Portal Berita Ekonomi Jum'at, 03 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:12 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,27% terhadap Dollar AS pada level 16.495 IDR/USD.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,84% pada level 23.280.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,69% pada level 2.780.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,42% pada level 2.450.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,64% pada level 5.489.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,37% pada level 17.818.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,34% pada level 1.724.

5 Perusahaan IT Ini Berlomba Gelontorkan Dana Riset

5 Perusahaan IT Ini Berlomba Gelontorkan Dana Riset - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang information communication technology (ICT) semakin melambung. Untuk berpacu dengan perubahan dan menjaga pertumbuhan bisnisnya, perusahaan berbasis ICT terus berlomba-lomba dalam melakukan riset dan pengembangan. Menurut laporan The 2017 Global Innovation 1000 Study yang dikeluarkan oleh PWC Network, peringkat pertama untuk dana riset dan pengembangan sebetulnya diduduki oleh perusahaan yang bergerak di sektor consumer, yakni Amazon.com Inc dengan dana riset mencapai US$16,09 miliar. Di bawahnya, ada Alpabeth, Intel Corporation, dan Samsung menduduki peringkat lima besar. Sementara, Microsoft dan Apple masing-masing menduduki peringkat enam dan sembilan.

Menurut laporan tersebut, perusahaan global memiliki tren mengalihkan pengeluaran research & development (R&D) dari produk fisik ke piranti lunak dan jasa di masa mendatang. Perusahaan yang lebih banyak mengalokasikan anggaran R&D untuk penawaran piranti lunak melaporkan pertumbuhan pendapatan yang secara signifikan lebih pesat dibandingkan yang lain.

Dalam studi tersebut juga dinyatakan, pada tahun 2020, perusahaan akan mengalihkan mayoritas pengeluaran R&D mereka dari penawaran berbasis produk ke penawaran piranti lunak dan jasa. Kebutuhan untuk tetap memiliki keunggulan daya saing adalah alasan utama perusahaan mengalihkan anggaran R&D mereka ke piranti lunak dan jasa.

Alphabet Inc; Dana R&D US$13,95 Miliar

Agustus 2015 silam, Google mengubah struktur perusahaannya dan mengganti nama perusahaan induk menjadi Alphabet, perusahaan yang bergerak di bidang information communication technology (ICT), dengan industri utama software internet dan layanan.

Google memiliki banyak bisnis yang dijalankan, seperti Android, Search Engine, YouTube, Apps, Maps dan Ads. Namun, masih ada unit bisnis lainnya di bawah naungan Alphabet, yaitu Google X yang fokus pada pengembangan proyek masa depan; Google Fiber yang mengurusi ranah industri telekomunikasi; Google Ventures yang fokus pada pengembangan dan pendanaan perusahaan-perusahaan berkembang.

Dalam laporan The 2017 Global Innovation 1000 Study, Alphabet merupakan perusahaan IT dengan alokasi dana riset terbesar, US$13,95 miliar pada tahun 2017. Jumlah tersebut naik 13,56% dibanding tahun sebelumnya. Dalam laporan tersebut disebutkan, Alphabet mengalokasikan dana risetnya paling banyak untuk pengembangan komputasi awan, pengembangan machine learning dan AI, drone dan autonomous cars, augmented and virtual reality, internet of things, serta blockchain. 

Intel Corporation; Dana R&D US$12,74 Miliar 

Perusahaan ICT yang bergerak di kelompok industri semikonduktor dan peralatan semikonduktor, Intel Corporation menduduki peringkat kedua perusahaan ICT dengan dana riset terbesar. Pada tahun 2017, perusahaan ini mengalokasikan dana riset US$12,74 miliar, meningkat 5,05% dibanding tahun sebelumnya. 

Perusahaan ini meningkatkan pengeluaran riset dan pengembangan di bidang-bidang, seperti teknologi manufaktur chip, kecerdasan buatan, aplikasi otomotif, memori non-volatil, dan area yang menurut tim manajemen perusahaan dianggap penting untuk pertumbuhan di masa depan.

Untuk mengimbangi pengeluaran biaya riset dan pengembangan, perusahaan menurunkan jumlah pegawai dan memindahkan pekerjaan ke geografi yang minim menggunakan orang.

Samsung Electronics Co, Ltd; Dana R&D: US$12,72 Miliar

Nama Samsung semakin melambung setelah fokus mengembangkan produk smartphone dan tablet. Beberapa produk elektronik keluaran perusahaan ini pun semakin laris di pasaran. Hal ini terjadi, boleh dibilang, karena keseriusan perusahaan dalam membiayai dan mengelola proses pengembangan produk barunya. Dana riset dan pengembangan yang digelontorkan perusahaan ini menduduki peringkat 3 terbesar di dunia untuk perusahaan ICT. 

Anggaran dana riset dan pengembangan perusahaan ini di tahun 2017 sebesar US$12,72 miliar, tumbuh 6,38% dari tahun sebelumnya. Sementara, pendapatan perusahaan di tahun yang sama tumbuh 0,6% dari US$166,67 miliar menjadi US$167,68 miliar. Jumlah pendapatan yang lebih besar dari perusahaan Google dan Intel sekalipun. 

