Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:12 WIB. Acer - Acer kembali menghadirkan laptop gaming Predator terbaru, yaitu Predator Helios 500.
  • 15:52 WIB. Bulog - Perum Bulog pastikan stok beras 1,3 juta ton cukup untuk kebutuhan selama Ramadan sampai Idul Fitri.
  • 15:46 WIB. Citilink - Citilink siap layani penerbangan di BIJB saat musim mudik.
  • 15:44 WIB. PLN - Saat ini, pasokan batu bara untuk pembangkit listrik dari anak usaha PLN berada di level 10% dari total kebutuhan.
  • 15:43 WIB. PLN - PLN akan akuisisi beberapa tambang batu bara untuk amankan pasokan batu bara ke PLTU miliknya.
  • 15:42 WIB. Pertamina - Pertamina berkomitmen sediakan BBM meski harga minyak dunia naik dan nilai tukar rupiah melemah.
  • 15:39 WIB. Askrindo Syariah - Askrindo Syariah gaet BRI Syariah lakukan konsinyering UAT online system untuk program KUR.
  • 15:36 WIB. Pegadaian - Per Maret 2018, pembiayaan syariah Pegadaian capai Rp5,26 triliun.
  • 15:19 WIB. BUMN - Garuda Indonesia dan Pelni sepakat menjalankan layanan outlet GA-Pelni.
  • 15:18 WIB. BUMN - Garuda Indonesia dan Pelni perluas jangkauan layanan pengiriman kargo.
  • 15:17 WIB. BIJB - BIJB diproyeksikan bisa melayani arus mudik Lebaran 2018.
  • 15:16 WIB. APT - Bandara APT Pranoto di Sungai Siring Samarinda resmi beroperasi, gantikan operasional Bandara Temindung.
  • 15:15 WIB. Perikanan - Nilai ekspor perikanan periode Januari-Maret 2018 mencapai US$1,15 miliar. 
  • 15:12 WIB. AP I - AP I teken MoU dengan Pemprov Kaltim untuk kaji pengelolaan Bandara APT Pranoto.
  • 15:11 WIB. Perikanan - Neraca perdagangan hasil perikanan Indonesia pada QI 2018 mencatat surplus sebesar US$1 miliar.

Lahan Minim, Realisasi Wajib Tanam Bawang Putih Sulit Capai Target

Foto Berita Lahan Minim, Realisasi Wajib Tanam Bawang Putih Sulit Capai Target
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Data Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), menyebutkan kewajiban tanam Bawang Putih para importir dari Juli tahun 2017 hingga 2018 sebesar 4,75 ribu hektare batal terealisasi. Hal ini terlihat dari data realisasi tanam per 16 Juli 2018 baru terealisasi mencapai 27,96% dari volume Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) sebesar 570,05 ribu ton.

Pengamat pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas menilai, Spesifikasi tanah di Indonesia tidak banyak yang cocok untuk ditumbuhi bawang putih.

“Kalaupun ada, sudah penuh sesak dengan komoditas lain, seperti kentang atau wortel,” kata Adreas dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Dwi Andreas berpandangan, di atas kertas semuanya memang tampak baik. Namun, luasan lahan yang tampak mentereng tersebut justru jauh dari kata cocok untuk lahan bawang putih.

Padahal, lanjutnya, berdasarkan data Kementan sendiri, jumlah lahan potensial yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera hanya mencapai 176,64 ribu hektare. "Itu sudah termasuk yang telah ditanami berbagai komoditas lain. Untuk lahan yang masih kosong, angkanya jauh lebih kecil, bertengger di 56,44 ribu hektare," ujarnya.

Pendeknya, lahan potensial yang diklaim oleh Kementan sebagai lahan yang cocok untuk bawang putih nyatanya memang kebanyakan berada di kawasan timur Indonesia. Bahkan lahan potensial terbesar tercatat berada di Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

"Untuk penanaman di Timor Tengah Selatan sendiri pun hampir dipastikan mustahil. Siapa yang mau beli di sana? Nanti kasusnya kayak jeruk di Kalimantan pas zaman Pak Harto. Tanam besar-besaran, nggak ada yang beli, akhirnya malah kebuang,” tandasnya. 

Sementara itu, Peneliti Indef Ahmad Heri Firdaus, mengatakan keterbatasan lahan pertanian pula yang selama ini membuat impor kerap menjadi pilihan terpaksa. 

"Alasan keterbatasan lahan ini pulalah yang membuat ekstensifikasi untuk berbagai komoditas hampir mustahil dilakukan." katanya.

Tag: Dwi Andreas, Institut Pertanian Bogor (IPB), Bawang Putih, Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Kementerian Pertanian (Kementan)

Penulis/Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Anis Efizudin

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5946.538 154.537 583
2 Agriculture 1549.140 13.685 19
3 Mining 1868.544 42.392 44
4 Basic Industry and Chemicals 788.207 14.705 69
5 Miscellanous Industry 1254.315 32.513 44
6 Consumer Goods 2460.513 68.979 45
7 Cons., Property & Real Estate 462.199 12.383 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1022.487 31.117 65
9 Finance 1048.693 34.134 92
10 Trade & Service 905.976 9.725 140
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 660 825 165 25.00
2 TRUK 344 430 86 25.00
3 CAMP 356 444 88 24.72
4 HOME 100 120 20 20.00
5 BYAN 8,750 10,500 1,750 20.00
6 BSIM 520 620 100 19.23
7 SONA 2,700 3,200 500 18.52
8 RDTX 5,500 6,500 1,000 18.18
9 ARII 1,125 1,300 175 15.56
10 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 700 605 -95 -13.57
2 WEHA 178 155 -23 -12.92
3 AKSI 336 298 -38 -11.31
4 TGKA 2,550 2,310 -240 -9.41
5 ABMM 2,190 2,010 -180 -8.22
6 SDMU 320 298 -22 -6.88
7 CSIS 1,715 1,600 -115 -6.71
8 GOLD 470 440 -30 -6.38
9 SIPD 1,025 965 -60 -5.85
10 KARW 138 130 -8 -5.80
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,880 3,060 180 6.25
2 TAXI 114 127 13 11.40
3 INPC 84 84 0 0.00
4 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
5 KREN 690 750 60 8.70
6 EXCL 2,160 2,320 160 7.41
7 BBCA 22,000 22,450 450 2.05
8 BWPT 194 208 14 7.22
9 TLKM 3,470 3,560 90 2.59
10 ERAA 2,560 2,730 170 6.64