Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:44 WIB. Suriah - Netanyahu: Israel akan Lanjutkan Serangan di Suriah.
  • 22:44 WIB. Israel - Indonesia desak PBB segera akhiri impunitas Israel.
  • 22:43 WIB. PBB - PBB berjanji libatkan generasi muda dalam pembangunan global.
  • 22:42 WIB. Tiongkok - China raup Rp94,3 triliun selama libur musim gugur.
  • 22:42 WIB. Rohingya - AS tuding Myanmar rencanakan pembunuhan massal Rohingya.
  • 22:42 WIB. Retno Marsudi - Menlu Retno: Peningkatan jumlah pasukan perdamaian perempuan jadi dibahas di PBB.
  • 22:40 WIB. Google - Fitur baru Google Maps 'Decide with Friends meluncur untuk pengguna.
  • 22:38 WIB. Donald Trump - Trump mengkritik Iran sebagai sebuah 'kediktatoran korup'.
  • 22:37 WIB. Venezuela - AS menjatuhkan sanksi terhadap istri presiden Venezuela.
  • 22:36 WIB. Twitter - Twitter sebar kampanye #BeAVoter jelang Pemilu AS.
  • 22:36 WIB. Amerika - Kepercayaan konsumen AS melonjak pada bulan September.
  • 22:36 WIB. Argentina - Peso Argentina jatuh karena kepala bank sentral mengundurkan diri.
  • 22:36 WIB. Malaysia - Istri mantan PM Malaysia Najib akan ditanyai oleh lembaga anti-korupsi Malaysia.
  • 22:35 WIB. The Fed - Dolar melemah menjelang keputusan suku the Fed.
  • 22:34 WIB. Instagram - Saham Facebook tergelincir setelah pendiri Instagram berhenti dari jabatannya.

Membangun Karier dari Nol Hingga Jadi Menteri

Foto Berita Membangun Karier dari Nol Hingga Jadi Menteri
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Banyak perempuan yang mengidolakan sosok RA Kartini dan menjadikannya sebagai inspirasi hidup. Namun, adapula perempuan yang memandang sosok ibu sebagai Kartini itu sendiri.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan sosok ibu di kehidupannya telah memberi kekuatan untuk membesarkan tiga orang anak sekaligus mengemban tugas mengabdi kepada negara. Perjuangan dan kegigihan sang ibu, katanya, terlihat saat kondisi keuangan keluarga menurun usai sang ayah, Soemarno tak lagi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia. Saat itu, Rini masih duduk kelas lima bangku SD.

"Saat itu keluarga saya hidup pas-pasan. Padahal ayah saya mendapat tawaran mengajar di Belanda, tapi kita tidak punya uang untuk beli tiket ke sana. Pada akhirnya, ibu saya menyewakan rumah agar kami bisa berangkat ke Belanda," cerita Rini di De Tjolomadoe, Karanganyar, belum lama ini.

Dalam perjalanannya, Menteri Rini berhasil mengenyam pendidikan di luar negeri. Usai itu, dia sempat menduduki beberapa jabatan di perusahaan. Dia pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan Astra Internasional pada usia 31 tahun dan Direktur Utama di perusahaan yang sama saat usia 39 tahun.

"Saya mengawali karier dengan menjalani training di Citibank pada usia 24 tahun. Kemudian saya memilih belajar ilmu ekonomi karena ingin meneruskan ayah saya," cerita Rini.

Sepanjang kariernya, Rini mengaku telah membuktikan jika wanita mampu untuk lebih hebat dari laki-laki. Terkait karier, wanita kelahiran Maryland, Amerika Serikat, 9 Juni 1958 ini mengaku tidak pernah bercita-cita menjadi seorang menteri. Kini dia sukses menjabat sebagai menteri sebanyak dua kali, yaitu Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Kabinet Gotong Royong tahun 2001 hingga 2004. Saat pertama kali ditunjuk menjadi menteri, Rini masih berusia 42 tahun.

Kemudian ibu tiga anak ini mendapatkan amanah dari Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri BUMN sejak 2014 sampai saat ini. Rini mengaku dirinya merupakan Menteri BUMN terlama dibandingkan yang sebelumnya. Dalam kurun waktu 20 tahun, setidaknya sudah ada delapan menteri BUMN.

"Saat kecil saya punya cita-cita ingin jadi Insinyur. Aneh kan, perempuan kok malah ingin bangun-bangun gedung, pabrik, dan sebagainya. Padahal kan itu identik dengan pekerjaan laki-laki. Ini tidak terlepas dari orang tua yang tidak membatasi saya mau belajar dalam ilmu apa saja," tuturnya.

Kesuksesan yang diraih saat ini, kata Menteri Rini, karena dalam hidupnya dia selalu berorientasi kepada hasil yang maksimal dari setiap tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

"Jadi sebagai perempuan jangan pernah merasa beda atau lebih rendah dibandingkan laki-laki. Jangan itu dianggap sebagai hal yang menahan kita, justru jadikan itu kekuatan kita," pesannya.

Tag: Rini Mariani Soemarno, Rini Soemarno, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Kementerian BUMN

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.77 3,951.21
British Pound GBP 1.00 19,615.75 19,420.30
China Yuan CNY 1.00 2,186.88 2,165.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,967.00 14,819.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,836.11 10,724.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.70 1,896.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,956.01 10,843.70
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,565.27 17,385.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,623.09 3,582.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,260.39 13,128.10

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5874.299 -7.921 602
2 Agriculture 1559.439 -8.071 20
3 Mining 1942.424 18.950 46
4 Basic Industry and Chemicals 799.490 -12.818 71
5 Miscellanous Industry 1231.155 10.426 45
6 Consumer Goods 2453.180 1.457 47
7 Cons., Property & Real Estate 417.837 -2.637 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1015.005 3.459 69
9 Finance 1061.250 -2.002 91
10 Trade & Service 817.631 -3.451 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 476 595 119 25.00
2 PKPK 140 175 35 25.00
3 DIGI 825 1,030 205 24.85
4 INAF 4,020 4,970 950 23.63
5 NIKL 2,830 3,480 650 22.97
6 SIMA 119 144 25 21.01
7 SHID 2,800 3,300 500 17.86
8 PNSE 665 770 105 15.79
9 LPLI 151 174 23 15.23
10 JPRS 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 ABMM 2,100 1,680 -420 -20.00
2 LPIN 1,205 1,015 -190 -15.77
3 ERTX 137 120 -17 -12.41
4 KPAL 496 436 -60 -12.10
5 SONA 5,950 5,500 -450 -7.56
6 VRNA 107 99 -8 -7.48
7 MTDL 775 720 -55 -7.10
8 PTSN 318 296 -22 -6.92
9 LMSH 690 645 -45 -6.52
10 ICON 93 87 -6 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 210 214 4 1.90
2 BMTR 420 418 -2 -0.48
3 KPIG 690 680 -10 -1.45
4 PKPK 140 175 35 25.00
5 NUSA 182 171 -11 -6.04
6 TKIM 14,000 13,500 -500 -3.57
7 BBRI 3,010 3,030 20 0.66
8 BHIT 90 89 -1 -1.11
9 BCAP 300 296 -4 -1.33
10 MEDC 815 890 75 9.20