Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:51 WIB. GOLD - Visi Telekomunikasi Infrastruktur mencatat kerugian sebesar Rp772,64 juta pada 2017.
  • 05:50 WIB. BMRI - Bank Mandiri mencatat penerbitan kartu Mandiri E-money sebanyak 14,3 juta kartu hingga April 2018.
  • 05:47 WIB. MIDI - Midi Utama Indonesia akan menggunakan 60% dana capex tahun ini untuk menambah gerai.
  • 05:46 WIB. MIDI - Midi Utama Indonesia mengucurkan dana Rp500 miliar sebagai capital expenditure pada tahun ini.
  • 05:46 WIB. GOLD - Visi Telekomunikasi Infrastruktur menargetkan dana segar hingga Rp132 miliar dari aksi rights issue.
  • 05:45 WIB. GOLD - Visi Telekomunikasi Infrastruktur berencana melakukan penerbitan saham baru (rights issue).
  • 04:29 WIB. New York - U.S. crude futures dropped $1.08 to $70.76 a barrel on Thursday (24/5).
  • 04:28 WIB. London - Benchmark Brent futures were down $1.02 at $78.78 a barrel by 1353 GMT on Thursday (24/5), the largest one-day fall since May 8.
  • 04:27 WIB. New York - The tech-heavy Nasdaq lost 1.53 points (0.02 per cent) to 7,424.43 on Thursday (24/5).
  • 04:26 WIB. New York - The S&P gave up 5.53 points (0.20 per cent) to settle at 2,727.76 on Thursday (24/5).
  • 04:25 WIB. New York - The Dow Jones Industrial Average fell 75.05 points (0.30 per cent) to close at 24,811.76 on Thursday, (24/5).
  • 22:23 WIB. APJII - APJII akan hadirkan satelit rakyat untuk program desa pintar.
  • 22:23 WIB. Facebook - Pastikan keamanan data, Facebook hadirkan fitur Clear History.
  • 22:22 WIB. Apple - Apple bakal ungkap fitur dan suara baru Siri di WWDC 2018.
  • 22:22 WIB. Qualcomm - Qualcomm luncurkan Snapdragon 710 di handset terjangkau.

Pengusaha Ekspor Impor Sesalkan Pelemahan Rupiah

Foto Berita Pengusaha Ekspor Impor Sesalkan Pelemahan Rupiah
Warta Ekonomi.co.id, Surabaya -

Ketua Gabungan Pengusaha Ekspor Impor (GPEI) Jawa Timur Isdarmawan Asrikan mengatakan kenaikan nilai tukar memengaruhi biaya logistik pelabuhan, khususnya biaya penanganan angkutan.

"Sebab saat ini tarif proses di pelabuhan menggunakan tarif dolar meski pembayarannya sudah menggunakan mata uang rupiah," kata Isdarmawan dikonfirmasi di Surabaya, Selasa.

Ia mengatakan, komponen biaya logistik kini masuk harga produk sebesar 25 persen, atau lebih tinggi dibanding sebelumnya.

"Otomatis bila biaya logistik tinggi, harga produk lebih tinggi. Ada kenaikan harga yang akhirnya pilihan kembali ke konsumen, apakah ambil tetap di harga tinggi atau menunggu harga turun," tuturnya.

Ia mengaku akibat kenaikan itu ada pengusaha yang menahan untuk belanja, khususnya bila produk tersebut menggunakan bahan baku impor yang sudah pasti harga akan naik lagi.

"Namun, memang tidak begitu besar karena belanja bahan baku umumnya jangka panjang. Tiga bulan sekali atau enam bulan sekali. Bila saat ini nilai tukar sedang tinggi, bisa ditahan untuk tidak belanja bahan baku impor dulu," katanya.

Ia menjelaskan, imbas lain adanya kenaikan harga produk lokal, ekspor dan produk berbahan baku impor yang diproduksi dari saat nilai tukar tinggi.

Ia berharap fluktuasi nilai tukar ini tidak terjadi secara drastis.

"Baik turun maupun naik. Kami (pengusaha) butuh stabil di kisaran berapa ke berapa untuk memberi kepastian dalam mengambil langkah bisnis," katanya.

Sementara itu, nilai tukar yang hampir Rp14 ribu per dolar menguntungkan pengusaha ekspor dan memberi dampak positif bagi eksportir.

Ketua Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Nur Cahyudi mengatakan bagi eksportir produk dengan bahan baku impor bisa dapat untung karena sebelumnya dapat belanja bahan baku dengan harga di bawah dolar yang saat ini.

"Eksportir dengan bahan baku lokal juga sudah pasti untung besar," katanya.

Nur mengaku, pengusaha sebenarnya saat ini masih menunggu kepastian nilai tukar untuk bisa mengambil langkah usaha.

"Kami perlu yang stabil untuk bisa mengambil langkah bisnis. Kalau fluktuasinya drastis akan berat," katanya.

Tag: Ekspor, Impor, Rupiah

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/FB Anggoro

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5946.538 154.537 583
2 Agriculture 1549.140 13.685 19
3 Mining 1868.544 42.392 44
4 Basic Industry and Chemicals 788.207 14.705 69
5 Miscellanous Industry 1254.315 32.513 44
6 Consumer Goods 2460.513 68.979 45
7 Cons., Property & Real Estate 462.199 12.383 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1022.487 31.117 65
9 Finance 1048.693 34.134 92
10 Trade & Service 905.976 9.725 140
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 660 825 165 25.00
2 TRUK 344 430 86 25.00
3 CAMP 356 444 88 24.72
4 HOME 100 120 20 20.00
5 BYAN 8,750 10,500 1,750 20.00
6 BSIM 520 620 100 19.23
7 SONA 2,700 3,200 500 18.52
8 RDTX 5,500 6,500 1,000 18.18
9 ARII 1,125 1,300 175 15.56
10 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 700 605 -95 -13.57
2 WEHA 178 155 -23 -12.92
3 AKSI 336 298 -38 -11.31
4 TGKA 2,550 2,310 -240 -9.41
5 ABMM 2,190 2,010 -180 -8.22
6 SDMU 320 298 -22 -6.88
7 CSIS 1,715 1,600 -115 -6.71
8 GOLD 470 440 -30 -6.38
9 SIPD 1,025 965 -60 -5.85
10 KARW 138 130 -8 -5.80
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,880 3,060 180 6.25
2 TAXI 114 127 13 11.40
3 INPC 84 84 0 0.00
4 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
5 KREN 690 750 60 8.70
6 EXCL 2,160 2,320 160 7.41
7 BBCA 22,000 22,450 450 2.05
8 BWPT 194 208 14 7.22
9 TLKM 3,470 3,560 90 2.59
10 ERAA 2,560 2,730 170 6.64

Recommended Reading