Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:14 WIB. KPU - Nama Oesman Sapta Ondang dicoret dari daftar calon DPD.
  • 17:13 WIB. Rohingya - Muhammadiyah minta Presiden Jokowi suarakan Rohingya di PBB.
  • 17:12 WIB. Kemiskinan - Bank Dunia: angka kemiskinan global terendah tahun ini.
  • 16:50 WIB. UMKM - KPw BI cabang Gorontalo ajak UMKM menangkan pasar dengan memanfaatkan E-Commerce.
  • 16:46 WIB. Beras - 2,4 juta ton beras di gudang Bulog belum termasuk beras impor yang akan masuk pada Oktober sebesar 400 ribu ton.
  • 16:45 WIB. Beras - Buwas menyebutkan, saat ini cadangan beras di gudang Bulog mencapai 2,4 juta ton.
  • 16:42 WIB. Impor - Menko Perekonomian akan mempertemukan Mendag dengan Dirut Perum Bulog serta Mentan terkait polemik impor beras.
  • 16:25 WIB. BRI - BRI memantau debitur yang memiliki eksposur terhadap dampak volatilitas nilai tukar rupiah.
  • 16:06 WIB. PSI - Prabowo tak percaya ke tokoh muda, nyatanya menujuk mantan Panglima TNI sebagai ketua timses.
  • 16:05 WIB. PSI - AHY tidak pas sebagai Dewan Pembina, cocoknya ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi.
  • 16:04 WIB. PSI - Posisi AHY di tim Prabowo-Sandi hanya pelengkap.
  • 15:35 WIB. Alibaba - Alibaba Cloud gandeng OBS maksimalkan transformasi digital Olimpiade Tokyo 2020.
  • 14:39 WIB. Grab - Grab sambut positif rencana Kemenhub bikin aplikasi ojek online.
  • 14:38 WIB. Kemenhub - Kemenhub izinkan BUMN buat aplikasi mirip Go-Jek dan Grab.
  • 14:37 WIB. BMW - BMW hentikan produksi MINI di Inggris sebagai antisipasi Brexit.

Peluang Investasi "Zaman Now" Kalangan Milenial

Foto Berita Peluang Investasi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tingkat pertumbuhan transaksi perdagangan berjangka (futures trading) di Bursa Berjangka tergolong masih lambat jika dibandingkan dengan perdagangan saham di Bursa Efek. Padahal, perdagangan berjangka ke depannya akan menjadi alternatif investasi yang sangat menarik. 

Selama ini masyarakat awam masih meragukan prospek dari investasi perdagangan berjangka. Tak dapat dipungkiri hal itu terjadi karena adanya sejumlah kendala seperti tingkat kepercayaan masyarakat, kurangnya pemahaman, minimnya sosialisasi, modal investasi yang dinilai besar dan tools bertransaksi yang dinilai begitu rumit, hingga munculnya perusahaan-perusahaan ilegal.

Melihat kendala yang dihadapi dalam industri perdagangan berjangka, PT Real Time Futures sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang ini melakukan edukasi dan sosialisasi guna merengkuh kepercayaan publik terhadap investasi perdagangan berjangka. 

"Kami akan terus melakukan sosialisasi, edukasi secara komprehensif dan berkelanjutan, membuat sistem edukasi yang interaktif, serta memberikan pelayanan holistik bagi seluruh calon nasabah," kata Narif Rahmat Santosa, Komisaris PT Real Time Futures, di Jakarta. 

Berbicara mengenai sejumlah kendala dalam perdagangan berjangka, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta (BBJ)/Jakarta Futures Exchange (JFX) Stephanus Paulus Lumintang menambahkan, munculnya persepsi masyarakat yang takut dengan investasi berjangka disebabkan selain kurangnya pemahaman, juga karena banyaknya penipuan atau biasa dikenal dengan "investasi bodong" yang dilakukan oknum. Pialang ilegal sangat mudah menggaet nasabah sebab modal yang dikeluarkan juga sedikit. 

"Sementara untuk jadi pialang resmi ada aturan informasi SITNA (sistem informasi transaksi nasabah), menggunakan sistem Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Dengan sistem SITNA ini nasabah bisa memantau transaksinya," jelasnya. 

