Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:46 WIB. GOLD - Visi Telekomunikasi Infrastruktur menargetkan dana segar hingga Rp132 miliar dari aksi rights issue.
  • 05:45 WIB. GOLD - Visi Telekomunikasi Infrastruktur berencana melakukan penerbitan saham baru (rights issue).
  • 04:29 WIB. New York - U.S. crude futures dropped $1.08 to $70.76 a barrel on Thursday (24/5).
  • 04:28 WIB. London - Benchmark Brent futures were down $1.02 at $78.78 a barrel by 1353 GMT on Thursday (24/5), the largest one-day fall since May 8.
  • 04:27 WIB. New York - The tech-heavy Nasdaq lost 1.53 points (0.02 per cent) to 7,424.43 on Thursday (24/5).
  • 04:26 WIB. New York - The S&P gave up 5.53 points (0.20 per cent) to settle at 2,727.76 on Thursday (24/5).
  • 04:25 WIB. New York - The Dow Jones Industrial Average fell 75.05 points (0.30 per cent) to close at 24,811.76 on Thursday, (24/5).
  • 22:23 WIB. APJII - APJII akan hadirkan satelit rakyat untuk program desa pintar.
  • 22:23 WIB. Facebook - Pastikan keamanan data, Facebook hadirkan fitur Clear History.
  • 22:22 WIB. Apple - Apple bakal ungkap fitur dan suara baru Siri di WWDC 2018.
  • 22:22 WIB. Qualcomm - Qualcomm luncurkan Snapdragon 710 di handset terjangkau.
  • 22:20 WIB. LG - Siap mendarat di Indonesia, LG K9 bakal dibanderol Rp1,399 juta.
  • 21:46 WIB. Donald Trump - Breaking News: Donald Trump batalkan pertemuannya dengan Kim Jong-un di Singapura pada 12 Juni.
  • 21:08 WIB. Kereta Cepat - Otoritas China berhasil uji coba kereta Maglec berkecepatan 160 km/jam.
  • 21:05 WIB. Iran - Rusia tolak kampanye anti-Iran yang digaungkan AS.

Gara-gara Telegram, Google dan Amazon Kena Blokir di Rusia

Foto Berita Gara-gara Telegram, Google dan Amazon Kena Blokir di Rusia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Regulator komunikasi Rusia memblokir alamat IP milik Google dan Amazon, menyatakan alamat tersebut digunakan oleh Telegram setelah aplikasi berbagi pesan tersebut diblokir pekan ini.

Lembaga pengawas Roskomnadzor mulai memblokir Telegram, layanan perpesanan yang populer di Rusia, pada Senin (16/4/2018) karena perusahaan tersebut menolak mematuhi perintah pengadilan untuk memberi izin lembaga keamanan negara untuk mengakses pesan-pesan pengguna Telegram yang terlindungi enkripsi.

Kepala Roskomnadzor Alexander Zharov menyatakan lembaganya memblokir 18 sub-jaringan dan sejumlah besar alamat IP milik Google dan Amazon menurut laporan kantor berita Interfax.

"Kami sudah memberi tahu kedua perusahaan bahwa sejumlah alamat IP yang berlokasi di dalam awan dua layanan ini sudah diblokir berdasarkan keputusan pengadilan (untuk memblokir Telegram)," kata Zharov.

Pemblokiran alamat IP tersebut membuat para pengguna Internet di Rusia tidak bisa mengakses Telegram dan layanan lain yang mengirimkan konten melalui server Google dan Amazon.

Zharov mengatakan kepada Interfax bahwa Roskomdadzor berharap mendapat respons "bermakna secara hukum" dari Google dan Amazon berkenaan dengan penerapan keputusan tersebut hingga Rabu waktu setempat.

Kedua perusahaan belum merespons permintaan Rusia tersebut.

CEO Telegram Pavel Durov melalui kanal di aplikasi pesan tersebut menyatakan pelarangan Rusia tidak menimbulkan penurunan drastis penggunanya karena konsumen mengakalinya dengan menggunakan VPN dan proxy untuk mengakses layanan tersebut.

Telegram banyak digunakan di negara-negara bekas Uni Soviet dan Timur Tengah. Durov mengatakan pada Selasa bahwa pengguna Rusia hanya tujuh persen dari total pengguna Telegram.

Di Rusia, Telegram populer di kalangan jurnalis dan oposisi politik. Namun Kremlin juga menggunakan Telegram untuk berkomunikasi dengan wartawan dan mengatur jumpa pers reguler dengan juru bicara Presiden Vladimir Putin, demikian menurut siaran kantor berita Reuters.

Tag: Rusia, Telegram, Google, AMAZONE Group

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Reuters/Lucy Nicholson

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5946.538 154.537 583
2 Agriculture 1549.140 13.685 19
3 Mining 1868.544 42.392 44
4 Basic Industry and Chemicals 788.207 14.705 69
5 Miscellanous Industry 1254.315 32.513 44
6 Consumer Goods 2460.513 68.979 45
7 Cons., Property & Real Estate 462.199 12.383 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1022.487 31.117 65
9 Finance 1048.693 34.134 92
10 Trade & Service 905.976 9.725 140
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 660 825 165 25.00
2 TRUK 344 430 86 25.00
3 CAMP 356 444 88 24.72
4 HOME 100 120 20 20.00
5 BYAN 8,750 10,500 1,750 20.00
6 BSIM 520 620 100 19.23
7 SONA 2,700 3,200 500 18.52
8 RDTX 5,500 6,500 1,000 18.18
9 ARII 1,125 1,300 175 15.56
10 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 700 605 -95 -13.57
2 WEHA 178 155 -23 -12.92
3 AKSI 336 298 -38 -11.31
4 TGKA 2,550 2,310 -240 -9.41
5 ABMM 2,190 2,010 -180 -8.22
6 SDMU 320 298 -22 -6.88
7 CSIS 1,715 1,600 -115 -6.71
8 GOLD 470 440 -30 -6.38
9 SIPD 1,025 965 -60 -5.85
10 KARW 138 130 -8 -5.80
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,880 3,060 180 6.25
2 TAXI 114 127 13 11.40
3 INPC 84 84 0 0.00
4 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
5 KREN 690 750 60 8.70
6 EXCL 2,160 2,320 160 7.41
7 BBCA 22,000 22,450 450 2.05
8 BWPT 194 208 14 7.22
9 TLKM 3,470 3,560 90 2.59
10 ERAA 2,560 2,730 170 6.64