Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:41 WIB. Golkar - Kami tetap konsisten mendukung dan memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.
  • 13:41 WIB. Golkar - Video viral dukung ke Prabowo-Sandiaga hanya 'angin lalu'.
  • 13:40 WIB. Jokowi - Hoax itu cara politisi mempengaruhi masyarakat.
  • 13:39 WIB. Jokowi - Masyarakat jangan mudah terhasut oleh berita bohong.
  • 13:38 WIB. KPK - Jika Johannes kooperatif dalam sidang, maka JC dapat diterima.
  • 13:37 WIB. KPK - JC Johannes Budisutrisno Kotjo masih dipertimbangkan.
  • 13:37 WIB. KPK - Johannes Budisutrisno Kotjo mengajukan JC ke KPK.
  • 11:54 WIB. Sandiaga - Harusnya pengamanan diberikan ke capres-cawapres dapat dikurangi.
  • 11:54 WIB. Sandiaga - Pengamanan 37 personel Polri diberikan kepada capres-cawapres terlalu berlebihan.
  • 11:53 WIB. BNI - BNI mensosialisasikan penurunan batas pengajuan minimum transaksi FX swap lindung nilai.
  • 11:52 WIB. PLN - Anggaran untuk program lisdes tahun depan dari semula dianggarkan sebesar Rp8,5 triliun menjadi Rp5,9 triliun.
  • 11:51 WIB. Bawaslu - IKP dapat memberikan gambaran wilayah yang potensi rawan kecurangan.
  • 11:51 WIB. Bawaslu - Menjadi perhatian di Pemilu yakni politik uang dan netralitas PNS.
  • 11:51 WIB. PLN - PMN untuk PLN tahun depan hanya sebesar Rp6,5 triliun.
  • 11:48 WIB. MUF - Mandiri Utama Finance salurkan pembiayaan Rp5,01 triliun hingga Agustus 2018.

Mas Anang Minta Pemerintah Perhatikan Pendidikan Sektor Kreatif

Foto Berita Mas Anang Minta Pemerintah Perhatikan Pendidikan Sektor Kreatif
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengemukajan, peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk serius memperhatikan pendidikan di sektor kreatif.

"Karena sektor ini memiliki potensi yang besar dalam berkontribusi bagi perekonomian nasional," kata Anang Hermansyah dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (2/5/2018), terkait Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2018.

Anggota Fraksi PAN ini mengatakan dalam pemajuan sektor ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia harus ditopang dengan pendidikan dan pengetahuan yang memadai. Dengan dasar pendidikan akselerasi di sektor kreatif akan semakin cepat.

"Data riset Ekraf dan BPS tahun 2015 mengungkapkan jumlah pekerja di sektor ekraf didominasi lulusan SMA sebanyak 57,20 persen dan 36,10 persen lulusan SMP ke bawah. Hanya 6,7 persen pekerja di sektor ekraf berpendidikan diploma ke atas," kata Anang.

Selain itu, kata Anang, dalam riset tersebut juga terungkap, mayoritas tenaga kerja di sekor ekonomi kreatif didominasi tenaga kerja berjenis "blue collar" yang terdiri atas tenaga usaha penjualan, tenaga usaha jasa, tenaga produksi dan pekerja kasar sebesar 92,19 persen.

"Hanya 7,8 persen pekerja di ekonomi kreatif yang masuk kategori 'white collar' yang merupakan tenaga profesional, teknisi dan tenaga yang sesuai dengan bidangnya," kata Anang.

Musisi asal Jember ini pun mencontohkan persoalan yang terjadi di industri film nasional yang disebut berpotensi mengalami krisis tenaga kerja profesional.

Menurut dia, informasi yang diperoleh dari pekerja film, selama tahun 2018 ini ditaksir sebanyak 150 produksi film yang setiap film membutuhkan rata-rata 120 tenaga kerja. "Pekerja film Joko Anwar menyebutkan jika satu bulan terdapat 12 produksi film, maka dibutuhkan 1.400 kru film. Masalahnya, ketersediaan kru film saat ini tidak mencukupi," kata Anang.

Situasi tersebut merupakan salah satu contoh persoalan yang muncul di sektor ekonomi kreatif terkait dengan penguatan SDM. Dia menegaskan pemerintah harus memikirkan penguatan SDM di sektor kreatif jika ingin serius menggarap sektor ini.

"Maka mau tidak mau, pemerintah harus membuat terobosan dengan menggarap secara serius pendidikan di bidang kreatif," kata Anang.

Selain itu, sektor pendidikan akan berkorelasi pada kualitas kreatif yang dihasilkan. Ia meyakini, jika investasi pendidikan di sektor kreatif dapat digarap dengan bagus maka perkembangan ekonomi kreatif di tanah air akan meninkat.

"Yang perlu dicatat juga, pendidikan sektor kreatif ini juga harus merata di seluruh wilayah Indonesia dengan menyesuaikan karakteristik masing-masing daerah," kata Anang.

Tag: Anang Hermansyah, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), industri kreatif

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/M Agung Rajasa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.77 3,951.21
British Pound GBP 1.00 19,615.75 19,420.30
China Yuan CNY 1.00 2,186.88 2,165.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,967.00 14,819.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,836.11 10,724.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.70 1,896.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,956.01 10,843.70
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,565.27 17,385.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,623.09 3,582.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,260.39 13,128.10

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.220 -75.524 602
2 Agriculture 1567.510 -18.297 20
3 Mining 1923.474 -30.574 46
4 Basic Industry and Chemicals 812.308 -9.658 71
5 Miscellanous Industry 1220.729 -18.367 45
6 Consumer Goods 2451.723 -39.686 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.474 -0.498 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.546 -15.717 69
9 Finance 1063.252 -12.488 91
10 Trade & Service 821.082 -8.768 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 660 825 165 25.00
2 INAF 3,220 4,020 800 24.84
3 NIKL 2,270 2,830 560 24.67
4 PANI 382 476 94 24.61
5 GOLD 498 570 72 14.46
6 TOPS 730 820 90 12.33
7 SKBM 452 498 46 10.18
8 BIKA 175 189 14 8.00
9 LPIN 1,125 1,205 80 7.11
10 LMSH 645 690 45 6.98
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 CANI 210 181 -29 -13.81
3 BKSW 200 173 -27 -13.50
4 BKDP 84 73 -11 -13.10
5 TFCO 840 730 -110 -13.10
6 KPAL 570 496 -74 -12.98
7 AIMS 200 176 -24 -12.00
8 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
9 SAME 560 505 -55 -9.82
10 MYTX 133 120 -13 -9.77
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 BMTR 412 420 8 1.94
3 BHIT 87 90 3 3.45
4 KPIG 680 690 10 1.47
5 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
6 BBRI 3,120 3,010 -110 -3.53
7 IMAS 1,970 2,070 100 5.08
8 BCAP 300 300 0 0.00
9 ANTM 820 800 -20 -2.44
10 UNTR 33,300 32,450 -850 -2.55