Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:20 WIB. WIKA - WIKA optimistis target kontrak order book sebesar Rp130 triliun dapat tercapai pada akhir 2018.
  • 22:19 WIB. Mandiri - Bank Mandiri berencana mengembangkan jaringan kantor luar negeri, khususnya di Asia Tenggara.
  • 21:35 WIB. Palestina - Israel robohkan bangunan Palestina di Tepi Barat.
  • 21:34 WIB. Politik - TKN nilai aksi Luhut-Sri Mulyani hanya spontanitas.
  • 21:34 WIB. Australia - Kemlu panggil Dubes Australia soal isu Whatsapp bocor.
  • 21:34 WIB. Politik - Nasdem tolak pemerintah tanggung dana saksi pemilu.
  • 21:34 WIB. Politik - Golkar gelar istighatsah dan peringatan Hari Santri Nasional.
  • 21:33 WIB. Politik - Fahri: Dana saksi dibiayai negara hindari persaingan tidak sehat.
  • 21:33 WIB. Daerah - Kemensos berikan layanan rehabilitasi 14.000 anak Lombok.
  • 21:33 WIB. Megapolitan - Pemprov DKI berupaya rusunawa bisa jadi hak milik.
  • 21:33 WIB. Prancis - Prancis batal hadiri konferensi investasi di Arab Saudi.
  • 21:33 WIB. Daerah - Anak-anak terdampak gempa dapat tabungan Rp2,5 miliar.
  • 21:32 WIB. Nasional - Mentan apresiasi pameran Hari Pangan wujudkan hilirisasi pertanian.
  • 21:32 WIB. TNI - TNI terima kunjungan kehormatan AFWC Bangladesh.
  • 21:32 WIB. Politik - Gerindra: Para menteri harus jaga pemilu berkualitas.

Menanti Mobil Hemat Energi Karya Anak Negeri

Foto Berita Menanti Mobil Hemat Energi Karya Anak Negeri
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Podium Shell Eco-Marathon Asia 2018 dikuasai oleh pembalap asal Indonesia. Mereka adalah Tito Setyadi Wiguna untuk Tim Semar Urban 3.0 dari Universitas Gajah Mada (UGM), disusul Muhammad Hafiz Habibi untuk Sapuangin Team 2 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Fauzi Achmad Prapsita untuk Tim Garuda Eco Team dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). 

Tidak hanya tiga tim tersebut yang berjaya, dari 26 tim yang mewakili 20 perguruan tinggi Indonesia untuk ajang tersebut, total ada lima tim yang meraih penghargaan. Selain tiga tim tersebut, dua lainnya adalah Nogogeni ITS Team 1 juga dari ITS, satu lagi Bumi Siliwangi Team 4 dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Lima penghargaan ini menjadi yang terbanyak dalam kompetisi yang diikuti oleh perguruan tinggi se-Asia ini. 

Kemenangan besar ini mengantarkan All Indonesian Team sebagai juara Drivers World Championship (DWC) Asia yang digelar di Singapura dengan tajuk, #shellecomarathon pertengahan Maret 2018 lalu. Selanjutnya mereka akan bersaing dengan tim-tim dari Amerika dan Eropa di kompetisi adu cepat mobil hemat energi di DWC Final yang akan digelar di London pada Juli 2018 mendatang. 

Setelah teruji, kemampuan tim Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Tim Semar UGM selain finis pertama, juga memenangkan kategori Urban Concept atau yang paling efisien dengan menyisakan 0,9% bahan bakar. Sementara Tim Sapuangin ITS merebut juara pertama untuk kategori Urban Concepts-Internal Combustion Engine (ICE), dengan menghadirkan satu mobil di kelas Urban Gasoline. 

Ucapan selamat datang dari Country Chairman dan Presiden Direktur PT Shell Indonesia, Darwin Silalahi. Dia sangat bangga dengan pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya itu adalah bukti nyata bahwa anak-anak muda Indonesia memiliki talenta dan kemampuan yang sangat kompetitif, tidak hanya di regional, tapi juga di tingkat global. 

