Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:34 WIB. BM - Distributor ponsel lokal keluhkan rugi akibat ponsel BM.
  • 16:33 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo ungkap aduan pornografi tembus 868 ribu.
  • 16:32 WIB. Youtube - Youtube Rewind 2018 jadi video dengan dislike terbanyak.
  • 16:31 WIB. Mobile Legends - Mobile Legends siap rilis hero baru Kadita yang mirip Nyi Roro Kidul.
  • 16:30 WIB. Grab - Grab punya 220 engineer di pusat riset Jakarta.
  • 16:29 WIB. WhasApp - Pengguna WhatsApp Indonesia bisa nonton Youtube sambing chatting.
  • 16:22 WIB. California - Warga California akan kena pajak SMS.
  • 16:21 WIB. SoftBank - SoftBank tak lagi pakai Huawei.
  • 16:21 WIB. Apple - Fitur Connect Apple Music dimatikan.
  • 16:20 WIB. Apple - Apple digugat soal layar iPhone baru.
  • 16:19 WIB. Samsung - Samsung tambal celah berbahaya di situsnya.

Pangeran Charles Gantikan Ratu Elizabeth Pimpin Persemakmuran

Foto Berita Pangeran Charles Gantikan Ratu Elizabeth Pimpin Persemakmuran
Warta Ekonomi.co.id, Inggris -

Pangeran Inggris, Charles, disetujui sebagai penerus Ratu Elizabeth untuk memimpin Persemakmuran oleh para kepala pemerintahan negara anggota Persemakmuran dalam pertemuan mereka pada Jumat.

"Kami mengakui peran ratu dalam memperjuangkan Persemakmuran dan rakyatnya," kata para pemimpin negara Persemakmuran di dalam satu pernyataan.

"Pemimpin Persemakmuran berikutnya adalah His Royal Highness Prince Charles, the Prince of Wales," bunyi pernyataan itu.

Sebelumnya, beberapa kalangan menginginkan agar jabatan kepemimpinan itu digilir di antara 50 negara anggota, yang sebagian besarnya merupakan bekas jajahan Inggris.

Namun beberapa hari lalu, ratu, pemerintah Inggris serta sejumlah pemimpin negara-negara anggota lainnya mendukung Charles.

Persemakmuran berkembang dari kerajaan Inggris pada pertengahan abad ke-20 dan ratu telah menjadi pemimpinnya sejak ia naik takhta pada 1952.

Charles (69) sejak lama diperkirakan akan mengambil alih peranan itu kendati kepemimpinan belum tentu harus diwariskan secara turun temurun.

Ratu Elizabeth, yang merayakan hari ulang tahunnya yang ke-92 pada Sabtu, telah menyatakan keinginan agar Charles lah yang meneruskan kepemimpinannya di Persemakmuran.

"Harapan saya yang tulus adalah bahwa Persemakmuran akan terus memberikan stabilitas dan keberlanjutan bagi generasi mendatang dan akan memutuskan bahwa suatu saat Prince of Wales akan menjalankan tugas penting, yang dimulai oleh ayah saya pada 1949," kata Ratu saat meresmikan pertemuan para pemimpin pada Kamis.

Charles sendiri telah secara tak resmi menyuarakan keinginannya untuk menjalankan peranan itu.

"Persemakmuran telah menjadi keistimewaan mendasar dalam hidup saya selama yang saya ingat," katanya dalam sebuah pidato.

Pertemuan di London pekan ini telah diperkirakan banyak pihak akan menjadi yang terakhir kalinya dihadiri oleh Ratu Elizabeth.

Pertemuan hanya berlangsung dua tahun sekali dan berikutnya akan berlangsung di Rwanda. Ratu sudah beberapa tahun tidak melakukan penerbangan jarak jauh dan telah mulai mengurangi tugas-tugas resminya.

Pertemuan puncak Persemakmuran pekan ini menarik ribuan anggota delegasi dari seluruh dunia berkumpul di London.

Mereka membahas berbagai masalah seperti lingkungan, hak-hak perempuan dan perdagangan.

Inggris berupaya memanfaatkan kesempatan menjadi tuan rumah untuk berupaya menyegarkan persekutuan yang longgar serta meningkatkan perdagangan dan pengaruh global pada saat negara itu sedang bersiap-siap untuk melepaskan diri dari Uni Eropa.

Tag: Pangeran Charles, Ratu Inggris Elizabeth II

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Pbs.org

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00