Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:32 WIB. China - Duterte: Tiongkok tak berhak klaim wilayah udara di Laut China Selatan.
  • 16:41 WIB. Impor - BPS: defisit tinggi disebabkan impor mesin.
  • 16:40 WIB. Kementan - Kementan larang pasokan unggas dari Malaysia.
  • 16:38 WIB. Beauty - Sulam bibir jadi tren di dunia kecantikan.
  • 16:37 WIB. UMKM - Dinkop: sebagian pelaku UMKM belum mengoptimalkan internet untuk memasarkan produk mereka.
  • 15:20 WIB. KPK - Nilai harta Sandiaga Uno mengalami kenaikan sebanyak Rp1,2 triliun.
  • 15:19 WIB. KPK - Berdasarkan LHKPN, jumlah harta Sandiaga Uno sebanyak Rp5 triliun.
  • 15:13 WIB. Upah Buruh Tani - Upah nominal harian buruh tani naik 0,34%.
  • 14:54 WIB. Syafruddin - Saya tidak pernah dititip. Jabatan tersebut karena prestasi.
  • 14:53 WIB. KPK - Jumlah harta kekayaan Jokowi berdasarkan LHKPN sebanyak Rp50,2 miliar.
  • 14:52 WIB. KPU - LHKPN Ma'ruf Amin belum diserahkan ke KPU. 
  • 14:52 WIB. KPU - Berkas Jokowi tidak ada perbaikan.
  • 17:35 WIB. Daerah - Presiden Jokowi minta sekolah roboh di Lombok segera dibangun.

Lebaran, Pemerintah Jamin Produksi dan Harga Ayam Stabil

Foto Berita Lebaran, Pemerintah Jamin Produksi dan Harga Ayam Stabil
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah Pusat menjamin produksi ayam di peternak tetap tersedia dan harga daging ayam di pasaran menjelang Hari Raya Lebaran di Pulau Dewata, tidak mengalami lonjakan atau stabil.

"Saya menjamin di Bali produksi dan harga ayam stabil menjelang lebaran, karena saya meminta Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) di Bali agar menekan harga daging ayam pada level stabil. Namun, kami tetap berpihak kepada peternak dan konsumen," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Drh I Ketut Diarmita di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan, untuk menjaga kestabilan harga daging ayam di pasaran, lanjut dia, harus mengetahui berapa kebutuhan daging ayam di masyarakat, dimana untuk Bali saja membutuhkan sembilan juta ton daging ayam per bulan.

Pihaknya juga sudah membahas dengan anggota DPRD Bali sebelumnya, bahwa apabila ada peternak ingin memperpanjang masa panen ayam atau "daily old chiken" (DOC), maka pemerintah sudah menyiapkan kebutuhan para peternak itu untuk menjaga ketersediaan ayam ini.

Ketut Diarmita juga mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali agar menjaga keseimbangan pasokan daging ayam, jangan sampai stabil tinggi atau stabil rendah agar dalam situasi tidak terjadi inflasi dan tidak merugikan konsumen.

"Saya tidak mau sampai terjadi kekurangan pasokan, karena harapan saya menjelang lebaran stok daging ayam tetap tersedia dan kami menyarankan kepada peternak ayam tidak memainkan harga pasar," katanya.

Terkait pemberian antibiotik imbuhan pakan atau Antibiotic Growth Promoter (AGP) kepada ayam yang melebihi batas, lanjut dia, sangat merugikan konsumen, karena yang dilindungi pemerintah adalah masyarakatnya dan langkah-langkah yang disarankan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan agar menggunakan probiotik untuk diberikan kepada ayam.

Pihaknya juga telah meminta petugas terkait untuk melakukan survei pembanding bagaimana perbedaan hasil pemberian pakan ayam secara herbal atau prebiotik dibandingkan dengan AGP, agar para peternak ayam tidak beropini.

"Ini sekarang yang menjadi keluhan adalah pemberian AGP dan kami menyarankan agar dilakukan pemberian vaksin," ujarnya.

Terkait adanya keluhan dari pengusaha rumah potong ayam yang sebelumnya sempat demo agar harga ayam tidak melonjak, pihaknya sudah menyarankan kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali agar mengakomodasi semua dengan transparan dan profesional tanpa keberpihakan.

Oleh karena itu sudah dilakukan, kata dia, tidak menimbulkan gejolak harga daging ayam di pasaran. Mengingat saat ini harga jual ayam di peternak kepada pengusaha rumah potong hewan kisaran Rp21.000 per kilogram.

Ia berharap mulai pekan ini, harga ayam sudah turun di pasaran. Mengingat pemerintah sudah menetapkan harga standar ayam yang masih hidup itu Rp19.000 per kilogramnya. Oleh karenanya, saya menekankan harga ayam tidak melebihi batas yang telah ditetapkan atau stabil wajar.

Pihaknya menargetkan, pekan ini harga daging ayam di agen rumah potong ke pasaran (ritel) tidak melebihi harga Rp24.000 per kilogramnya. "Saya tidak ingin ada sampai terjadi permasalah harga daging ayam di Bali, apalagi sampai demo karena kami serius dalam hal ini," ujarnya.

Tag: Peternakan Ayam, Daging Ayam

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Gito Adiputro Wiratno

Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5816.590 46.717 598
2 Agriculture 1592.077 88.033 19
3 Mining 1997.378 23.635 46
4 Basic Industry and Chemicals 774.066 4.001 70
5 Miscellanous Industry 1202.898 18.374 45
6 Consumer Goods 2314.885 9.200 46
7 Cons., Property & Real Estate 437.652 -1.224 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.194 17.287 70
9 Finance 1058.652 8.733 91
10 Trade & Service 833.087 1.148 144
No Code Prev Close Change %
1 LSIP 1,180 1,325 145 12.29
2 AALI 11,900 13,300 1,400 11.76
3 BWPT 214 238 24 11.21
4 LPIN 980 1,085 105 10.71
5 IKAI 164 180 16 9.76
6 JIHD 450 490 40 8.89
7 NICK 125 135 10 8.00
8 GZCO 65 70 5 7.69
9 MIKA 1,790 1,925 135 7.54
10 EXCL 2,730 2,920 190 6.96
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 890 700 -190 -21.35
2 IDPR 770 700 -70 -9.09
3 GMFI 228 210 -18 -7.89
4 ASBI 314 290 -24 -7.64
5 PANS 1,680 1,555 -125 -7.44
6 ACES 1,370 1,275 -95 -6.93
7 RELI 270 252 -18 -6.67
8 TIRA 136 127 -9 -6.62
9 BIPP 79 74 -5 -6.33
10 PSDN 298 280 -18 -6.04
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,160 4,030 -130 -3.12
2 BBRI 3,130 3,210 80 2.56
3 TKIM 14,750 13,975 -775 -5.25
4 KREN 725 770 45 6.21
5 TLKM 3,350 3,430 80 2.39
6 BBNI 7,300 7,375 75 1.03
7 PGAS 1,815 1,840 25 1.38
8 ASII 6,825 6,975 150 2.20
9 UNTR 34,050 34,000 -50 -0.15
10 ERAA 2,730 2,650 -80 -2.93