Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:16 WIB. APBD - APBD Tanjungpinang 2019 mencapai Rp850 miliar.
  • 17:15 WIB. Ekspor - Barata ekspor komponen pembangkit listrik ke Taiwan.
  • 17:14 WIB. Pajak - Gubernur Riau: Riau hanya bisa andalkan pajak kendaraan.
  • 17:13 WIB. Ekspor - Kemendag dorong ekspor produk farmasi dan alat kesehatan.
  • 17:11 WIB. OSS - Pemkot Mataram terapkan sistem perizinan OSS.
  • 17:10 WIB. Usaha - Gapoktan Muntok kembangkan usaha jamur tiram.
  • 17:09 WIB. UMP - Riau ikut kenaikan UMP 8,03 persen.
  • 17:07 WIB. Merek - Pemkot Surakarta targetkan 20 merek terdaftar HKI.
  • 17:04 WIB. Upsus Siwab - Kementan: realisasi Upsus Siwab 2018 lampaui target.
  • 17:02 WIB. Pelaku Usaha - 150 pelaku usaha di Banyuwangi latih pengolahan kopi.
  • 16:53 WIB. Apple - iPhone XR sudah kantongi restu Kemenkominfo.
  • 16:52 WIB. Twitter - Twitter bisa lacak akun penyebar kebencian.
  • 16:52 WIB. WhatsApp - WhatsApp perpanjang waktu hapus pesan.
  • 16:51 WIB. Huawei - Huawei Mate 20 Pro bisa isi baterai iPhone XS secara wireless.
  • 16:51 WIB. Twitter - Pengguna Twitter keluhkan spam notifikasi.

Mempersiapkan Belanja Kebutuhan Sekolah Anak

Foto Berita Mempersiapkan Belanja Kebutuhan Sekolah Anak
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Beberapa waktu lalu, anak-anak kita sudah selesai menghadapi ujian nasional dan ujian akhir semester. Artinya, sebentar lagi mereka akan lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya atau naik kelas.

Suka atau tidak suka, kita sebagai orang tua akan mengalami masa seperti ini di mana setiap tahun di sekitar bulan Juni-Juli disibukkan dengan pergantian tahun pelajaran sekolah, yang akan mengeluarkan sejumlah dana untuk keperluan sekolah. Setiap tahun ajaran baru memang identik dengan peralatan sekolah yang baru. Hal ini memang bukan tanpa alasan, peralatan sekolah seperti tas, sepatu, seragam dianggap wajar jika berganti setahun sekali pada tahun ajaran baru.

Ditambah lagi kita akan mengalami hal yang hampir serupa dengan tahun lalu, yaitu berdekatan dengan momen lebaran. Seperti diketahui bersama, dalam momen Lebaran kita harus memiliki anggaran yang lumayan untuk keperluan pulang kampung alias mudik dan bagi-bagi angpau kepada keponakan.

Bila tidak menyiapkan keuangan dengan baik, biaya-biaya tersebut akan membuat kita kebingungan sendiri. Bahkan, sering ditemui solusi yang diambil adalah berutang hingga menggadaikan barang. Kita para orangtua pun harus cerdas dalam memutar otak untuk menyiasati agar keperluan sekolah anak tetap terpenuhi, namun isi kantong keluarga masih terjaga dengan aman. Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan kebutuhan sekolah anak, seperti berikut ini

1. Membuat Prioritas

Terdengar klise, tapi ini benar adanya. Poin pertama yang wajib dipahami dalam mengelola keuangan adalah menentukan prioritas. Jangan sampai, ketika kita sudah sampai di tempat tujuan malah bingung sendiri mau beli sehingga justru membeli semua hal. Sayang banget kan uangnya.

Misalnya ketika perpindahan jenjang dari TK ke SD, anak kita tentu harus membeli seragam baru namun si kecil juga ingin membeli tas baru. Dalam skala prioritas, membeli seragam baru menjadi hal yang wajib dibandingkan tas baru tadi. Dengan membuat skala prioritas ini, kita sekaligus membuat anggaran belanja kebutuhan sekolah anak. Tujuannya agar pengeluaran kita tidak berlebihan.

Tentu kita akan dihadapakan dengan banyak daftar, mulai dari alat tulis, tas, sepatu, seragam, dan lainnya. Inilah tugas kita sebagai orang tua untuk membuat anggaran dan menentukan prioritas yang tepat untuk anak.

2. Hindari Perlengkapan dengan Karakter Animasi

Setiap anak-anak pasti memiliki tokoh animasi atau karakter favorit, seperti Kereta Thomas, Upin Ipin, Cars, Frozen, dan masih banyak lagi. Hal seperti ini menjadi peluang bagi para penjual untuk menjajakan barang dagangan berupa perlengkapan sekolah anak. Harga yang ditawarkan juga tergolong lumayan lho, mulai dari Rp300.000 untuk sepatu atau tas yang memiliki gambar tokoh animasi tersebut.

Itu belum termasuk botol minum, tempat makan, kotak pensil, hinggal alat tulis. Kita sebagai orang tua yang cerdas juga perlu melihat barang tersebut dengan jeli karena tak jarang dijumpai harga tidak berbanding lurus dengan kualitas. Bila kita terus mengikuti barang-barang tersebut dan menuruti kemauan si kecil begitu saja, tidak akan ada habisnya karena barang baru selalu muncul setiap saat.

Bila tetap ingin membelikan barang tersebut, pastikan lagi kualitas dari barang tersebut. Lebih baik mahal, tapi awet daripada murah, beli banyak, dan tidak awet. Minimal sekali kita bisa membelikan alat tulis seperti penggaris, pensil, atau kotak pensil dengan kararter tersebut namun masih terjangkau dibandingkan tas atau sepatu yang harganya ratusan ribu, tapi kualitas jahitan kurang baik.

Di samping itu kita juga perlu memberikan pengertian kepada anak mengenai barang-barang tersebut. Sangat penting bagi kita sudah mengenalkan konsep uang dan belanja sehingga anak anak paham bahwa ada sejumlah nominal yang harus dikeluarkan bila menginginkan barang-barang tersebut. Kita bisa mengajak negosiasi dengan si keci yang seharusnya dia menginginkan sepatu dengan gambar Kereta Thomas, kita menawarkan untuk membelikan bed cover dengan gambar yang sama. Karena, kualitas bed cover lebih baik daripada membeli sepatu dengan harga yang sama.

Kita harus memahami mana barang yang akan awet atau tahan lama dibandingkan kita mencari murah, tapi tidak awet. Justru ini bisa menjadi celah boros Anda di kemudian hari. Hal seperti ini bisa kita biasakan dari dini kepada anak-anak. Nah, demikian beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam mempersiapkan kebutuhan sekolah anak beberapa saat lagi. So, kita tidak was-was dengan anggaran keuangan karena sudah siap untuk belanja dengan cerdas.

Tag: Stanley Christian, AZ Consulting

Penulis: Stanley Christian, Senior Advisor AZ Consulting

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Maulana Surya

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74