Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:30 WIB. XL - XL Axiata buka pusat monitoring layanan dan cek kondisi jaringan.
  • 21:28 WIB. Alibaba - Alibaba Cloud rilis fitur anti mata-mata dan sabotase.
  • 21:19 WIB. Line - Line anggarkan US$10 juta untuk investasi startup Blockchain.
  • 21:18 WIB. Kominfo - Kominfo tangkal smartphone BM dengan aktivasi IMEI akhir 2018.
  • 21:17 WIB. Dokterbabe - Ekspansi ke luar negeri, situs Dokterbabe ganti nama jadi Okaydoc.
  • 21:16 WIB. Apple - Apple bakal bikin Macbook dengan harga terjangkau.
  • 21:15 WIB. Google - Google luncurkan platform komputasi awan Google One.
  • 18:33 WIB. Smartfren - Paket unlimited jadi senjata andalan Smartfren tahun ini.
  • 18:33 WIB. Smartfren - Tak buru-buru 5G, Smartfren lebih pilih 4G Plus.
  • 18:32 WIB. Bill Gates - Istri ulang tahun, Bill Gates kirim ucapan lewat Instagram.
  • 18:31 WIB. Nokia - Semua smartphone Nokia akan cicipi Android Pie.

Soal TKA, Demiz: Ikuti Aturan Pusat, Tapi Awasi Kehadiran Mereka

Foto Berita Soal TKA, Demiz: Ikuti Aturan Pusat, Tapi Awasi Kehadiran Mereka
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengatakan masalah ketenagakerjaan sudah menjadi program prioritasnya untuk membangun kesejahteraan rakyat Jawa Barat di periode 2018-2023. 

Demiz, sapaan akrab Deddy Mizwar, mengungkapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Jawa Barat ini untuk menghadapi persaingan dengan kehadiran tenaga kerja asing (TKA) di tanah air. Salah satunya, dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, uji kompetensi, sertifikasi dan peningkatan keahlian. 

"Pemagangan untuk para pencari kerja dan buruh, demi meningkatkan kualitasnya.  Agar ke depan kita mampu bersaing secara global. Sebab tidak mungkin kalau  kita tidak bersiang, regional maupun global. Itu tidak bisa dicegah," kata Demiz, kepada wartawan, Selasa (1/5/2018).

Lebih jauh soal Undang-Undang tenaga kerja asing, calon gubernur Jabar nomor urut 4 ini menegaskan sepenuhnya bergantung  pada kebijakan pemerintah pusat.  Pemerintah daerah sendiri pastinya akan mengacu pada aturan pusat.

"Saya kira semuanya akan bergantung dari pusat. Enggak mungkin perda bertentangan dengan aturan pusat," tegas Demiz.

Kendati demikian, lanjut Demiz, masyarakat harus senantiasa memperhatikan kehadiran TKA tersebut jika sudah melenceng dari aturan. Masyarakat sendiri harus bisa mengawasi. Kehadiran TKA dengan baik. 

"Kita mesti melaporkan jika melihat jumlah tenaga kerja asing ini berlebihan atau sudah bersingggungan dengan maslaah sosial. Tenaga kerja asing boleh masuk, tapi ada aturannya. Jadi pelanggarannya jangan sekedar isu, tapi harus disertai bukti-bukti kalau memang melanggar aturan," sambung Demiz.

Selain itu, Usaha Kecil Menengah (UKM) bagi aktor pemeran Jenderal Naga Bonat ini menjadi salah satu program prioritas jika mendapat kepercayaan dari rakyat Jawa Barat untuk menjadi pemimpin di periode mendatang. UKM, selain sudah dijalankan sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat bersama Ahmad Heryawan, juga akan ditingkatkan dengan senantiasa mendorong pertumbuhan wirausaha baru.

"Program UKM sudah ada, tapi kita tingkatkan nanti dengan menjalin kemitraan dan membukan akses permodalaan bagi mereka," ucap Demiz.

Dia mengimbau sejak saat ini semua pihak terutama masyarakat harus mengubah mindset atau pola pikir, jangan hanya bercita-cita menjadi pekerja, tetapi pengusaha.

"Boleh jadi pekerja, apalagi peluangnya ada. Tapi jangan semuanya orang pengen jadi buruh, jadilah pengusaha. Karena pasarnya ada, sumber daya alam juga memadai, jadi kita mendorong pertumbuhan wirausaha baru agar Indonesia kokoh dengan banyaknya pengusaha," pungkasnya.

Tag: Deddy Mizwar, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Tenaga Kerja Asing (TKA)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.798 -32.792 599
2 Agriculture 1584.193 -7.884 20
3 Mining 1965.865 -31.513 46
4 Basic Industry and Chemicals 782.004 7.938 70
5 Miscellanous Industry 1220.194 17.296 45
6 Consumer Goods 2331.314 16.429 46
7 Cons., Property & Real Estate 433.212 -4.440 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.106 -18.088 70
9 Finance 1041.203 -17.449 91
10 Trade & Service 831.450 -1.637 144
No Code Prev Close Change %
1 ANDI 200 340 140 70.00
2 MDIA 157 210 53 33.76
3 CANI 154 197 43 27.92
4 BGTG 77 93 16 20.78
5 FILM 935 1,100 165 17.65
6 TIRA 127 149 22 17.32
7 BBHI 155 180 25 16.13
8 GLOB 172 198 26 15.12
9 AGRS 228 260 32 14.04
10 PALM 302 344 42 13.91
No Code Prev Close Change %
1 PNSE 1,275 960 -315 -24.71
2 ABMM 2,170 1,820 -350 -16.13
3 JPRS 248 214 -34 -13.71
4 ERTX 138 121 -17 -12.32
5 SKYB 372 330 -42 -11.29
6 CNTX 670 600 -70 -10.45
7 TALF 320 292 -28 -8.75
8 MAPA 3,670 3,350 -320 -8.72
9 AMIN 348 318 -30 -8.62
10 PSDN 280 256 -24 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,210 3,050 -160 -4.98
2 PTBA 4,030 4,120 90 2.23
3 FILM 935 1,100 165 17.65
4 TLKM 3,430 3,350 -80 -2.33
5 BGTG 77 93 16 20.78
6 ADRO 1,855 1,780 -75 -4.04
7 UNTR 34,000 33,400 -600 -1.76
8 BBNI 7,375 7,075 -300 -4.07
9 LSIP 1,325 1,320 -5 -0.38
10 BBCA 23,450 23,375 -75 -0.32