Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Kok Kaesang Jarang Ngevlog Lagi? Begini Jawabannya...

Foto Berita Kok Kaesang Jarang Ngevlog Lagi? Begini Jawabannya...
Warta Ekonomi.co.id, Jambi -

Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan alasan vakum sementara menampilkan karya-karya video vlognya di jejaring melalui situs berbagi video Youtube.

"Saya tinggalin youtubenya (ngevlog) karena saya masih fokus untuk usaha 'Sang Pisang' yang sedang saya rintis," kata Kaesang usai meresmikan outlet naget pisangnya yang ke-19 di Kota Jambi, Sabtu (5/5/2018).

Namun demikian ia mengaku masih ingin melanjutkan hobi awalnya itu dengan membuat video vlog dengan menyiapkan konten-konten yang lebih menarik.

"Saya masih tetap mempersiapkan satu sampai tiga bulan untuk konten-konten yang lebih berfaedah dan yang bisa mendidik," katanya.

Dalam akun yotube Kaesang "Kae" yang memiliki 548.582 subscriber itu, ia terakhir kali mengunggah video vlognya pada dua bulan yang lalu dengan judul #Pilok Sang Pisang Makassar.

Sebelum memulai bisnis kuliner dengan bahan utama pisang, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu lebih menjadi sorotan lewat video-video di youtube. Ketimbang dua saudaranya, Gibran Rakabuming Raka dan Kahiyang Ayu, Kaesang Pangarep lebih aktif memanfaatkan akun media sosial youtube sehingga menjadi sorotan publik terutama generasi milenial sebayanya itu.

Lewat video vlognya yang hits itu, Kaesang pernah mengajak adu Panco dengan Joko Widodo dan bahkan menyuruh seorang Presiden mencukur rambut di tukang cukur rambut gaul. Selain itu yang paling hits juga ia pernah menjadi sorotan lewat video yang berjudul "Bapak Minta Proyek".

Tag: Jambi, Kaesang Pangarep

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Youtube

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56