Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:40 WIB. Pertamina - Pertamina akan mengadakan touring sejauh 479,1 km di Medan.
  • 11:35 WIB. Harga - Harga daging di Batang capai Rp120.000/kilogram.
  • 11:33 WIB. Pertamina - Pertamina Pernah Ekspor LPG 1,95 Juta Ton Ke Jepang.
  • 11:34 WIB. Budidaya - KKP & WWF fokus mendorong pengelolaan sumber daya budidaya udang windu.
  • 11:32 WIB. UKM - Keripik brownies buatan UKM Solo perluas pasar.
  • 11:31 WIB. UMKM - Jokowi: pemerintah fokus pada UMKM dan masyarakat terbawah.
  • 10:45 WIB. ASDP - ASDP Indonesia: KMP Bandeng diperkirakan tenggelam di sekitar perairan Pulau Loloda Utara, Barat Pulau Halmahera.
  • 10:07 WIB. Sidang Tahunan MPR - Menteri Rini menghadiri Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR Tahun 2018.
  • 10:02 WIB. Mandiri - Hery Gunardi: per akhir Juli 2018, frekuensi transaksi e-money mencapai 703,4 juta kali.
  • 09:43 WIB. Telkomsel - Menperin dan Menkominfo meresmikan Telkomsel 5G Experience Center.
  • 09:33 WIB. United States - Turki menyatakan siap untuk mendiskusikan masalah dengan AS tanpa adanya ancaman.
  • 09:31 WIB. NAFTA - Meksiko tidak yakin bisa menyelesaikan pembicaraan NAFTA dengan AS pada bulan Agustus.
  • 09:30 WIB. Google - Google menyediakan data tentang periklanan politik AS.
  • 09:29 WIB. Tarif Impor - Trump mengatakan tarif bajanya akan menyelamatkan industri AS.
  • 09:27 WIB. Qatar - Otoritas Qatar tawarkan bantuan kepada Turki dalam menghadapi sanksi AS.

BI Targetkan Beleid Standar QR Code Rampung Bulan Depan

Foto Berita BI Targetkan Beleid Standar QR Code Rampung Bulan Depan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pihaknya kini tengah menyiapkan aturan soal Standar QR Code Nasional sebagai standardisasi penerapan sistem pembayaran berbasis QR code. Adapun saat ini sudah ada 12 penyelenggara, baik fintech ataupun lembaga keuangan yang telah menyediakan pembayaran berbasis QR code.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko mengatakan, standardisasi QR code dilakukan untuk memudahkan interoperabilitas seperti standar internasional yang ada di luar negeri.

"QR code enggak dibuat standar dari nol, tapi berdasarkan spesifikasi internasional praktis. Jadi, Indonesia itu mau bikin seperti negara lain. Di China mau bikin. Thailand sudah bikin. Singapura sudah bikin Desember 2017, tetapi sekarang masih implementasi terbatas," kata Onny di Jakarta, Senin (23/4/2018).

Dia meyakini penerapan standardisasi QR code ini dapat menolong para pelaku UMKM atau pedagang kecil dalam menyediakan layanan pembayaran kepada konsumen yang serba praktis dan cepat.

Pasalnya, dengan standardisasi ini, pedagang cukup mencantumkan satu QR code saja untuk semua pembayaran berbasis QR code tersebut. Dengan begitu, lebih hemat dan efisien tanpa menyediakan banyak QR code dan EDC dari berbagai macam lembaga keuangan.

"Jadi, nanti para pedagang cukup satu stiker saja. QR code bagus untuk pedagang kecil, tidak perlu EDC. Kalau EDC kan mahal, satunya US$300-US$700. Kalau pakai QR code cuma pakai kertas, ditempel tempat dagangan dia. Kita harapkan, di satu kasir nanti ada satu QR code yang bisa terima pembayaran semua penyelenggara," jelasnya.

Onny berharap, beleid ini bisa dirampungkan pada bulan depan (Mei 2018) dan bisa diimplementasikan secara terbatas pada Oktober 2018. Adapun saat ini BI masih membahas aturan tersebut dalam working group bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

"Working group itu sedang menyusun QR code. Kita sudah melewati proff of concept. Jadi, sudah disimulasikan di dalam. Setelah selesai kita implementasi terbatas, kan pemainnya ada 12, kita libatkan. Nanti akan ada merchant tertentu juga, enggak bisa seluruhnya supaya risikonya enggak tinggi, pastikan aman," ungkap Onny.

Tag: Bank Indonesia (BI), Onny Widjanarko

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5816.590 46.717 598
2 Agriculture 1592.077 88.033 19
3 Mining 1997.378 23.635 46
4 Basic Industry and Chemicals 774.066 4.001 70
5 Miscellanous Industry 1202.898 18.374 45
6 Consumer Goods 2314.885 9.200 46
7 Cons., Property & Real Estate 437.652 -1.224 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.194 17.287 70
9 Finance 1058.652 8.733 91
10 Trade & Service 833.087 1.148 144
No Code Prev Close Change %
1 LSIP 1,180 1,325 145 12.29
2 AALI 11,900 13,300 1,400 11.76
3 BWPT 214 238 24 11.21
4 LPIN 980 1,085 105 10.71
5 IKAI 164 180 16 9.76
6 JIHD 450 490 40 8.89
7 NICK 125 135 10 8.00
8 GZCO 65 70 5 7.69
9 MIKA 1,790 1,925 135 7.54
10 EXCL 2,730 2,920 190 6.96
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 890 700 -190 -21.35
2 IDPR 770 700 -70 -9.09
3 GMFI 228 210 -18 -7.89
4 ASBI 314 290 -24 -7.64
5 PANS 1,680 1,555 -125 -7.44
6 ACES 1,370 1,275 -95 -6.93
7 RELI 270 252 -18 -6.67
8 TIRA 136 127 -9 -6.62
9 BIPP 79 74 -5 -6.33
10 PSDN 298 280 -18 -6.04
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,160 4,030 -130 -3.12
2 BBRI 3,130 3,210 80 2.56
3 TKIM 14,750 13,975 -775 -5.25
4 KREN 725 770 45 6.21
5 TLKM 3,350 3,430 80 2.39
6 BBNI 7,300 7,375 75 1.03
7 PGAS 1,815 1,840 25 1.38
8 ASII 6,825 6,975 150 2.20
9 UNTR 34,050 34,000 -50 -0.15
10 ERAA 2,730 2,650 -80 -2.93