Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Indonesia Siap Menyusul dalam Revolusi Digital Payment

Indonesia Siap Menyusul dalam Revolusi Digital Payment
WE Online, Jakarta -

China memang luar biasa. Revolusi digital payment-nya telah merambah ke berbagai bidang. Cukup dengan platform QR code maka ponsel di sana menjadi alat pembayaran yang paling sakti. Anda mau naik bus, sewa sepeda, bayar tagihan listrik, bayar tagihan air, beli buah-buahan di pasar, sampai memberi uang kepada pengamen. Ya, Anda tidak salah baca, memberi uang kepada pengamen. Cukup tempelkan ponsel Anda kepada QR code yang bersangkutan, dan – voila – Anda berhasil bertransaksi.

Di negara yang dipimpin Xi Jinping ini ada dua pemain besar yang berkuasa, yakni WeChat dan Alipay. Mau tahu jumlah transaksinya? Pada tahun 2016 saja mereka berhasil membuat transaksi sebesar US$5 triliun. Meningkat 200% dari tahun 2015 atau 50 kali besarnya dibandingkan mobile payment dari AS yang masih didominasi oleh kartu kredit dan online payment. Luar biasa.

Sebuah laporan dari CBS menyebutkan bahwa "cash is not king anymore in China". Bahkan, mereka yang masih menggunakan cash dianggap aneh di sana. Hanya orang tua yang tidak mengerti teknologi yang menggunakan cash. Survei yang dikutip CBS menyebutkan 40% masyarakat China hanya membawa uang cash tidak lebih dari US$15 per orang.

Menurut laporan ini, salah satu sebab mobile payment, kita sebut saja begitu, sangat merajalela karena kebanyakan masyarakat China tidak memiliki kartu kredit. Mereka loncat dari masyarakat berbasis uang tunai ke masyarakat berbasih ponsel untuk pembayaran alias mobile payment.

"Mereka kini sudah menjadi masyarakat tanpa cash (cashless society)," ujar Chrisma Albandjar, Chief Communication Officer DANA dalam seminar Strategi Zaman Now Perkuat Pembayaran Nontunai.

Revolusi cashless society terjadi dalam tempo tiga tahun. Bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia tidak tertutup kemungkinan mengalami ledakan pembayaran digital yang berbasiskan perangkat mobile (mobile phone) karena lompatan-lompatan seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia. Misalnya, saat negara-negara lain melalui proses kematangan fix phone sebelum migrasi ke mobile phone, Indonesia justru langsung melompat ke mobile phone dan meledak jumlah penggunanya. Oleh karena itu, transaksi sistem pembayaran berbasis mobile phone sangat potensial di Indonesia.

Apalagi berdasarkan data Hootsuite sampai Januari 2018, jumlah pengguna mobile phone sudah mencapai 177,9 juta pengguna atau sekitar 67% dari jumlah penduduk di Indonesia. Begitu pula dengan penetrasi pengguna internet yang sudah mencapai 50% dari penduduk Indonesia atau sebanyak 132,7 juta pengguna.

Potensi tersebut akan semakin besar pada beberapa tahun mendatang. Prediksinya sampai dengan tahun 2020, pengguna internet bisa mencapai 180,5 juta pengguna atau dengan penetrasi sekitar 68%. Begitu pula dengan pengguna smartphone yang diprediksikan bisa sampai 90% penetrasinya.

Fenomena-fenomena tersebut tentunya tercermin dengan tipikal masyarakat Indonesia masa depan yang akan didominasi generasi milenial. Generasi tersebut adalah generasi-generasi yang lahir dan menggunakan platform online/digital dan terkoneksi dengan sosial media. Semakin besar jumlah generasi tersebut akan semakin memberikan ruang gerak pertumbuhan yang lebih tinggi untuk pembayaran berbasis digital (mobile). 

Saat ini penggunaan layanan pembayaran berbasis mobile didominasi oleh Go-Pay dan T-Cash. Pengguna mereka masing-masing sudah mencapai sekitar 10 juta. Pemain lainnya yang mulai berkembang dan tumbuh adalah PayPro dan OVO membuntuti mereka dengan jumlah pengguna masih di bawah delapan juta. Menurut riset yang dilakukan MDI Vetures dan Mandiri Sekuritas, nilai transaksi melalui pembayaran berbasis mobile akan mencapai Rp459 triliun pada tahun 2020.

Metode pembayaran berbasis digital dengan media smartphone, seperti QR Code menghadapi tantangan. Indonesia yang sedang mengembangkan metode pembayaran tersebut harus belajar dari pengalaman yang terjadi di China. Mulai dari tantangan penyalahgunaan data pengguna hingga pemalsuan QR Code yang berakibat raibnya uang dari transaksi antara pembeli dan penjual.

Penulis: Arif Hatta dan Muhamad Ihsan

Baca Juga

Tag: Mobile Payment, China (Tiongkok), T-Cash, Chrisma Aryani Albandjar, DANA

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43