Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:32 WIB. Rizal Ramli - Ke KPK mengadukan dugaan korupsi pada impor pangan.
  • 12:31 WIB. NasDem - Harusnya Sandiaga tak kritisi kepentingan rakyat, tapi mengontrol pelaksaan dana kelurahan.
  • 12:31 WIB. NasDem - Sandiaga Uno berbicara dan bersikap tak pernah kontstruktif pada program pro-rakyat.
  • 12:30 WIB. NasDem - Sangat disayangkan Sandiaga Uno tak berpihak pada kebijakan pensejahteraan rakyat.
  • 12:30 WIB. NasDem - Dana kelurahan adalah serapan aspirasi Jokowi dari wali kota.
  • 12:26 WIB. KPK - Fuad Amin dan Tubagus Chaeri Wardana diperiksa atas kasus Kalapas Sukamiskin.
  • 12:25 WIB. KPK - Rp862 juta duit Setnov adalah bagian dari cicilan uang penganti.
  • 12:25 WIB. KPK - Sebanyak Rp862 juta uang Setya Novanto disita.
  • 12:24 WIB. Ma'ruf Amin - Harusnya kita bersyukur, karena Jokowi hari santri nasional ditetapkan.
  • 12:23 WIB. Ma'ruf Amin - Jokowi sangat mencinta para santri.
  • 11:07 WIB. BUMN - BUMN melirik penggalangan dana dari luar negeri melalui global bond untuk menggalang dana berdenominasi valas.
  • 11:02 WIB. PGN - PGN meraih dua penghargaan dari Stevie Awards di London.
  • 09:19 WIB. PTBA - PTBA memproyeksikan, proyek gasifikasi batubara di Tanjung Enim akan masuk tahap konstruksi pada tahun ini.
  • 09:18 WIB. PLN - Dengan berhasil memperluas basis investor ke Eropa, PLN juga bisa menarik dana dari variasi tenor obligasi. 
  • 09:17 WIB. PLN - PLN mengklaim cukup sukses menggaet dana di tengah pasar fluktuatif dan isu perang dagang.

Jepang Ingatkan G20: Proteksionisme Bakal Ganggu Pasar

Foto Berita Jepang Ingatkan G20: Proteksionisme Bakal Ganggu Pasar
Warta Ekonomi.co.id, Washington -

Jepang telah memperingatkan mitra G20-nya bahwa proteksionisme dan pertukaran tindakan pembalasan akan mengganggu pasar keuangan dan meningkatkan volatilitas.

“Saya mengatakan kepada rekan G20 saya bahwa tidak ada negara yang akan mendapat manfaat dari kebijakan yang berwawasan ke dalam berdasarkan proteksionisme,” tutur Menteri Keuangan Jepang Taro Aso kepada wartawan setelah pertemuan makan malam para pemimpin keuangan G20 pada hari Kamis (20/4/2018).

Dalam pidato para menteri keuangan G20 dan gubernur bank sentral, Aso menekankan perlunya menyelesaikan ketidakseimbangan global di bawah kerangka multilateral, bukan bilateral.

Dia juga mengatakan pasar mata uang tetap rentan terhadap guncangan tiba-tiba yang dapat mengganggu aliran modal pasar yang muncul, karena bank sentral ekonomi maju mulai memutar kembali program stimulus krisis-mode mereka.

"Tetapi tidak ada diskusi spesifik tentang pergerakan nilai tukar pada pertemuan G20," tutur Aso, sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (20/4/2018).

Kekhawatiran perang dagang global terlihat mendominasi pembicaraan pada pertemuan G20, dengan peringatan Dana Moneter Internasional bahwa proteksionisme dapat melukai pertumbuhan global yang kuat.

Komentar Aso mengikuti pertemuan puncak awal pekan ini antara Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden AS Donald Trump, yang membeberkan perbedaan antara kedua negara tentang cara membingkai negosiasi perdagangan.

Kedua pemimpin sepakat untuk mengintensifkan konsultasi perdagangan untuk memperluas investasi dan perdagangan bilateral. Tapi sementara Trump menegaskan kembali keinginannya untuk mengatasi ketidakseimbangan perdagangan dengan Jepang melalui kesepakatan perdagangan bilateral, Abe mengulangi seruannya kepada Amerika Serikat untuk bergabung kembali dengan kesepakatan Trans-Pacific Partnership (TPP) multilateral.

Aso dan mitranya dari AS Steve Mnuchin akan bertemu untuk pembicaraan bilateral pada hari Jumat di sela-sela pertemuan G20 dan IMF, menurut kementerian keuangan Jepang.

Tag: Jepang, Taro Aso, Proteksionisme, G20, Perang Dagang, Tarif Impor Amerika Serikat, Amerika Serikat (AS), Dolar Amerika Serikat (AS), International Monetary Fund (IMF)

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Antara/Reuters/Mike Theiler

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5840.435 3.144 610
2 Agriculture 1570.332 -4.068 20
3 Mining 1918.413 8.447 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.577 0.126 70
5 Miscellanous Industry 1252.288 -2.704 45
6 Consumer Goods 2470.043 -1.914 49
7 Cons., Property & Real Estate 411.035 1.920 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1064.616 17.661 70
9 Finance 1050.751 -3.316 91
10 Trade & Service 788.480 -4.485 147
No Code Prev Close Change %
1 MINA 472 585 113 23.94
2 MPRO 254 314 60 23.62
3 IBFN 324 400 76 23.46
4 BCAP 135 159 24 17.78
5 DART 250 294 44 17.60
6 UNIC 3,400 3,930 530 15.59
7 SKYB 138 159 21 15.22
8 LPGI 3,550 4,050 500 14.08
9 SHIP 950 1,065 115 12.11
10 MYTX 126 138 12 9.52
No Code Prev Close Change %
1 NICK 159 140 -19 -11.95
2 MAYA 8,150 7,275 -875 -10.74
3 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
4 PBSA 770 690 -80 -10.39
5 INCF 125 114 -11 -8.80
6 JKON 505 466 -39 -7.72
7 BMAS 368 340 -28 -7.61
8 MMLP 530 490 -40 -7.55
9 INCI 610 565 -45 -7.38
10 VINS 96 89 -7 -7.29
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 362 18 5.23
2 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
3 KPIG 135 138 3 2.22
4 PGAS 2,270 2,340 70 3.08
5 ISAT 2,680 2,840 160 5.97
6 PTBA 4,540 4,610 70 1.54
7 PNLF 286 288 2 0.70
8 FREN 99 105 6 6.06
9 BBCA 23,375 23,150 -225 -0.96
10 WSKT 1,540 1,600 60 3.90