Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:34 WIB. BM - Distributor ponsel lokal keluhkan rugi akibat ponsel BM.
  • 16:33 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo ungkap aduan pornografi tembus 868 ribu.
  • 16:32 WIB. Youtube - Youtube Rewind 2018 jadi video dengan dislike terbanyak.
  • 16:31 WIB. Mobile Legends - Mobile Legends siap rilis hero baru Kadita yang mirip Nyi Roro Kidul.
  • 16:30 WIB. Grab - Grab punya 220 engineer di pusat riset Jakarta.
  • 16:29 WIB. WhasApp - Pengguna WhatsApp Indonesia bisa nonton Youtube sambing chatting.
  • 16:22 WIB. California - Warga California akan kena pajak SMS.
  • 16:21 WIB. SoftBank - SoftBank tak lagi pakai Huawei.
  • 16:21 WIB. Apple - Fitur Connect Apple Music dimatikan.
  • 16:20 WIB. Apple - Apple digugat soal layar iPhone baru.
  • 16:19 WIB. Samsung - Samsung tambal celah berbahaya di situsnya.

Mempersiapkan Belanja Kebutuhan Sekolah Anak

Foto Berita Mempersiapkan Belanja Kebutuhan Sekolah Anak
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Beberapa waktu lalu, anak-anak kita sudah selesai menghadapi ujian nasional dan ujian akhir semester. Artinya, sebentar lagi mereka akan lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya atau naik kelas.

Suka atau tidak suka, kita sebagai orang tua akan mengalami masa seperti ini di mana setiap tahun di sekitar bulan Juni-Juli disibukkan dengan pergantian tahun pelajaran sekolah, yang akan mengeluarkan sejumlah dana untuk keperluan sekolah. Setiap tahun ajaran baru memang identik dengan peralatan sekolah yang baru. Hal ini memang bukan tanpa alasan, peralatan sekolah seperti tas, sepatu, seragam dianggap wajar jika berganti setahun sekali pada tahun ajaran baru.

Ditambah lagi kita akan mengalami hal yang hampir serupa dengan tahun lalu, yaitu berdekatan dengan momen lebaran. Seperti diketahui bersama, dalam momen Lebaran kita harus memiliki anggaran yang lumayan untuk keperluan pulang kampung alias mudik dan bagi-bagi angpau kepada keponakan.

Bila tidak menyiapkan keuangan dengan baik, biaya-biaya tersebut akan membuat kita kebingungan sendiri. Bahkan, sering ditemui solusi yang diambil adalah berutang hingga menggadaikan barang. Kita para orangtua pun harus cerdas dalam memutar otak untuk menyiasati agar keperluan sekolah anak tetap terpenuhi, namun isi kantong keluarga masih terjaga dengan aman. Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan kebutuhan sekolah anak, seperti berikut ini

1. Membuat Prioritas

Terdengar klise, tapi ini benar adanya. Poin pertama yang wajib dipahami dalam mengelola keuangan adalah menentukan prioritas. Jangan sampai, ketika kita sudah sampai di tempat tujuan malah bingung sendiri mau beli sehingga justru membeli semua hal. Sayang banget kan uangnya.

Misalnya ketika perpindahan jenjang dari TK ke SD, anak kita tentu harus membeli seragam baru namun si kecil juga ingin membeli tas baru. Dalam skala prioritas, membeli seragam baru menjadi hal yang wajib dibandingkan tas baru tadi. Dengan membuat skala prioritas ini, kita sekaligus membuat anggaran belanja kebutuhan sekolah anak. Tujuannya agar pengeluaran kita tidak berlebihan.

Tentu kita akan dihadapakan dengan banyak daftar, mulai dari alat tulis, tas, sepatu, seragam, dan lainnya. Inilah tugas kita sebagai orang tua untuk membuat anggaran dan menentukan prioritas yang tepat untuk anak.

2. Hindari Perlengkapan dengan Karakter Animasi

Setiap anak-anak pasti memiliki tokoh animasi atau karakter favorit, seperti Kereta Thomas, Upin Ipin, Cars, Frozen, dan masih banyak lagi. Hal seperti ini menjadi peluang bagi para penjual untuk menjajakan barang dagangan berupa perlengkapan sekolah anak. Harga yang ditawarkan juga tergolong lumayan lho, mulai dari Rp300.000 untuk sepatu atau tas yang memiliki gambar tokoh animasi tersebut.

Itu belum termasuk botol minum, tempat makan, kotak pensil, hinggal alat tulis. Kita sebagai orang tua yang cerdas juga perlu melihat barang tersebut dengan jeli karena tak jarang dijumpai harga tidak berbanding lurus dengan kualitas. Bila kita terus mengikuti barang-barang tersebut dan menuruti kemauan si kecil begitu saja, tidak akan ada habisnya karena barang baru selalu muncul setiap saat.

Bila tetap ingin membelikan barang tersebut, pastikan lagi kualitas dari barang tersebut. Lebih baik mahal, tapi awet daripada murah, beli banyak, dan tidak awet. Minimal sekali kita bisa membelikan alat tulis seperti penggaris, pensil, atau kotak pensil dengan kararter tersebut namun masih terjangkau dibandingkan tas atau sepatu yang harganya ratusan ribu, tapi kualitas jahitan kurang baik.

Di samping itu kita juga perlu memberikan pengertian kepada anak mengenai barang-barang tersebut. Sangat penting bagi kita sudah mengenalkan konsep uang dan belanja sehingga anak anak paham bahwa ada sejumlah nominal yang harus dikeluarkan bila menginginkan barang-barang tersebut. Kita bisa mengajak negosiasi dengan si keci yang seharusnya dia menginginkan sepatu dengan gambar Kereta Thomas, kita menawarkan untuk membelikan bed cover dengan gambar yang sama. Karena, kualitas bed cover lebih baik daripada membeli sepatu dengan harga yang sama.

Kita harus memahami mana barang yang akan awet atau tahan lama dibandingkan kita mencari murah, tapi tidak awet. Justru ini bisa menjadi celah boros Anda di kemudian hari. Hal seperti ini bisa kita biasakan dari dini kepada anak-anak. Nah, demikian beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam mempersiapkan kebutuhan sekolah anak beberapa saat lagi. So, kita tidak was-was dengan anggaran keuangan karena sudah siap untuk belanja dengan cerdas.

Tag: Stanley Christian, AZ Consulting

Penulis: Stanley Christian, Senior Advisor AZ Consulting

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Maulana Surya

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00

Recommended Reading