Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:36 WIB. Facebook - Facebook rekrut mantan wakil PM Inggris Nick Clegg.
  • 13:33 WIB. Honor - Honor 8X Max tak masuk Indonesia.
  • 12:38 WIB. Pepper - Pepper, robot pertama yang jadi saksi di sidang parlemen.
  • 12:34 WIB. Google - Google perbaiki fitur Login Otomatis pada pembaruan Chrome terrbaru.
  • 12:10 WIB. Facebook - Spammer peretas 50 juta pengguna Facebook nyamar jadi digital marketer.
  • 12:08 WIB. Twitter - Twitter blokir akun bot pro Arab Suadi untuk kasus Khashoggi. 
  • 10:34 WIB. Samsung - Samsung uji coba kamera selfie dalam layar.
  • 10:33 WIB. Facebook - Hacker Facebook tak terkait negara tertentu.  
  • 08:28 WIB. Huawei - Huawei pastikan kelahiran ponsel 5G layar lipat Juni 2019.
  • 08:27 WIB. NASA - NASA abadikan Albert Einstein jadi nama rasi bintang.
  • 08:24 WIB. WeChat Pay - WeChat Pay asal China rambah pasar Amerika.
  • 08:21 WIB. Tokopedia - Tokopedia bakal ganti TokoCash dengan Ovo.
  • 08:20 WIB. Facebook - Investor Facebook mau tendang Zuckerberg dari posisi chairman.

BI Buka Peluang Penyesuaian Suku Bunga Acuan

Foto Berita BI Buka Peluang Penyesuaian Suku Bunga Acuan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) menyatakan membuka peluang untuk menaikkan atau menyesuaikan suku bunga acuannya BI-7day Reverse Repo Rate (BI-7day Repo Rate) yang saat ini berada di level 4,25%.

Demikian yang disampaikan Gubernur BI Agus Martowardojo di gedung BI, Jakarta, Kamis (26/4/2018), saat menanggapi merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS belakangan ini. Data JISDOR BI pada hari ini menyebutkan nilai tukar rupiah berada pada posisi Rp13.930 per dolar AS, lebih rendah dibandingkan posisi kemarin Rp13.888 per dolar AS.

"BI membuka kemungkinan kalau memang diperlukan, BI tidak ragu untuk melakukan penyesuaian BI-7day Repo Rate. Kebijakan ini akan dilakukan secara hati-hati, terukur, dan independen," kata Agus.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, penyesuaian suku bunga acuan itu akan dilakukan apabila tekanan nilai tukar rupiah terus berlanjut sehingga berpotensi menghambat pencapaian inflasi dan mengganggu stabilitas sistem keuangan Indonesia.

Agus meyakini kondisi ini lebih disebabkan faktor global yakni penguatan mata uang dolar AS terhadap hampir semua mata uang dunia, termasuk Indonesia. Penguatan dolar AS terjadi karena dampak dari naiknya yield treasury bond AS atau imbal hasil obligasi AS yang mencapai hingga 3,03%.

"Selain itu, karena faktor musiman peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang jangka pendek, impor, dan pembagian dividen," ucap Agus.

BI memandang saat ini fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang baik dan kuat. Hal ini terlihat dari inflasi yang masih berada di level 3,5 plus minus 1 persen dan defisit transaksi berjalan masih berada di bawah 3%.

"Kepercayaan asing juga terus membaik yang ditandai kenaikan credit rating oleh Moody's dan Fitch Rating yang satu notes di atas investment grade yang terendah," tutur Agus.

Tag: Bank Indonesia (BI), Rupiah, Agus Dermawan Wintarto Martowardojo, Dolar Amerika Serikat (AS), Suku Bunga

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46