Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:36 WIB. Taliban - NATO: pernyataan negosiasi AS-Taliban disalahtafsirkan.
  • 19:35 WIB. Timur Tengah - Suriah rebut kembali wilayah yang diduduki Israel.
  • 19:34 WIB. Putin - Trump bela Putin soal tuduhan intervensi pemilu AS.
  • 19:33 WIB. Asian Games - Jokowi utus menteri undang pimpinan dua Korea ke Asian Games.
  • 19:32 WIB. Korea Selatan - Helikopter militer Korsel jatuh, lima orang tewas.
  • 19:31 WIB. WTO - AS ajukan 5 gugatan ke WTO.
  • 19:29 WIB. Gelombang Panas - PBB: 1,1 miliar orang hadapi risiko karena iklim panas.
  • 19:30 WIB. Afghanistan - Sepanjang 2018, sebanyak 363 anak di Afghanistan tewas.
  • 19:30 WIB. Korea Utara - Uni Eropa pertahankan sanksi untuk Korut.
  • 19:28 WIB. Amerika Serikat - Iran gugat AS ke pengadilan internasional.
  • 17:46 WIB. Bulog - Bulog Divre III Bojonegoro mengirim 6 ribu ton beras ke tiga provinsi.
  • 14:56 WIB. Pertamina - Pertamina MOR VIII Maluku-Papua ungkap konsumsi BBM bensin tergolong stabil┬ápada smester I 2018.

Kemenhub: Jalur Ganda Sumsel Dioperasikan 25 April

Foto Berita Kemenhub: Jalur Ganda Sumsel Dioperasikan 25 April
Warta Ekonomi.co.id, Palembang -

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri, mengatakan jalur ganda kereta api Kertapati-Prabumulih dan Martapura-Baturaja di Sumatra Selatan siap dioperasikan pada 25 April mendatang.

Dalam kunjungan kerjanya mendampingi Menteri Perhubungan ke Stasiun Prabumulih, Jumat (20/4), Zulfikri menjelaskan jalur ganda Prabumulih-Kertapati memiliki total panjang 80 km, sedangkan jalur ganda Stasiun Baturaja-Martapura sepanjang 32,3 km.

"Kalau progress, tanggal 25 April ini semua siap dioperasikan, Baturaja-Martapura siap, Prabumulih-Kertapati juga siap dioperasikan 25 April mendatang," kata Zulfikri.

Kedua jalur ganda Sumatra bagian Selatan yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional Pemerintah, ini menghabiskan dana sekitar Rp2,2 triliun.

Ia mengatakan dengan dioperasikannya kedua jalur ganda tersebut, kapasitas lalu lintas kereta api yang mengangkut batu bara dan penumpang tersebut akan meningkat.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan pembangunan jalur ganda akan membangun konektivitas dari Palembang menuju Lubuk Linggau dan Tanjung Karang.

Selain itu, kereta api menjadi angkutan logistik meminimalisasi kendaraan berat di jalan raya sehingga produktivitas terutama komoditas batu bara akan meningkat.

"Penambahan jalur ganda ini akan meningkatkan produktivitas, baik dari Muara Enim ke Palembang maupun Palembang ke Tanjung Karang," kata Budi Karya.

Sebelum dibangun jalur ganda, jalur Prabumulih-Kertapati kini memiliki frekuensi perjalanan 114 KA dari 57 frekuensi KA per hari. Selain itu, kapasitas angkut juga bertambah dari 10 juta ton per tahun menjadi 22 juta ton per tahun.

Waktu tempuh dari Kota Palembang menuju Prabumulih juga menjadi lebih singkat, yakni untuk KA penumpang menjadi 60 menit (dari 100 menit) dan KA barang 90 menit (dari 120 menit).

Sementara itu, jalur Martapura-Baturaja juga meningkatkan frekuensi perjalanan dari 13 KA menjadi 17 KA per hari. Waktu tempuh untuk KA penumpang menjadi hanya 20 menit (dari 45 menit) dan untuk KA barang menjadi 30 menit (dari 20 menit).

Tag: Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Karya Sumadi

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Dishub

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5861.508 -43.650 597
2 Agriculture 1429.927 1.326 19
3 Mining 1993.546 -16.082 46
4 Basic Industry and Chemicals 767.037 -5.673 70
5 Miscellanous Industry 1164.985 -9.605 45
6 Consumer Goods 2425.201 -22.039 46
7 Cons., Property & Real Estate 447.948 3.850 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1073.667 5.217 70
9 Finance 1019.771 -15.877 91
10 Trade & Service 879.792 -4.151 143
No Code Prev Close Change %
1 CANI 162 214 52 32.10
2 TCPI 875 1,090 215 24.57
3 OKAS 270 334 64 23.70
4 GSMF 102 126 24 23.53
5 FORU 125 146 21 16.80
6 TGRA 600 670 70 11.67
7 RODA 520 580 60 11.54
8 WSKT 1,845 2,030 185 10.03
9 AGRO 328 360 32 9.76
10 MARI 212 232 20 9.43
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 660 496 -164 -24.85
2 CSIS 590 444 -146 -24.75
3 CNTX 590 452 -138 -23.39
4 PTSN 252 222 -30 -11.90
5 MGRO 380 338 -42 -11.05
6 MINA 680 610 -70 -10.29
7 LPLI 182 164 -18 -9.89
8 ZINC 1,685 1,535 -150 -8.90
9 SRSN 70 64 -6 -8.57
10 ALKA 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 660 496 -164 -24.85
2 BBRI 2,970 2,870 -100 -3.37
3 WSKT 1,845 2,030 185 10.03
4 PGAS 1,640 1,725 85 5.18
5 KREN 715 730 15 2.10
6 PTBA 4,240 4,380 140 3.30
7 ADRO 1,800 1,760 -40 -2.22
8 TKIM 13,675 13,400 -275 -2.01
9 AGRO 328 360 32 9.76
10 BMRI 6,550 6,325 -225 -3.44