Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:42 WIB. Facebook - Pendiri WhatsApp Brian Acton kembali ajak hapus Facebook.
  • 14:52 WIB. PUBG - Dalam setahun, PUBG Mobile gaet 30 juta pengguna aktif harian.

Belum Beroperasi, Bandara Kertajati Sudah Promosi Layanan Penerbangan Haji

Belum Beroperasi, Bandara Kertajati Sudah Promosi Layanan Penerbangan Haji - Warta Ekonomi
WE Online, Bandung -

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mulai mensosialisasikan layanan penerbangan untuk haji dan umroh kepada sekitar 150 biro agen perjalanan.

"Bandara ini ketika sudah beroperasi tentu harapan kita bisa juga melayani kebutuhan masyarakat untuk haji dan umroh. Karena pasar untuk Umroh ini sangat besar di Jawa Barat," ujar Direktur Utama PT BIJB, Virda Dimas Ekaputra, dalam siaran tertulisnya, Rabu.

Dalam paparannya, Virda mengatakan, Indonesia merupakan negara kedua terbesar yang menerbangkan haji dan umroh setelah Pakistan. Berdasarkan data tahun 2017 sekitar 875.958 jamaah umroh berhasil diberangkatkan.

Jumlah ini mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016 jamaah yang berangkat umroh hanya sekitar 700.766 orang atau meningkat sekitar 17 ribu orang lada 2017.

Menurut dia, Jawa Barat merupakan provinsi yang banyak berkontribusi dalam menerbangkan jamaah ke tanah suci dengan persentase 18 persen untuk umroh. Dengan hadirnya, BIJB Kertajati diharapkan menjadi jawaban mengatasi padatnya penerbangan di Bandara Soekarno Hatta.

"Sehingga kehadiran Bandara Kertajati ini bisa menekan kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta sekaligus mendukung kemudahan transportasi masyarakat yang hendak umroh maupun haji ke Arab Saudi," katanya.

Meski begitu, BIJB masih menanti perizinan penerbangan dari Kementerian Agama (Kemenag) selaku pemilik otoritas untuk pelayanan penerbangan haji 2018 ini.

"Yang pasti kita siapkan semua apapun nantinya keputusan pemerintah untuk melayani penerbangan haji 2018 ini. Karena semua itu keputusannya ada di Kementerian Agama," kata dia.

Acara sosialisasi ini disambut baik Pemerintah Provinsi Jawa Barat selaku pemegang saham terbesar. Melalui Kepala Bagian (Kabag) Sarana Perekonomian, Andrie Kustria Wardana, kehadiran BIJB akan menjadi sebuah catatan sejarah khususnya bagi Jawa Barat.

"Kami selaku pemegang saham mayoritas sangat menyambut baik kegiatan ini. Sosialisasi seperti hal ini sangatlah penting. Jawa Barat akan memulai sejarah. Ini bisa dikatakan, kehadiran BIJB ini sebagai salah satu untuk memulai perkembangan baru wilayah Cirebon Raya," kata Andri.

Menurut dia, Pemprov Jabar juga terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk mempercepat pembangunan akses jalan menuju bandara.

Berdasarkan catatannya, hingga awal Mei akses jalan sepanjang 1,8 kilometer sudah menyentuh angka 72 persen dan bisa digunakan sebelum bandara dilakukan soft launching.

"Akses sudah 72 persen. Jadi besok lusa ketika beroperasi jalan mulus. Kita juga untuk menuju ke sini akan ada juga akses Tol yang langsung terhubung ke Cipali. Nanti itu dimulai 2019. Sedangkan Cisumdawu yang bisa dekat ke Bandung akan beres 2020," katanya.

Tag: Bandar Udara Internasional Jawa Barat (Kertajati), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: BIJB

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.97 3,775.19
British Pound GBP 1.00 18,965.88 18,770.50
China Yuan CNY 1.00 2,131.41 2,110.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,302.00 14,160.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,112.94 10,011.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.93 1,803.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.62 10,471.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,228.48 16,065.94
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.42 3,473.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,814.26 12,685.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6482.710 2.434 629
2 Agriculture 1498.343 -4.886 21
3 Mining 1882.238 9.191 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.733 0.232 71
5 Miscellanous Industry 1285.573 -3.740 46
6 Consumer Goods 2667.555 5.523 52
7 Cons., Property & Real Estate 460.673 -0.670 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.648 -9.651 72
9 Finance 1248.066 3.719 91
10 Trade & Service 828.180 -0.981 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 198 336 138 69.70
2 CAKK 160 216 56 35.00
3 JSKY 1,245 1,460 215 17.27
4 TFCO 580 680 100 17.24
5 INCI 560 640 80 14.29
6 URBN 1,795 2,030 235 13.09
7 TALF 308 340 32 10.39
8 MDIA 136 150 14 10.29
9 VIVA 153 168 15 9.80
10 DART 280 300 20 7.14
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 396 298 -98 -24.75
2 JAYA 202 165 -37 -18.32
3 TRIS 236 206 -30 -12.71
4 KPAL 312 274 -38 -12.18
5 LPLI 146 130 -16 -10.96
6 AKPI 675 605 -70 -10.37
7 HERO 990 900 -90 -9.09
8 FREN 348 324 -24 -6.90
9 ABMM 2,200 2,050 -150 -6.82
10 TCPI 4,880 4,550 -330 -6.76
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 100 101 1 1.00
2 VIVA 153 168 15 9.80
3 SIMA 396 298 -98 -24.75
4 JAYA 202 165 -37 -18.32
5 MYRX 103 104 1 0.97
6 TLKM 3,780 3,780 0 0.00
7 FREN 348 324 -24 -6.90
8 STAR 84 88 4 4.76
9 UNTR 27,500 27,825 325 1.18
10 LPPF 4,010 4,140 130 3.24