Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:37 WIB. EPL - Arsenal 2 vs 0 Chelsea
  • 06:36 WIB. EPL - Watford 0 vs 0 Burnley
  • 06:35 WIB. EPL - Southampton 2 vs 1 Everton
  • 06:33 WIB. EPL - Newcastle United 3 vs 0 Cardiff City
  • 06:32 WIB. EPL - Manchester United 2 vs 1 Brighton & Hove Albion
  • 04:59 WIB. EPL - Liverpool 4 vs 3 Crystal Palace
  • 04:57 WIB. EPL - AFC Bournemouth 2 vs 0 West Ham United
  • 04:51 WIB. EPL - Wolverhampton Wanderers 4 vs 3 Leicester City

Lebaran, Pemerintah Jamin Produksi dan Harga Ayam Stabil

Foto Berita Lebaran, Pemerintah Jamin Produksi dan Harga Ayam Stabil
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah Pusat menjamin produksi ayam di peternak tetap tersedia dan harga daging ayam di pasaran menjelang Hari Raya Lebaran di Pulau Dewata, tidak mengalami lonjakan atau stabil.

"Saya menjamin di Bali produksi dan harga ayam stabil menjelang lebaran, karena saya meminta Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) di Bali agar menekan harga daging ayam pada level stabil. Namun, kami tetap berpihak kepada peternak dan konsumen," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Drh I Ketut Diarmita di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan, untuk menjaga kestabilan harga daging ayam di pasaran, lanjut dia, harus mengetahui berapa kebutuhan daging ayam di masyarakat, dimana untuk Bali saja membutuhkan sembilan juta ton daging ayam per bulan.

Pihaknya juga sudah membahas dengan anggota DPRD Bali sebelumnya, bahwa apabila ada peternak ingin memperpanjang masa panen ayam atau "daily old chiken" (DOC), maka pemerintah sudah menyiapkan kebutuhan para peternak itu untuk menjaga ketersediaan ayam ini.

Ketut Diarmita juga mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali agar menjaga keseimbangan pasokan daging ayam, jangan sampai stabil tinggi atau stabil rendah agar dalam situasi tidak terjadi inflasi dan tidak merugikan konsumen.

"Saya tidak mau sampai terjadi kekurangan pasokan, karena harapan saya menjelang lebaran stok daging ayam tetap tersedia dan kami menyarankan kepada peternak ayam tidak memainkan harga pasar," katanya.

Terkait pemberian antibiotik imbuhan pakan atau Antibiotic Growth Promoter (AGP) kepada ayam yang melebihi batas, lanjut dia, sangat merugikan konsumen, karena yang dilindungi pemerintah adalah masyarakatnya dan langkah-langkah yang disarankan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan agar menggunakan probiotik untuk diberikan kepada ayam.

Pihaknya juga telah meminta petugas terkait untuk melakukan survei pembanding bagaimana perbedaan hasil pemberian pakan ayam secara herbal atau prebiotik dibandingkan dengan AGP, agar para peternak ayam tidak beropini.

"Ini sekarang yang menjadi keluhan adalah pemberian AGP dan kami menyarankan agar dilakukan pemberian vaksin," ujarnya.

Terkait adanya keluhan dari pengusaha rumah potong ayam yang sebelumnya sempat demo agar harga ayam tidak melonjak, pihaknya sudah menyarankan kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali agar mengakomodasi semua dengan transparan dan profesional tanpa keberpihakan.

Oleh karena itu sudah dilakukan, kata dia, tidak menimbulkan gejolak harga daging ayam di pasaran. Mengingat saat ini harga jual ayam di peternak kepada pengusaha rumah potong hewan kisaran Rp21.000 per kilogram.

Ia berharap mulai pekan ini, harga ayam sudah turun di pasaran. Mengingat pemerintah sudah menetapkan harga standar ayam yang masih hidup itu Rp19.000 per kilogramnya. Oleh karenanya, saya menekankan harga ayam tidak melebihi batas yang telah ditetapkan atau stabil wajar.

Pihaknya menargetkan, pekan ini harga daging ayam di agen rumah potong ke pasaran (ritel) tidak melebihi harga Rp24.000 per kilogramnya. "Saya tidak ingin ada sampai terjadi permasalah harga daging ayam di Bali, apalagi sampai demo karena kami serius dalam hal ini," ujarnya.

Tag: Peternakan Ayam, Daging Ayam

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Gito Adiputro Wiratno

Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56