Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:07 WIB. LG - LG G8 ThinQ bakal punya dua layar dan touchless.
  • 20:07 WIB. Asus - Asus rilis ZenBook baru, disebut lebih kecil dari MacBook Air.
  • 20:06 WIB. IMEI - Asosiasi ponsel desak pemerintah segera terapkan regulasi IMEI.
  • 20:05 WIB. Huawei - Smartphone murah Huawei Y7 Pro 2019 masuk pasar Indonesia.
  • 20:04 WIB. Pajak - Menkominfo dan Menkeu mau uji pajak online di Pulau Perbatasan. 
  • 19:37 WIB. Meizu - Meizu garap 3 ponsel Snapdragon 855, salah satunya ponsel gaming.
  • 19:35 WIB. Huawei - Jaksa AS investigasi dugaan Huawei mencuri rahasia dagang.
  • 19:35 WIB. Xiaomi - Xiaomi rambah ekosistem AIoT.
  • 19:34 WIB. Huawei - Jerman ingin singkirkan Huawei dari proyek jaraingan 5G.
  • 19:33 WIB. Facebook - Facebook bantah main licik dalam 10 Years Challenge.

Warga Inggris Apresiasi Batik Sebagai Karya Seni

Foto Berita Warga Inggris Apresiasi Batik Sebagai Karya Seni
Warta Ekonomi.co.id, London -

Warga Inggris yang mengikuti kelas membatik yang diadakan dalam rangkaian pameran "Nusawastra Silang Budaya: Indonesian textiles at the Crossroad of Culture" mengapresiasi batik sebagai karya seni sebagaimana lukisan.

Sekitar 50 warga Inggris mendaftarkan diri mengikuti demo batik yang dipandu Siti Maimona dan Adita Ningsih atau yang akrab disapa Mai dan Dita, pengrajin batik asal Madura, yang diadakan di KBRI London selama dua hari tanggal 20-21 April.

Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI LondonOkky Diane Palma kepada Antara London, Minggu mengatakan sebelum acara kelas membatik Siti Maimona dan Adita Ningsih memperkenalkan bahan-bahan yang digunakan untuk membatik mengunakan bahan alami seperti jelaweh, manggis, munduh kulit mengkudu, secang, dan tunjung untuk menciptakan warna merah, biru, kuning, dan indigo.

Disampaikan bahan alami lainnya seperti gula aren, tawas, dan kapur juga dapat digunakan untuk mengikat warna, melekatkan warna, serta membuat warna tampak lebih pekat.

Seorang peserta yang tinggal di London mengaku baru kali ini ia diperkenalkan dengan bahan alami khas Indonesia menjadi sumber pewarnaan batik Madura.

"Saya pernah mewarnai tekstil, tapi menggunakan bahan kimia," ujarnya sambil tekun mendengarkan penjelasan proses membatik lebih lanjut.

Sementara itu kolektor wastra Indonesia dan penulis buku Nusawastra Silang Budaya Quoriena Ginting mengakui ada ikatan emosional yang pasti tercipta setiap kali membatik.

"Bila ingin membatik harus dalam suasana senang dan berpikiran bersih serta jernih karena akan terlihat hasilnya di kain. Kalau secara emosi tidak pas," ujarnya.

Meski prosesnya cukup rumit, apalagi hampir semua peserta baru pertama kali mengenal teknik batik, tapi banyak yang langsung luwes juga, puji Dita.

Biasanya, kain putih digunakan untuk membatik harus dicelup dulu ke dalam cairan campuran minyak camplong dan abu tomang (abu sisa kayu bakar). Proses ini berfungsi melembutkan dan mengharumkan kain sehingga memudahkan proses membatik, terutama pada saat pengikatan warna.

"Semua alat dan kain sudah disiapkan dan bahkan sudah ada gambar," tukas Mai.

Batik Madura khususnya dibuat melalui proses yang cukup panjang. Tidak heran jika harga batik tidaklah murah. "Saya jadi tahu kalau menghasilkan satu kain batik multiwarna perlu waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun," komentar salah seorang peserta yang mendapat penjelasan tentang batik gentongan asal Madura dari Mai.

Pada peserta workshop sepakat batik merupakan sebuah karya seni. Seperti pelukis yang menggunakan cat dan kanvas, pebatik menggunakan malam dan kain sebagai medianya.

"Ada ikatan emosional yang pasti tercipta setiap kali membatik," ujar Quoriena Ginting yang merupakan kolektor wastra Indonesia. (Ant)

Tag: Batik

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6423.780 10.420 625
2 Agriculture 1585.056 4.391 21
3 Mining 1869.559 5.276 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.324 6.713 71
5 Miscellanous Industry 1416.122 3.773 46
6 Consumer Goods 2620.437 -2.533 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.732 -7.343 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.331 -2.336 71
9 Finance 1224.233 5.952 91
10 Trade & Service 792.311 2.820 153
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 200 270 70 35.00
2 HOME 108 145 37 34.26
3 AGRS 374 466 92 24.60
4 SQMI 246 306 60 24.39
5 CANI 210 254 44 20.95
6 ASBI 252 300 48 19.05
7 PADI 780 920 140 17.95
8 TIRT 66 75 9 13.64
9 TNCA 183 206 23 12.57
10 CNTX 478 535 57 11.92
No Code Prev Close Change %
1 ABDA 4,480 3,360 -1,120 -25.00
2 NOBU 1,000 840 -160 -16.00
3 INCF 350 296 -54 -15.43
4 TIRA 312 270 -42 -13.46
5 BGTG 110 97 -13 -11.82
6 GLOB 545 482 -63 -11.56
7 VICO 119 107 -12 -10.08
8 SAFE 208 190 -18 -8.65
9 NIPS 398 364 -34 -8.54
10 APEX 1,295 1,190 -105 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 VICO 119 107 -12 -10.08
3 INDY 1,935 2,090 155 8.01
4 UNTR 26,050 26,850 800 3.07
5 KPAS 224 210 -14 -6.25
6 ERAA 2,450 2,310 -140 -5.71
7 BBRI 3,780 3,810 30 0.79
8 ADRO 1,460 1,460 0 0.00
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BUMI 159 164 5 3.14