Portal Berita Ekonomi Sabtu, 17 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:32 WIB. Grace Natalie - Agama tidak boleh dijadikan sebagai alat politik.
  • 16:32 WIB. Grace Natalie - Penolakan Perda Agama karena ingin menempatkan agama di tempat tertinggi.
  • 16:32 WIB. Grace Natalie - PSI tidak anti-agama mana pun.
  • 16:31 WIB. Grace Natalie - Kita siap mengikuti proses hukum yang dilaporkan Eggi Sudjana.
  • 16:29 WIB. Djarot Saiful Hidayat - PKI dilarang di Indonesia dan sudah dibubar sejak 1965.
  • 16:29 WIB. Djarot Saiful Hidayat - Isu mengenai PDIP disebut PKI selalu muncul di tahun politik.
  • 16:29 WIB. Djarot Saiful Hidayat - PDIP berideologi Pancasila dan melawan komunisme.
  • 16:29 WIB. Djarot Saiful Hidayat - PDIP tidak identik dengan PKI.
  • 16:26 WIB. Tjahjo Kumolo - Kepala daerah tidak boleh membawa ajudan dan staf PNS saat acara dukungan paslon capres-cawapres.
  • 16:25 WIB. Tjahjo Kumolo - Kepala daerah harus cuti jika melakukan deklarasi paslon capres-cawapres.
  • 16:25 WIB. Tjahjo Kumolo - Jika tak netral kepala daerah harus patuhi peraturan Bawaslu.
  • 16:25 WIB. Tjahjo Kumolo - Kepala daerah boleh tidak netral dalam Pemilu 2019.

Kang Hasan: Pengrajin Sepatu Cibaduyut Keluhkan Izin Usaha dan Modal

Foto Berita Kang Hasan: Pengrajin Sepatu Cibaduyut Keluhkan Izin Usaha dan Modal
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Pengrajin sandal dan sepatu Cibaduyut, Kota Bandung, memang sudah terkenal di Nusantara. Daerah yang dekat dengan Terminal Leuwi Panjang itu, bahkan mempunyai landmark sepatu yang menjadi ciri khasnya. 

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin (Kang Hasan) berkesempatan mengunjungi industri rumahan sepatu dan sandal Cibaduyut.

Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan sempat berkeliling ke beberapa industri rumahan sepatu di area tersebut, untuk melihat proses produksi dan berbincang dengan para pengrajin terkait kendala yang dihadapi. 

Kang Hasan juga sempat menanyakan satu per satu para pengrajin, terkait permasalahan yang dihadapi. Salah satunya, terkait permodalan dan perizinan usaha yang cukup sulit. Kang Hasan pun meyakinkan para pengrajin, akan mengembalikan kejayaan Cibaduyut, melalui program Bogagawe, yang akan digulirkan bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton).

"Kami akan bantu mulai dari permodalan hingga pemasaran, agar para pengrajin ini bukan hanya mengerjakan orderan dan sebagai kuli saja, tapi mendapatkan penghasilan yang layak," kata Kang Hasan, Rabu (18/4/2018).

Kang Hasan menambahkan, kualitas barang yang dihasilkan oleh para pengrajin di Cibaduyut, tidak kalah dengan barang impor dari luar negeri. Sehingga, diyakini mampu bersaing dengan produk lain yang beredar di pasaran.

Selain itu, Kang Hasan juga akan melatih generasi penerus yang mampu menghasilkan kualitas barang sama baiknya, melalui berbagai pelatihan dan pembinaan sebagai antisipasi, agar selalu ada regenarasi yang mampu mempertahankan kejayaan Cibaduyut.

"Saya siap memfasilitasi seperti jaman dulu lagi, dimana Cibaduyut itu maju, berdiri dan terkenal dimana-mana, dan usahanya punya sendiri bukan kuli," tegasnya.

Adapun, perwakilan pengrajin Cibaduyut, Ahmad Rojak mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Kang Hasan, karena bersedia menyambangi dan mendengar aspirasi dar para pengrajin. Menurutnya, Jika Kang Hasan terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat, akan membawa harapan baru bagi para pelaku usaha, untuk bangkit kembali sebagai sentra pengrajin sandal dan sepatu terbaik di Kota Bandung, bahkan Jawa Barat.

"Kami yakin, dengan Kang Hasan terpilih Jadi Gubernur, akan membangkitkan pengrajin Cibaduyut dan membawa angin segar kepada masyarakat pelaku industri rumahan di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, membuka peluang yang seluas-luasnya bagi perkembangan home industri," pungkasnya.

Tag: Tubagus Hasanuddin, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35