Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:18 WIB. Perusahaan Pembiayaan - Izin usaha perusahaan pembiayaan, PT Pracico Multi Finance resmi dicabut OJK.
  • 16:18 WIB. Dana Pinjaman - Asiaplast Industries berikan dan apinjaman Rp1,3 miliar kepada PT Tiga Berlian Electric.
  • 16:18 WIB. Pembatasan Usaha - Perusahaan pialang asuransi, PT Maju Anugerah Proteksi dijatuhi sanksi pembatasan kegiatan usaha oleh OJK.
  • 16:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup hijau 0,16% ke level 6.432,78 jelang pelaksanaan debat capres-cawapres malam ini. 
  • 14:59 WIB. Perusahaan Pembiayaan - Ketentuan uang muka 0% dapat diterapkan bagi perusahaan pembiayaan yangsehat dan NPF di bawah 1%.
  • 14:59 WIB. Voucher - Huawei adakan voucher Rp50 ribu bagi 2.000 pembeli pertama produk Huawei Y7 pro 2019.
  • 14:59 WIB. Huawei - Produk Huawei Y7 pro 2019 mulai dipasarkan 25/01/2019 dengan harga Rp1,99 juta.
  • 14:58 WIB. Huawei - Pasarkan produk Huawei  Y7 pro 2019, Huawei Device Indonesia gandeng Lazada.
  • 14:58 WIB. Akuisisi - Sejumlah 95,79% saham Bank Agris resmi diakuisisi Industrial Bank of Korea.
  • 14:49 WIB. Rupiah - Jelang sore, rupiah makin tertekan 0,40% ke level Rp14.180 per dolar AS. 
  • 14:11 WIB. SKK - SKK Migas genjot empat proyek strategis di 2019.
  • 14:10 WIB. Bisnis - Pelaku bisnis Indonesia-Thailand gelar business matching saling memperluas jejaring.
  • 14:09 WIB. HET - Harga beras eceran Indonesia menempati urutan ke-81 dari harga beras eceran termahal di dunia.
  • 14:07 WIB. Wisman - Kunjungan wisatawan mancanegara dari kawasan ASEAN hingga November 2018 sebanyak 4,861 juta atau tumbuh 21,02%.
  • 14:05 WIB. PAP - BPD Riau membukukan realisasi pendapatan PAP periode selama 2018 sebesar Rp28,7 miliar, meningkat Rp1,3 miliar.

PSI Senang, Elektabilitas Jokowi Naik Terus

Foto Berita PSI Senang, Elektabilitas Jokowi Naik Terus
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku senang dengan hasil sejumlah survei yang menyebutkan elektabilitas Joko Widodo terus naik dan mengungguli kandidat lain.

"PSI sebagai pendukung Pak Jokowi senang dengan hasil survei itu. Kalau melihat tren survei, Insya Allah Pak Jokowi akan menjadi presiden kita untuk periode kedua," kata Juru Bicara PSI Dedek Prayudi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (26/4/2018).

Litbang Kompas merilis hasil survei dan mengindikasikan elektabilitas Jokowi semakin menjauhi pesaing utamanya selama ini, yaitu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Elektabilitas Jokowi mencapai 55,9 %, sedangkan elektabilitas Prabowo Subianto terus menurun ke level 14,1 %.

"Kami tidak terkejut. Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sudah rampung berjumlah 30 PSN yang antara lain berbentuk jalan tol, bandara, pelabuhan, dan bendungan. Seluruh hasil pembangunan infrastruktur ini memberikan angin segar bagi roda perekonomian setempat dan nasional," ujar Dedek.

Uki, sapaan akrab Dedek Prayudi, juga melihat Indonesia di bawah Presiden Jokowi telah membawa berbagai perbaikan langsung kepada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Ia mencontohkan turunnya angka kemiskinan dari 11,25 % pada 2014 menjadi 10,12 % pada 2017. Tingkat inflasi juga berhasil ditekan dari 8,5 % (2014) menjadi 3,5 % (2017).

"Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan yang signifikan dari 68,9 pada 2014 menjadi 70,8 pada 2017," kata Uki, mengutip data Badan Pusat Statistik.

Uki mencatat walaupun seluruh kenaikan IPM terjadi di seluruh provinsi, kenaikan yang paling tajam justru terjadi di Indonesia bagian timur, seperti Provinsi Papua, Papua Barat, dan Gorontalo, padahal lebih dari 60 % penduduk Indonesia berada di Pulau Jawa dan Bali.

"Kalau Presiden Jokowi hanya mementingkan efek elektoral, pembangunan Indonesia Timur tidak akan secepat itu," ujarnya.

Mantan Peneliti Kebijakan United Nations Population Fund ini juga meyakini Presiden Jokowi adalah seorang negarawan. Hal itu terbukti dari keadilan sosial bagi rakyat Indonesia yang telah dan sedang dijalankan Jokowi.

"Ini menunjukkan bahwa Jokowi seorang negarawan, bukan hanya sekelas politisi biasa. Dampak dari `kerja, kerja, kerja` itu tak bisa dibantah, kini sudah mulai terlihat dan terasa," tuturnya.

Sebelumnya, awal Januari 2018, SMRC mengindikasikan bahwa terjadi tren meningkat pada elektabilitas Jokowi. Sebaliknya, tren menurun pada elektabilitas Prabowo dan calon potensial lain dari waktu ke waktu.

Seluruh survei dalam beberapa bulan belakangan menjagokan Jokowi sebagai pemenang Pilpres 2019. Contoh lain, dengan simulasi sembilan nama, pada Oktober 2017, Populi Center mengindikasikan elektabilitas Jokowi mencapai 48,3 %, jauh mengungguli Prabowo yang elektabilitasnya hanya 26%

Lembaga survei lain, Poltracking, bahkan mencatat selisih yang lebih jauh di antara dua kandidat, yakni 57,6 % untuk Jokowi dan 33,7 % untuk Prabowo pada September 2017.

Tag: Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6423.780 10.420 625
2 Agriculture 1585.056 4.391 21
3 Mining 1869.559 5.276 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.324 6.713 71
5 Miscellanous Industry 1416.122 3.773 46
6 Consumer Goods 2620.437 -2.533 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.732 -7.343 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.331 -2.336 71
9 Finance 1224.233 5.952 91
10 Trade & Service 792.311 2.820 153
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 200 270 70 35.00
2 HOME 108 145 37 34.26
3 AGRS 374 466 92 24.60
4 SQMI 246 306 60 24.39
5 CANI 210 254 44 20.95
6 ASBI 252 300 48 19.05
7 PADI 780 920 140 17.95
8 TIRT 66 75 9 13.64
9 TNCA 183 206 23 12.57
10 CNTX 478 535 57 11.92
No Code Prev Close Change %
1 ABDA 4,480 3,360 -1,120 -25.00
2 NOBU 1,000 840 -160 -16.00
3 INCF 350 296 -54 -15.43
4 TIRA 312 270 -42 -13.46
5 BGTG 110 97 -13 -11.82
6 GLOB 545 482 -63 -11.56
7 VICO 119 107 -12 -10.08
8 SAFE 208 190 -18 -8.65
9 NIPS 398 364 -34 -8.54
10 APEX 1,295 1,190 -105 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 VICO 119 107 -12 -10.08
3 INDY 1,935 2,090 155 8.01
4 UNTR 26,050 26,850 800 3.07
5 KPAS 224 210 -14 -6.25
6 ERAA 2,450 2,310 -140 -5.71
7 BBRI 3,780 3,810 30 0.79
8 ADRO 1,460 1,460 0 0.00
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BUMI 159 164 5 3.14