Portal Berita Ekonomi Sabtu, 06 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,48% terhadap Yen pada level 109,67 JPY/USD.
  • 22:28 WIB. Valas - Dollar AS melemah 1,00% terhadap Poundsterling pada level 1,2723 USD/GBP.
  • 22:27 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,18% terhadap Euro pada level 1,1318 USD/EUR.
  • 22:26 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.676 USD/troy ounce.
  • 22:25 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,08 USD/barel.
  • 22:25 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,16 USD/barel.
  • 22:24 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 3,50% pada level 27.202.
  • 22:23 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 2,68% pada level 3.195.
  • 22:22 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 1,89% pada level 9.797.
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yuan pada level 7,08 CNY/USD.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,74% pada level 22.863.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,66% pada level 24.770.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,67% pada level 2.752.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,40% pada level 2.930.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,43% pada level 2.181.

Langkah United Tractors Songsong Industri 4.0

Langkah United Tractors Songsong Industri 4.0
WE Online, Jakarta -

Menyambut industri 4.0 yang tengah digalakkan pemerintah, PT United Tractors Tbk (UNTR) turut mengayun langkah. Salah satunya yakni mengurangi ketergantungan pada sektor mining contracting business. 

Direktur Keuangan PT United Tractors Tbk, Iwan Hadiantoro, menuturkan bisnis UNTR, secara historis, sangat bergantung pada mining sector. Sekitar 80%-an revenue maupun profit didapatkan dari sektor mining. Padahal, mining sector selalu mengalami perubahan setiap saat.

"Pergerakan batu bara di tahun 2010 harganya melambung di US$120-130 per ton. Setelah itu, jatuhnya tidak kira-kira, hingga US$50 per ton," tutur Iwan di Workshop Wartawan Pasar Modal di Jakarta, Kamis (3/5/2018).

Jadi, menurut Iwan, secara strategi, UNTR selalu mengurangi domain terhadap bisnis mining batu bara. Oleh sebab itu, sejak 2 sampai 3 tahun ini, UNTR banyak masuk ke sektor konstruksi. Iwan berharap, ke depan, PT Acset dapat menjadi tulung punggung UNTR.

"Kami suka dengan sektor konstruksi karena sifatnya lebih sustain dan long term. Makanya, ACSET, selain menyediakan pembangunan gedung, mulai masuk ke sektor infrastruktur, seperti pembangunan jalan tol," imbuh Iwan.

Langkah selanjutnya yakni UNTR merambah ke sektor energi dengan turut serta dalam pembangunan power plant.

Iwan menuturkan dua proyek energi yang saat ini tengah dijalankan yakni PLTU PAMA-1 dan PLTU Jawa-4 (Tanjung Jati B Unit 5 dan 6). PLTU PAMA-1 di Kalimantan Tengah ditargetkan mulai berproduksi pada 2019.

"Nantinya, saat sudah mulai beroperasi, 60% akan digunakan untuk proses produksi pertambangan milik UNTR, sedangkan sisanya, sebanyak 40%, untuk dijual ke PLN," urai Iwan.

Menurut Iwan, UNTR akan berusaha untuk menumbuhkan bisnis.

"Satu hal, kami akan grow dan fokus di bidang yang memiliki value chain dengan lini bisnis kami. Sektor itu terutama meliputi pertambangan, energi, infrastruktur, dan alat berat," tutur Iwan.

Corporate Strategic & Technology Division Head PT United Tractors Tbk, Gunadi Lie, menuturkan salah satu langkah yang ditempuh untuk menyambut industri 4.0 yakni melakukan digitalisasi dalam hal maintenance product dan penerapan supply.

Baca Juga

Tag: PT United Tractors Tbk, Iwan Hadiantoro, Gunadi Lie

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66