Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:49 WIB. Miliarder -¬†Bernard Arnault masuk ke dalam klub eksklusif miliarder centibillionaires.
  • 14:38 WIB. China - Dell, Microsoft, dan Intel tolak proposal tarif untuk laptop China.
  • 14:27 WIB. Facebook - Parlemen AS panggil Facebook terkait Libra.
  • 14:04 WIB. Youtube - Perangi konten nakal, Youtube hapus 9 juta video.
  • 13:13 WIB. Samsung - Samsung¬†diprediksi rilis Galaxy Fold bersamaan dengan Galaxy Note 10 atau setelahnya.

Miras Sopi: Antara Masalah dan Solusi

Miras Sopi: Antara Masalah dan Solusi - Warta Ekonomi
WE Online, Ambon -

Ditresnarkoba Polda Maluku menggelar fokus grup diskusi bertajuk "Sopi, masalah dan solusi". Minuman keras tradisional jenis sopi bukan kata asing lagi di telinga masyarakat Maluku karena merupakan salah satu minuman tradisional yang biasa digunakan dalam urusan adat dan budaya di Maluku.

Wakapolda Maluku, Hasanuddin, menuturkan, sopi sendiri sudah menjadi satu pekerjaan para petani. Dengan penghasilan dari sopi, para petani bisa membiayai anak-anak mereka sampai menjadi pegawai negeri, anggota TNI dan Polri, bahkan ada juga yang lebih dari itu.

"Sedangkan jika dilihat dari sisi yang lain, sopi adalah salah satu pemicu dari permasalahan yang sering terjadi di daerah Maluku," tutur Hasanuddin, di Ambon, Jumat (4/5/2018).

Direktorat Resnarkoba Polda Maluku, Thein Tabero, mengatakan, sopi adalah salah satu penyebab masalah, baik itu kecelakaan lalu lintas maupun perselisihan antarkampung.

"Sekarang ini, kami telah melakukan pemberantasan terhadap sopi dalam bentuk razia dan sudah banyak yang disita dan dimusnahkan, dan data serta hasil survei per hari pembuat sopi bisa menghasilkan 20 liter yang dijual seharga Rp20.000 per liter," katanya.

Untuk itu, diharapkan agar pemerintah bisa memberdayakan petani kopi dan aren agar airnya dibuatkan air manise atau gula agar tidak diproduksi lagi menjadi sopi.

Pengelola minuman sopi modern, JN Soukotta, menyampaikan risetnya sudah dilakukan selama 15 tahun dan menurutnya sopi itu air emas karena satu liter sopi lebih mahal dari harga satu liter solar dan bensin.

"Namun, menurut catatan kami, seperdua masalah kamtibmas di Maluku berasal dari sopi. Maka dari itu, solusi untuk hal ini kami telah memberikan produk sopi terbaik dengan kadar alkahol yang aman untuk dikonsumsi," katanya.

Dirinya berfikir hal ini juga membantu para petani untuk bisa mendapatkan uang dalam memenuhi kebutuhan setiap hari dan juga membiayai anak mereka meraih cita-cita melalui bangku pendidikan.

"Kami telah merencanakan lokasi pabrik Batu Gong sebagai tempat produksi kilang sopi untuk diproduksi," ujarnya.

Sementara dari kalangan tokoh agama, seperti Imam Masjid Al Fatah Ambon, bersikeras sopi tidak boleh diproduksi dan dijual secara bebas karena ini salah satu minuman yang tidak boleh diedarkan.

Namun, dari beberapa kalangan menyampaikan bahwa sopi adalah salah satu pendapatan yang baik bagi pemerintah dan merupakan miras tradisional yang sudah melekat dengan adat istiadat orang Maluku. Bila dikemas secara modern akan membawa dampak baik bagi pemerintah dan juga menciptakan lapangan kerja bagi petani yang ada di Maluku.

Sementara perwakilan Disperindag Maluku mengatakan sampai saat ini belum bisa diproduksi bebas karena pemda belum mengeluarkan perda untuk memproduksi sopi. Disperindang juga melakukan sosialisasi kepada petani agar produksi mereka dibuatkan dalam bentuk gula aren.

Tag: Maluku, Minuman Keras (Miras), Hasanuddin, Thein Tabero, JN Soukotta, Sopi

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Maulana Surya

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,814.89 3,776.33
British Pound GBP 1.00 18,144.14 17,956.97
China Yuan CNY 1.00 2,079.35 2,058.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,307.00 14,165.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,856.09 9,751.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,829.80 1,811.57
Dolar Singapura SGD 1.00 10,506.72 10,400.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,112.54 15,946.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,439.18 3,401.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,277.96 13,142.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6335.698 -3.564 636
2 Agriculture 1412.814 5.106 21
3 Mining 1618.711 2.675 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.641 11.276 71
5 Miscellanous Industry 1309.244 -10.662 47
6 Consumer Goods 2443.659 -20.168 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.736 6.765 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.374 -1.489 74
9 Finance 1290.556 -2.124 90
10 Trade & Service 804.307 -0.238 159
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 189 254 65 34.39
2 MTPS 1,010 1,260 250 24.75
3 SFAN 318 396 78 24.53
4 GLOB 258 318 60 23.26
5 SRAJ 222 270 48 21.62
6 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
7 SIMA 87 104 17 19.54
8 POLL 1,560 1,850 290 18.59
9 CNTX 490 580 90 18.37
10 SDMU 58 68 10 17.24
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 12,500 10,000 -2,500 -20.00
2 NICK 274 230 -44 -16.06
3 PNSE 600 525 -75 -12.50
4 BOLA 422 376 -46 -10.90
5 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
6 SIPD 890 805 -85 -9.55
7 SSTM 400 362 -38 -9.50
8 ZONE 600 550 -50 -8.33
9 TFCO 510 470 -40 -7.84
10 MFMI 525 486 -39 -7.43
No Code Prev Close Change %
1 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
2 CSIS 97 103 6 6.19
3 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
4 BMTR 400 376 -24 -6.00
5 TKIM 11,075 12,725 1,650 14.90
6 BBRI 4,290 4,310 20 0.47
7 TLKM 4,100 4,040 -60 -1.46
8 BTPS 3,050 2,860 -190 -6.23
9 BBCA 29,700 29,550 -150 -0.51
10 APLN 234 226 -8 -3.42