Mereka memiliki fasilitas riset yang banyak, ada 42 tempat di seluruh dunia. Perusahaan selalu berusaha untuk membuat desain yang dapat menghadirkan tren baru di pasaran dan mematok standar yang tinggi. Samsung juga memiliki sistem organisasi riset dan pengembangan yang dinamakan The Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT). 

Microsoft Corporation; Dana R&D: US$11,99 Miliar

Perusahaan software komputer terkenal di dunia, Microsoft Corporation menduduki peringkat ke-4 dalam hal dana riset dan pengembangan khusus untuk perusahaan ICT. Pada tahun 2017, perusahaan ini mengucurkan dana R&D sebesar US$11,99 miliar, kendati jumlah tersebut turun 0,48% dibanding tahun sebelumnya sebesar US$12,38 miliar. Di tahun itu perusahaan juga mengalami penurunan pendapatan sebesar 8,82% dari US$93,58 miliar menjadi US$85,32 miliar. 

Penurunan pendapatan tersebut tampaknya memicu perusahaan untuk mulai memikirkan pengembangan bisnis lain, seperti saat Microsoft membeli Nokia untuk mengembangkan bisnis gadget. Tidak hanya fokus pada bisnis sistem perangkat lunak untuk komputer, Microsoft juga mulai melakukan riset dan pengembangan di bidang komputasi awan, machine learning dan AI, augmented and virtual reality, IoT, drone dan autonomous cars, serta blockchain.

Fasilitas penelitian dan pengembangan utama terletak di Redmond, Washington, yang mengoperasikan fasilitas penelitian dan pengembangan di bagian lain di Amerika Serikat dan seluruh dunia, termasuk Kanada, China, Denmark, Estonia, Jerman, India, Israel, dan Inggris.

Apple Inc; Dana R&D US$10,05 Miliar

Dari lima perusahaan ICT dengan dana R&D terbesar, Apple Inc berada di peringkat terakhir, dengan dana US$10,5 miliar. Dana tersebut mengalami pertumbuhan terbesar 24,52% dibanding tahun sebelumnya yang hanya US$8,07 miliar. 

Apple adalah perusahaan dengan produk yang memiliki prestis khususnya bagi sebagian masyarakat Indonesia, seperti iPhone, iPad, dan iMac.

Produk inovatif dari Apple berawal dari para desainer di perusahaan ini yang bebas mengembangkan idenya tanpa batas. Desainer di perusahaan ini diperlakukan seperti kalangan ningrat sehingga mengubah cara pandang mereka dalam menentukan sebuah produk. Kreativitas mereka tidak dibatasi oleh proses pembuatan dan biaya. Mereka bisa menciptakan apa pun tanpa harus memikirkan harga bahan-bahan yang digunakan atau berapa biaya produksinya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Alphabet Inc, Intel Corporation, Samsung Electronics Co Ltd, Microsoft Corporation, Apple Inc, information communication technology (ICT)

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Reuters/Charles Platiau

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,472.52 4,427.42
British Pound GBP 1.00 20,850.86 20,635.06
China Yuan CNY 1.00 2,365.81 2,340.63
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,824.71 16,657.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,234.47 10,129.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,170.54 2,148.72
Dolar Singapura SGD 1.00 11,713.11 11,592.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,416.33 18,226.42
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,847.41 3,798.70
Yen Jepang JPY 100.00 15,668.38 15,508.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4531.685 65.648 687
2 Agriculture 924.089 9.599 22
3 Mining 1194.094 19.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 601.298 24.602 78
5 Miscellanous Industry 736.578 21.582 51
6 Consumer Goods 1704.035 64.759 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.391 -2.538 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 802.387 12.629 79
9 Finance 971.863 -0.770 92
10 Trade & Service 594.509 3.064 170
No Code Prev Close Change %
1 SOCI 85 114 29 34.12
2 HKMU 73 94 21 28.77
3 ELSA 141 181 40 28.37
4 SAMF 218 272 54 24.77
5 ARTO 915 1,140 225 24.59
6 DUCK 442 550 108 24.43
7 MPRO 925 1,135 210 22.70
8 RAJA 86 104 18 20.93
9 CARS 50 60 10 20.00
10 GWSA 82 98 16 19.51
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 400 372 -28 -7.00
2 AGII 505 470 -35 -6.93
3 POLL 10,150 9,450 -700 -6.90
4 ENVY 131 122 -9 -6.87
5 GEMA 350 326 -24 -6.86
6 NASA 234 218 -16 -6.84
7 AMAN 234 218 -16 -6.84
8 MAPA 1,830 1,705 -125 -6.83
9 SSIA 410 382 -28 -6.83
10 LAND 498 464 -34 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,930 2,870 -60 -2.05
2 REAL 57 61 4 7.02
3 MNCN 900 1,000 100 11.11
4 PAMG 114 107 -7 -6.14
5 BBCA 27,400 27,050 -350 -1.28
6 TELE 118 140 22 18.64
7 PURA 77 75 -2 -2.60
8 ISSP 148 146 -2 -1.35
9 TLKM 3,100 3,130 30 0.97
10 BBNI 3,680 3,850 170 4.62