Terkait dengan hal itu, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi, menandaskan, SITNA merupakan salah satu upaya untuk meningkatan kepercayaan dan rasa aman bagi investor maupun calon investor dalam berinvestasi di pasar perdagangan berjangka di Indonesia.

Lebih lanjut, Paulus kembali menegaskan bahwa sangat penting agar masyarakat perlu memahami terlebih dahulu serta mempelajari investasi yang diinginkan dalam perdagangan berjangka. Lalu mengecek keabsahan pialang berjangka yang dituju ke regulator yakni Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). 

"Dalam hal pengawasan, Bappebti adalah lapisan terakhir dan kami sangat concern. Karena dalam perdagangan berjangka sudah menjadi tugas kami untuk memberi pengawasan, agar masyarakat mendapat perlindungan dari pemerintah," kata Natalius Nainggolan, Kepala Bagian Pengembangan Pasar Bappebti, menegaskan.

Perdagangan berjangka merupakan sebuah transaksi perdagangan derivatif dengan sistem margin trading dengan komoditi yang biasanya diperdagangkan dalam kontrak perdagangan berjangka antara lain emas, CPO, kopi, dan kakao. Ada pula kontrak indeks dan valas.

PT Real Time Futures sebagai salah satu pemain dalam industri ini menawarkan dua jenis produk investasi yakni Kontrak Berjangka Komoditi (Kontrak Gulir Emas) dan Kontrak Derivatif (mata uang, emas, dan CFD/Contract for Different Single Stock).

"Mata uang, emas, dan CFD saat ini masih menjadi produk yang mendominasi pasar berjangka karena sangat likuid," kata Junaidi Roparulian Simanjuntak, CEO PT Real Time Futures.

Dengan pengalaman selama lebih dari satu dekade, tepatnya dimulai pada 2004, PT Real Time Futures telah dipercaya oleh para nasabahnya karena memiliki berbagai keunggulan yang salah satunya adalah sistem transaksi yang transparan, spread, dan komisi yang rendah.

Ke depannya, keunggulan yang selama ini telah dimiliki PT Real Time Futures akan terus ditingkatkan dengan memberikan beberapa layanan tambahan yang tentunya akan semakin memudahkan nasabah dalam bertransaksi, seperti penggunaan robot trading, free virtual private server (VPS), hingga trading cabinet yang didukung dengan teknologi mutakhir dan terkini yang terintegrasi langsung dengan sistem MetaTrader 4 dengan menggunakan API (application programing interface). 

"Robot trading memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara otomatis selama 24 jam. VPS kami sediakan secara gratis untuk nasabah dengan nilai investasi tertentu. VPS yaitu sebuah komputer virtual yang beroperasi selama 24 jam untuk menjalankan robot trading kapan pun dan di mana pun selama terkoneksi dengan internet. Keuntungannya adalah nasabah tidak perlu bertransaksi secara manual yang menyita waktu," ujar Narif Rahmat Santosa.

PT Real Time Futures yang memiliki tagline "Take Your Time and Make It Real" juga menyasar generasi milenial sebagai target market mereka. "Generasi milenial adalah generasi 'zaman now' yang sangat kritis. Kami melihat hal tersebut sebagai peluang untuk mengubah stigma negatif pasar perdagangan berjangka yang selama ini dinilai sebagai investasi yang merugikan. Melalui edukasi yang komprehensif dan berkelanjutan, diharapkan dapat mengubah stigma negatif," papar Junaidi Roparulian Simanjuntak.

Jika banyak yang beranggapan bahwa generasi milenial lebih menyukai traveling daripada berinvestasi, menurut Narif, melalui edukasi yang tepat, mindset seperti itu akan berubah dengan sendirinya.

"Karena di saat milenial sedang liburan, transaksi tetap dapat berlangsung melalui robot trading yang dijalankan lewat VPS. Terlebih lagi ke depannya kami akan mengajukan persetujuan penerimaan nasabah secara elektronik online dengan modal investasi minimal deposit hanya sekitar Rp10 juta," ungkapnya.

Tag: Stephanus Paulus Lumintang, Jakarta Futures Exchange, Generasi Milenial, Bursa Berjangka Jakarta, Bursa Berjangka, PT Real Time Futures, Narif Rahmat Santosa, Junaidi Roparulian Simanjuntak, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97