Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:50 WIB. ¬†Jasindo Syariah - Aplikasi FAST hanya digunakan untuk memudahkan pengisian data.
  • 05:47 WIB. Jasindo Syariah - Jasindo Syariah baru saja mengeluarkan aplikasi mobile bernama FAST.¬†
  • 05:46 WIB. Jasindo Syariah - Jasindo Syariah mengklaim aplikasi mobile FAST bukanlah bagian dari asuransi online.
  • 05:45 WIB. Jasa Marga - Jasa Marga menargetkan pembangunan ruas tol Balikpapan-Samarinda dan Manado-Bitung dapat terselesaikan dan beroperasi pada 2019.
  • 05:44 WIB. SMBR - Semen Batu Raja mengembangkan penghiliran produk semen guna menangkap peluang di proyek inrastruktur.
  • 22:07 WIB. Samsung - Samsung siapkan Galaxy A9 Pro yang bawa lima kamera.
  • 22:06 WIB. Google - Google Drive bakal makin pintar di masa depan lewat fitur AI.
  • 22:06 WIB. Gedung Putih¬†- Gedung Putih berencana investigasi Facebook, Twitter, dan Google.
  • 22:05 WIB. Jepang - Jepang periksa Asteroid demi kuak asal mula Bumi.
  • 22:04 WIB. Huawei - Huawei pede Kirin 980 ungguli prosesor trio iPhone baru.
  • 22:03 WIB. WhatsApp - WhatsApp sedang jajal fitur yang perlihatkan pesan gambar maupun stiker di notifikasi.
  • 22:02 WIB. Singapura - Singapura denda Uber dan Grab Rp141 miliar.
  • 22:01 WIB. Samsung - Samsung Galaxxy J6+ dan Galaxy J4+ baru tersedia di India.
  • 22:00 WIB. Xiaomi - Xiaomi akan jual smartphone Mi A2 dan Mi A2 Lite di Indonesia mulai 27 September.
  • 21:46 WIB. OPEC - Anggota OPEC bertekad untuk tingkatkan output.

Tagar #2019Ganti Presiden Melempem, Justru 6 Tagar Ini Jadi Trending Topic

Foto Berita Tagar #2019Ganti Presiden Melempem, Justru 6 Tagar Ini Jadi Trending Topic
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebagian kecil kelompok masyarakat menggelar deklarasi Gerakan #2019GantiPresiden, Minggu (6/5/2018) yang diinisiasi oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Meski terkesan "wah", nyatanya di media sosial, di hari deklarasi, tagar tersebut malah melempem tak bergaung.

Pengamat media politik Indonesian Public Institut (IPI), Jerry Massie, menjelaskan, apa yang dilakukan PKS memang biasa dilakukan bagi lawan politik. Hal itu, katanya, semata bertujuan untuk cari panggung saja.

"Memang ada yang namanya sensasi politik dalam panggung politik. Ini sengaja dimainkan oleh kelompok tertentu atau lawan politik untuk melemahkan lawan politik mereka, tapi itu gagal," kata Jerry, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Berdasarkan data media sosial mirkoblogging Twitter pada Minggu (6/5/2018), dari enam trending topic di jagat maya, tagar #2019GantiPresiden justru tak masuk sama sekali. Enam trending yang dilansir Twiter, pertama #JagaNKRITolakKhilafah; kedua #AtletBerkuda; ketiga #tetapPancasila; keempat #KhilafahIdeologiSesat; kelima #BasmiKhilafahJagaNKRI; dan keenam #AsianGames 20018.

Menurut Jerry, deklarasi dengan #2019GantiPresiden tak bergema karena PKS tidak terlalu diperhitungkan di arena Pilpres 2019 ketimbang Partai Demokrat dan Partai Gerindra. Itu sebabnya, PKS "cari muka" dengan menggaungkan #2019GantiPresiden.

"Tapi, nyatanya, tidak menjadi trending topic lantaran isu politik ini bukan hal yang luar biasa, malahan merugikan PKS sendiri," katanya.

Menurut Jerry, hal ini jelas menunjukkan bahwa kinerja pemerintah, terkhusus Presiden Jokowi memang sudah bagus, ditandai dengan tingkat kepercayaan yang terus meningkat. Bahkan, jika dilaksanakan Pemilu sekarang pun, Presiden Jokowi akan menang," katanya.

