih kompetitif. Suku bunga AS yang lebih tinggi pada umumnya akan meningkatkan nilai dolar, membuat ekspor AS lebih mahal.

Sejak Trump menjabat pada Januari 2017, dolar telah melemah secara substansial terhadap sebagian besar mata uang, termasuk yuan China dan, sampai Amerika Serikat menjatuhkan sanksi pada Rusia dalam beberapa minggu terakhir, rubel.

Terhadap yuan, dolar telah jatuh sebesar 8,6 persen sejak 20 Januari 2017, sementara itu telah menguat 4,5 persen terhadap rubel. Sampai Amerika Serikat mengumumkan sanksi pada oligarki Rusia bulan ini, bagaimanapun, dolar telah melemah hampir 4 persen terhadap mata uang Rusia. Keuntungan itu sepenuhnya terhapus oleh penurunan dua hari 8,4 persen di rubel pada 9 dan 10 April.

Lebih luas, indeks dolar AS, yang mengukur nilai greenback terhadap sekeranjang mata uang mitra perdagangan utama, telah menurun 11,2 persen sejak Trump menjadi presiden. Departemen Keuangan AS, dalam laporan setengah tahunan pada hari Jumat, sekali lagi menahan diri dari penamaan mitra dagang utama sebagai manipulator mata uang. Laporan itu muncul ketika administrasi Trump mengejar tarif potensial, negosiasi dan pembatasan lain untuk mencoba memangkas defisit perdagangan besar-besaran dengan China.

Laporan itu tidak menyebutkan ancaman Trump baru-baru ini untuk memberlakukan miliaran dolar tarif atas barang-barang China atas praktik kekayaan intelektual Beijing, atau menunggu pembatasan treasury atas investasi Cina di Amerika Serikat.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders kemudian mengatakan kepada wartawan di Air Force One pada perjalanan oleh presiden ke Miami bahwa China berada dalam daftar pantauan Departemen Keuangan AS karena berpotensi berlabel manipulator mata uang.

Tag: China (Tiongkok), the people's bank of china, Bank of China, Rusia, Yuan, Rubel, Vladimir Vladimirovich Putin, Xi Jinping, Donald John Trump, Dolar Amerika Serikat (AS), Amerika Serikat (AS), kurs mata uang, Tarif Impor Amerika Serikat

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Jonathan Ernst

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6337.695 -18.206 575
2 Agriculture 1721.541 -3.312 19
3 Mining 1958.128 -0.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 794.507 -3.199 70
5 Miscellanous Industry 1293.151 -17.847 44
6 Consumer Goods 2633.301 -33.845 45
7 Cons., Property & Real Estate 510.814 0.450 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.189 -0.378 64
9 Finance 1148.751 1.106 90
10 Trade & Service 942.468 5.729 134
No Code Prev Close Change %
1 INPS 2,430 3,030 600 24.69
2 RELI 330 400 70 21.21
3 IBST 7,200 8,600 1,400 19.44
4 TRIL 83 99 16 19.28
5 PDES 1,125 1,320 195 17.33
6 AKPI 750 850 100 13.33
7 YPAS 795 900 105 13.21
8 CENT 110 124 14 12.73
9 KICI 198 218 20 10.10
10 GEMA 1,245 1,350 105 8.43
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 PBSA 1,280 1,080 -200 -15.62
3 TRUS 250 218 -32 -12.80
4 INAI 490 434 -56 -11.43
5 BINA 775 705 -70 -9.03
6 FINN 145 132 -13 -8.97
7 ABBA 74 68 -6 -8.11
8 ALMI 324 298 -26 -8.02
9 DPNS 458 424 -34 -7.42
10 GOLD 472 440 -32 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 SRIL 356 356 0 0.00
3 MNCN 1,405 1,445 40 2.85
4 BHIT 106 110 4 3.77
5 HELI 300 280 -20 -6.67
6 PGAS 2,190 2,320 130 5.94
7 BMTR 565 580 15 2.65
8 IKAI 610 615 5 0.82
9 CENT 110 124 14 12.73
10 TRIL 83 99 16 19.28

Recommended Reading

Minggu, 22/04/2018 00:28 WIB

BI Nilai Ekonomi RI Tetap Solid

Sabtu, 21/04/2018 13:39 WIB

DPR Sebut Manajemen Telkom Bobrok, Kenapa Ya?

Sabtu, 21/04/2018 08:59 WIB

Kemenkominfo Kembali Surati Facebook

Sabtu, 21/04/2018 06:06 WIB

AFS: Habis Turun, Terbitlah Kenaikan Laba

Jum'at, 20/04/2018 20:00 WIB

10 Manfaat Internet Marketing bagi Bisnis

Jum'at, 20/04/2018 18:42 WIB

Ini Daftar Nama Direksi Pertamina yang Dicopot