Portal Berita Ekonomi Senin, 16 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:19 WIB. SHS - Sang Hyang Seri menargetkan pembangunan pabrik pengolahan benih tanaman pangan di Parigi Moutong selesai pada Desember.
  • 11:16 WIB. AHM - Astra Honda Motor mulai memasarkan PCX Hybrid hasil perakitan pabrik Sunter seharga Rp40,3 juta on the road Jakarta.
  • 11:14 WIB. Korsel - Korea Selatan mencatat impor minyak dari Iran turun 40,3% pada Juni 2018 dibandingkan bulan sama setahun lalu.
  • 11:14 WIB. Vaksin - Kementerian Pertanian sedang berusaha memecahkan masalah penyakit H9N2 yang menyerang ayam layer.
  • 11:12 WIB. BEI - Bursa Efek Indonesia memutuskan untuk menargetkan jumlah emiten baru tahun depan sebanyak 35 perusahaan.
  • 11:10 WIB. ANTM - Aneka Tambang menyiapkan refinancing untuk membayar obligasi Rp900 miliar yang jatuh tempo pada 14 Desember 2018. 
  • 11:09 WIB. BPK - Badan Pemeriksa Keuangan mendorong kerja penguatan peran lembaga audit dan parlemen dalam pemberantasan korupsi.
  • 11:08 WIB. Haji - Kementerian Kesehatan meminta masyarakat memeriksa kesehatan secara rutin jauh hari sebelum keberangkatan haji.
  • 11:07 WIB. TCash - Telkomsel menargetkan TCash bisa menjadi alat pembayaran untuk LRT Palembang.
  • 11:06 WIB. Ayers - Ayers Asia Asset Management meluncurkan Reksa Dana Indeks Ayers Asia Asset Management Equity Index Sri Kehati.
  • 11:05 WIB. Bulog - Bulog mulai menyiapkan sebanyak 11 ribu ton beras premium kemasan sachet berisi 200 gram seharga Rp2.500/sachet.

Triwulan I 2018, BTN Salurkan Kredit Rp202,5 Triliun

Foto Berita Triwulan I 2018, BTN Salurkan Kredit Rp202,5 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp202,5 triliun pada triwulan I 2018. Angka ini meningkat 19,34% (year on year/yoy) dibandingkan triwulan I 2017 yang sebesar Rp169,68 triliun.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, kredit perumahan menjadi penyumbang terbesar pembiayaan BTN yakni memegang porsi 91,09% dari total kredit di triwulan I 2018.

"Per triwulan I 2018, kredit perumahan Bank BTN tercatat naik 20,32% (yoy) dari Rp153,31 triliun menjadi Rp184,46 triliun," kata Maryono dalam Paparan Kinerja Triwulan I 2018 BTN di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Dijelaskannya, pada segmen kredit perumahan, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi menorehkan kenaikan terbesar atau tumbuh sebesar 32,96% (yoy) menjadi Rp79,14 triliun per triwulan I 2018.

"Kemudian, KPR nonsubsidi naik 12,24% (yoy) menjadi Rp69,8 triliun, kredit konstruksi tumbuh 17,85% (yoy) menjadi Rp27,03 triliun, dan kredit perumahan lainnya menjadi Rp8,48 triliun pada akhir Maret 2018," ujarnya.

Selain kredit perumahan, kredit non-perumahan BTN pun mengalami kenaikan sebesar 10,17% (yoy) dari Rp16,37 triliun menjadi Rp18,03 triliun pada akhir Maret 2018. Di segmen ini, kredit komersial naik paling tinggi sebesar 15,47% (yoy) menjadi Rp14,07 triliun per triwulan I 2018. Pada periode yang sama, posisi kredit konsumer tercatat senilai Rp3,96 triliun.

Maryono menuturkan, penyaluran kredit BTN yang tinggi juga tetap memperhatikan kualitas kreditnya. Hal ini terlihat dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) BTN yang turun 56 basis point (bps) secara tahunan (yoy) dari 3,34% menjadi 2,78% (gross) pada triwulan I 2018. NPL BTN secara nett juga turun 57 bps (yoy) dari 2,35% pada Maret 2017 menjadi 1,78%.

Ke depan, Maryono yakin kredit BTN akan tumbuh sesuai target yang ditetapkan yakni mencapai 24% di sepanjang tahun 2018. Hal itu didukung oleh perolehan Dana Pihak Ketiga BTN yang tumbuh 23,54% di triwulan I 2018. 

"Dana pihak ketiga Bank BTN yang naik 23,54% tersebut cukup kuat untuk mengimbangi target pertumbuhan kredit. Kami meyakini kredit pada akhir tahun nanti akan tumbuh lebih dari 20%," jelas Maryono.

Tag: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Maryono, Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5944.074 36.202 597
2 Agriculture 1442.299 -2.397 19
3 Mining 2025.622 17.548 46
4 Basic Industry and Chemicals 781.407 1.463 70
5 Miscellanous Industry 1190.799 16.425 45
6 Consumer Goods 2475.480 19.771 46
7 Cons., Property & Real Estate 449.738 -0.448 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1084.437 -9.615 70
9 Finance 1034.503 11.557 91
10 Trade & Service 881.887 6.475 143
No Code Prev Close Change %
1 CSIS 432 540 108 25.00
2 TCPI 560 700 140 25.00
3 MGRO 338 422 84 24.85
4 POLL 1,150 1,435 285 24.78
5 YPAS 600 725 125 20.83
6 MLPT 760 910 150 19.74
7 SQMI 222 260 38 17.12
8 WICO 470 550 80 17.02
9 MFMI 750 850 100 13.33
10 TIRA 145 164 19 13.10
No Code Prev Close Change %
1 CANI 216 162 -54 -25.00
2 PEGE 230 173 -57 -24.78
3 UNIT 324 248 -76 -23.46
4 AIMS 260 202 -58 -22.31
5 LPPS 136 113 -23 -16.91
6 NUSA 254 222 -32 -12.60
7 DNAR 296 260 -36 -12.16
8 MARI 2,350 2,110 -240 -10.21
9 DWGL 145 131 -14 -9.66
10 APII 216 196 -20 -9.26
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 136 113 -23 -16.91
2 IMAS 3,090 2,960 -130 -4.21
3 PGAS 1,620 1,685 65 4.01
4 BBTN 2,200 2,410 210 9.55
5 ANTM 860 910 50 5.81
6 TRUK 660 705 45 6.82
7 NFCX 2,770 3,100 330 11.91
8 KREN 725 725 0 0.00
9 SWAT 173 180 7 4.05
10 TLKM 4,100 4,020 -80 -1.95