Lebih penting dari gelar juara, kompetisi tersebut bertujuan untuk memberi inspirasi kepada para peserta untuk menjadi ilmuwan dan insinyur di masa depan, demi mewujudkan #energimasadepan dan #makethefuture. Diharapkan mereka mampu menemukan kendaraan yang dapat melampaui batas-batas efisiensi energi. Dimana kemampuan tersebut telah diuji pada kendaraan hasil rancangan dan buatan mereka. 

Sebab salah satu tantangan terbesar untuk kendaraan saat ini adalah bagaimana menjaga lingkungan tetap bersih dengan menekan pengeluaran gas karbondioksida (CO2) agar lebih sedikit. Sebab penggunaan energi untuk kendaraan terus meningkat akibat urbanisasi, pertumbuhan penduduk, dan revolusi digital serta mobilitas yang terus berlanjut. Di Asia sendiri tingkat konsumsi atau permintaan energi tumbuh dan berkembang sangat cepat. 

Berdasarkan data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Shell, permintaan akan energi global, air dan pangan diperkirakan akan meningkat 40-50% pada 2030, karena meningkatnya pertumbuhan dan kebutuhan penduduk. Hal ini akan memberikan tekanan besar terhadap sumber daya vital, karena energi digunakan untuk memindahkan dan mengolah air, sementara air dibutuhkan untuk menghasilkan energi, dan energi maupun air diperlukan dalam produksi makanan. 

Karena itu perlu adanya sumber energi baru terbarukan. Tahun 2050 mendatang diperkirakan 30% energi global akan disuplai dari renewable energi sources, dimana sekarang baru 13%. Sebagai perusahaan yang memiliki komitmen untuk membantu mengatasi tantangan tersebut, Chell menginvestasikan lebih dari US$100 miliar dari tahun 2011 hingga 2014 untuk mengembangkan energi baru.

Tag: PT Shell Indonesia, Otomotif

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Vicky Fadil

Foto: Shell Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,068.72 4,027.56
British Pound GBP 1.00 19,989.95 19,789.37
China Yuan CNY 1.00 2,203.25 2,181.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,263.00 15,111.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,877.94 10,768.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.23 1,927.82
Dolar Singapura SGD 1.00 11,073.79 10,961.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,549.40 17,371.61
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.29 3,634.20
Yen Jepang JPY 100.00 13,565.91 13,424.84

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5845.242 -23.378 610
2 Agriculture 1577.028 54.568 20
3 Mining 1916.200 -17.317 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.704 6.245 70
5 Miscellanous Industry 1214.126 0.053 45
6 Consumer Goods 2489.884 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.106 -0.132 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1047.831 -27.064 70
9 Finance 1059.438 -5.179 91
10 Trade & Service 796.896 -3.311 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,210 1,510 300 24.79
2 ABMM 1,935 2,190 255 13.18
3 MAYA 6,200 6,950 750 12.10
4 LSIP 1,155 1,270 115 9.96
5 VINS 88 96 8 9.09
6 CTTH 113 123 10 8.85
7 MTDL 680 740 60 8.82
8 PBRX 510 555 45 8.82
9 FISH 3,300 3,590 290 8.79
10 GOOD 2,350 2,550 200 8.51
No Code Prev Close Change %
1 DNAR 336 296 -40 -11.90
2 KBLM 284 252 -32 -11.27
3 SMDM 149 133 -16 -10.74
4 AGRS 256 236 -20 -7.81
5 GMFI 308 284 -24 -7.79
6 ABBA 116 107 -9 -7.76
7 CSIS 400 370 -30 -7.50
8 MLPL 88 82 -6 -6.82
9 BAYU 2,450 2,290 -160 -6.53
10 RBMS 172 161 -11 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 98 96 -2 -2.04
2 TLKM 3,900 3,760 -140 -3.59
3 KPIG 135 136 1 0.74
4 PGAS 2,310 2,230 -80 -3.46
5 SRIL 320 332 12 3.75
6 SMCB 1,625 1,725 100 6.15
7 PNLF 290 294 4 1.38
8 INKP 13,525 13,675 150 1.11
9 BHIT 80 82 2 2.50
10 MNCN 775 790 15 1.94