Memang survei yang muncul dari sejumalah lembaga survei, punya empowerment and influence political atau peran dan pengaruh politik. Tapi, lanjut dia, impact dari tagar ini tidak menjadi viral.

"Berbeda jika dimainkan dengan isu ekonomi dengan fakta dan data berbeda barangkali. Publik sudah semakin cerdas menilai. Agak sulit kalau hanya tagar ganti presiden 2019. Pesannya kurang dapat goal and aim atau sasaran dan tujuan, tak dapat. Ini hanya buang waktu saja," ujar dia.

Apa yang dilakukan PKS ini, ujar dia, bisa dikatakan sebagi curi start. Terlebih, yang dilakukan PKS bisa dikategorikan sebagai imaging and political campaign.

"Harusnya, belum bisa kampanye. Memang pelanggaran tidak ada, tapi tidak ada nilai etis dalam berpolitik," ujar dia.

Sementara itu, Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, menilai melempemnya tagar #2019GantiPresiden di hari dekralasi, bisa juga dikatakan memberi bukti bahwa kepuasan masyarakat terhadap pemerintah memang benar, seperti yang baru saja dikeluarkan lembaga survei Indikator, lembaga survei kredibel, yang menyebutkan kinerja pemerintah positif.

"Politik di Indonesia masih dinamis. Yang pasti, era Jokowi menunjukkan adanya perubahan. Pemerintahan yang bekerja dan hadir melayani rakyat," kata Budi.

Ia percaya berbagai gaung kampanye di media sosial yang memojokkan Jokowi, tidak akan berefek banyak, karena pemerintah sudah bekerja dengan sangat maksimal agar kue ekonomi merata.

"Kita percayakan saja pada kehendak rakyat. Kami percaya dan yakin bahwa Jokowi ada di hati rakyat," katanya.

Tag: Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jerry Massie, Indonesian Public Institut (IPI), #2019GantiPresiden, #JagaNKRITolakKhilafah, #AtletBerkuda, #tetapPancasila, #KhilafahIdeologiSesat, #BasmiKhilafahJagaNKRI, #AsianGames2018, Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,983.31 3,943.74
British Pound GBP 1.00 19,541.71 19,346.63
China Yuan CNY 1.00 2,185.44 2,163.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,939.00 14,791.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,865.13 10,756.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,913.10 1,894.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,936.31 10,826.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,538.39 17,361.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.57 3,575.30
Yen Jepang JPY 100.00 13,268.50 13,135.88

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.220 -75.524 602
2 Agriculture 1567.510 -18.297 20
3 Mining 1923.474 -30.574 46
4 Basic Industry and Chemicals 812.308 -9.658 71
5 Miscellanous Industry 1220.729 -18.367 45
6 Consumer Goods 2451.723 -39.686 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.474 -0.498 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.546 -15.717 69
9 Finance 1063.252 -12.488 91
10 Trade & Service 821.082 -8.768 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 660 825 165 25.00
2 INAF 3,220 4,020 800 24.84
3 NIKL 2,270 2,830 560 24.67
4 PANI 382 476 94 24.61
5 GOLD 498 570 72 14.46
6 TOPS 730 820 90 12.33
7 SKBM 452 498 46 10.18
8 BIKA 175 189 14 8.00
9 LPIN 1,125 1,205 80 7.11
10 LMSH 645 690 45 6.98
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 CANI 210 181 -29 -13.81
3 BKSW 200 173 -27 -13.50
4 BKDP 84 73 -11 -13.10
5 TFCO 840 730 -110 -13.10
6 KPAL 570 496 -74 -12.98
7 AIMS 200 176 -24 -12.00
8 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
9 SAME 560 505 -55 -9.82
10 MYTX 133 120 -13 -9.77
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 BMTR 412 420 8 1.94
3 BHIT 87 90 3 3.45
4 KPIG 680 690 10 1.47
5 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
6 BBRI 3,120 3,010 -110 -3.53
7 IMAS 1,970 2,070 100 5.08
8 BCAP 300 300 0 0.00
9 ANTM 820 800 -20 -2.44
10 UNTR 33,300 32,450 -850 -2.55