Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:20 WIB. Bakti - Bakti Kemenkominfo tahun ini incar pendapatan Rp3,1 triliun.
  • 09:19 WIB. Xiaomi - Xiaomi mau gempur pasar Afrika tahun ini.
  • 09:19 WIB. Samsung - Samsung Galaxy S10+ punya RAM dan memori super besar.
  • 09:17 WIB. NASA - NASA umumkan kerja sama dengan China untuk eksplorasi bulan.
  • 09:17 WIB. Netflix - Netflix terus rogoh triliunan buat produksi serial orisinal.
  • 09:15 WIB. Google - Google Maps punya fitur baru bisa cegah terkena tilang.
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,01% ke level 6.448,54 di awal pekan ini.
  • 08:31 WIB. Fortnite - Fortnite raih pendapatan Rp34 triliun di 2018, lebih tinggi dari PUBG.
  • 08:30 WIB. WhatsApp - Pasang stiker di WhatsApp bakal bisa lewat keyboard Google.
  • 07:19 WIB. Facebook - Facebook luncurkan fitur petisi online.
  • 07:17 WIB. Youtube - Youtube larang video challenge dan prank yang berbahaya.
  • 07:16 WIB. AS - Parlemen AS rancang RUU larangan penjualan komponen ke ZTE dan Huawei.
  • 07:13 WIB. Apple - Perselisihan Apple dan Qualcomm ternyata gara-gara software.
  • 06:30 WIB. WeChat - WeChat kabarnya segera ekspos pengutang di China.
  • 06:19 WIB. Netflix - Pelanggan Netflix tembus 139 juta.

AFS: Habis Turun, Terbitlah Kenaikan Laba

Foto Berita AFS: Habis Turun, Terbitlah Kenaikan Laba
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Dalam pertemuan dengan para pemimpin media massa belum lama ini, Direktur PT Astra International Tbk (ASII), Suparno Djasmin, tampak gembira dan penuh percaya diri. Maklum, kinerja divisi Astra Financial Service (AFS) pada 2017 sudah jauh membaik.

"Kontribusi laba bersih AFS terhadap Astra International kini mencapai Rp3,8 triliun atau 20%," ujar pria yang akrab dipanggil Abong ini.

AFS adalah satu dari tujuh lini bisnis milik Astra International. Yang lainnya adalah automotive, heavy equipment mining & energy, agribusiness, infrastructure & logistics, information technology, dan property. Di samping itu, ASII juga memiliki beberapa yayasan, termasuk Yayasan Dana Bakti Astra (YDBA) yang terkenal karena berhasil membina para UKM.

"Saat ini Astra memiliki 212 perusahaan dengan jumlah pegawai mencapai 218.000 pada akhir 2017," tambah Abong.

Nah, yang membuat Abong bahagia tampaknya karena kinerja AFS mengalami perbaikan. Bayangkan, di masa lalu AFS menjadi satu dari tiga segmen pemberat laba bersih konsolidasian grup ASII sepanjang 2016. Nampak dari laporan-laporan keuangan grup Astra, perolehan laba bersih segmen ini terus turun dari tahun ke tahun.

Kita lihat pada 2014, misalnya, AFS sebenarnya sudah berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,7 triliun. Sialnya, pada tahun 2015, laba bersih segmen ini turun 25% menjadi Rp3,5 triliun. Kemudian pada 2016, laba bersih segmen jasa keuangan lagi-lagi turun 78% menjadi Rp789 miliar.

Saat itu penyebab utamanya adalah Bank Permata. Bank yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Standard Chartered Bank ini meningkatkan pencadangan atas kredit bermasalahnya secara signifikan menjadi Rp12,3 triliun, terutama di segmen komersial. Saat itu Bank Permata mencatatkan kerugian bersih hingga Rp6,5 triliun. Sekedar informasi, di tahun sebelumnya, Bank Permata masih membukukan kinerja positif dengan laba bersih tercatat Rp247 miliar.

"Syukur kepada Tuhan, saat ini kontribusi AFS kembali meningkat hingga mencapai 20% terhadap total laba Astra International," ujarnya.

Saat ini jumlah aset AFS adalah Rp271 triliun, mempunyai 1.114 cabang, 34.450 karyawan, dan konsumen sebanyak 6,5 juta.

Terlampir adalah nama-nama perusahaan di bawah AFS

A. Kelompok Multifinance

1. Astra Credit Companies

(est. 1982)

4W Financing

Total Financing IDR27 T

2. Toyota Astra Financial Service

(est. 2009)

4W Financing

Total Financing IDR20 T

3. Surya Artha Nusantara Finance

(est. 1983)

HE Financing

Total Financing IDR3 T

4. Federal International Finance (FIF)

(est. 1989)

2W & Financing

Total Financing IDR35 T

5. Komatsu Astra Finance

(est. 1991)

Venture Capital

Total Financing IDR122 Bn

6. Astra Credit Companies

(est. 1982)

4W Financing

Total Financing IDR27 T

B. Kelompok Asuransi

1. Asuransi Astra

(est. 1956 & acq 1981)

General Insurance

Gross Written Premium IDR4 T

2. Astra Aviva Life

(est. 2014)

Life insurance

JV with Aviva Plc (UK)

Gross written premium IDR4 T

C. Perbankan

1. Bank Permata

(Est. 2002 & acq 2004)

Banking

JV with Standart Chartered Bank (UK)

Total asset IDR148 T

D. Dana Pesiun

1. Dana Pensiun Astra

(est. 1987)

Pension Fund

Tatal assets IDR10 T

Tag: PT Astra International Tbk

Penulis: Muhamad Ihsan

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56