Portal Berita Ekonomi Senin, 16 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:04 WIB. Thailand - Federasi Industri Thailand sarankan ke otoritas moneter untuk lakukan pemotongan suku bunga agar Baht jinak
  • 18:32 WIB. Brunei - Ekspor Brunei turun 9% (y on y) pada Juni 2019, menjadi 634,4 juta dolar Brunei
  • 16:18 WIB. Korea - Transaksi online produk kosmetik di Korsel naik 20% (y on y) periode Januari-Juli, menjadi US$5,6 M 
  • 16:14 WIB. Valas - Poundsterling melemah 0,51% terhadap dollar pada posisi 1,24 $/Pound
  • 16:13 WIB. Valas - Euro melemah 0,07% terhadap dollar pada posisi 1,11 $/Euro
  • 16:12 WIB. Valas - Yuan menguat 0,17% terhadap dollar pada posisi 7,07 Yuan/$
  • 16:11 WIB. Valas - Yen menguat 0,31% terhadap dollar pada posisi 107,76 Yen/$
  • 16:08 WIB. Bursa - Shanghai Composite Index ditutup melemah 0,02% pada posisi 3.030
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,54% terhadap dollar pada posisi Rp 14.042 
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,13% pada posisi 7.358
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng hong Kong ditutup melemah 0,83% pada posisi 27.124
  • 15:44 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,64% pada posisi 2.062
  • 13:48 WIB. Serangan Aramco - SK Innovation Co Korsel: Kilang telah mendiversikasi sumber impor minyak mentah, tidak signifikan pengaruhnya
  • 13:40 WIB. Serangan Aramco - S-Oil Corp Korea: Gangguan pasokan tidak mungkin terjadi karena cadangan dari Aramco ada juga di Belanda dan Jepang
  • 13:16 WIB. China - Penjualan eceran barang konsumsi di China naik 7,5% (y on y) pada Agustus (US$479,78 M)

3 Hal Penghambat Industri Gaming Indonesia

3 Hal Penghambat Industri Gaming Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pasar gaming di Indonesia meningkat dalam beberapa tahun terakhir, bahkan saat ini Indonesia dikatakan menjadi negara dengan pasar gaming terbesar di Asia Tenggara. Namun, pertumbuhan pasar tersebut sayangnya tidak diimbangi dengan pertumbuhan industri gaming itu sendiri.

CEO dan co-founder Agate Studio, Arief Widhiyasa, melihat ada tiga hal yang menjadi hambatan dalam pertumbuhan industri gaming Indonesia.

"Yang pertama adalah talenta. Kapabilitas teman-teman di Indonesia kalau dibandingkan luar negeri kita masih punya gap, jadi perlu lebih jago lagi dalam developing," ujar Arief ditemui usai peluncuran platform Mfun di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Selanjutnya, menurut Arief, jumlah uang yang diinvestasikan untuk industri gaming di Indonesia masih sangat sedikit.

"Kalau misalnya saya bandingkan dengan China, itu setahunnya dia investasi sekitar US$8 miliar, Vietnam itu US$60 juta tiap tahun untuk bikin game, Indonesia itu cuma US$2 juta per tahun untuk bikin game, jadi sangat sedikit," kata Arief.

Terakhir, Arief melihat jumlah perusahaan dan pengembang game yang berhasil bertahan dan tumbuh besar masih sangat sedikit.

"Di Korea ada sekitar 16 ribu game developer, Indonesia saja yang punya perusahaan itu di bawah 20. Mungkin orangnya banyak ada 1.500 tapi jumlah yang akhirnya berhasil menjadi perusahaan ada sedikit. Jadi, tiga ini menjadi PR bersama kita untuk ditingkatkan," lanjut dia.

Lebih lanjut, soal talenta, Arief melihat bahwa saat ini Indonesia sudah memiliki sekitar belasan sekolah yang menawarkan program edukasi khusus game. Hanya saja ini membutuhkan waktu karena baru ada kelulusan pada empat tahun mendatang. Sementara itu, untuk investasi, Arief mengatakan setidaknya diperlukan 10 persen dari pasar gaming di Indonesia.

"Semakin besar semakin bagus. Karena market gaming di Indonesia itu US$800 juta per tahun, jadi setidaknya investasinya 10 persen, US$80 juta itu minimal, kalau enggak kita akan menjadi pasar lagi," kata dia.

Meski Arief mengaku perusahaan miliknya masih tumbuh lebih dari dua kali lipat setiap tahunnya, pasar gaming yang tumbuh berkali lipat dalam beberapa tahun terakhir tampaknya tidak diiringi dengan pertumbuhan pengembang game. Arief melihat pengembang game di Indonesia secara keseluruhan mengalami penurunan.

Meski begitu, menurut dia, pemerintah sudah mulai melakukan banyak inisiatif untuk mengantisipasi hal ini terus berlangsung.

"Saya melihatnya dari Bekraf itu lumayan sering, dia gerak di grass root ada, bantu teman-teman developer ke luar negeri ada, dari Kominfo juga sangat membantu untuk teman-teman developer mendapat investasi," kata Arief.

Dia berharap pemerintah dapat terus mendukung dalam konteks kebijakan, baik dari segi talenta maupun investasi yang datang ke pengembang game di Indonesia sehingga diharapkan perusahaan gaming di Indonesia akan lebih banyak. Arief yakin bahwa lima hingga sepuluh tahun ke depan, game dari para pengembang game lokal dapat mengambil setidaknya separuh pasar dari game di Indonesia.

"Saya optimis, kayak musik kita berhasil menguasai 90 persen pasar musik, 50 persen saja pada 10 tahun lagi itu sudah sangat bagus. Dan, kalau kita memprediksikan bahwa padda 2030 indonesia bakal jadi top 5 GDP, artinya pasar kita akan menjadi pasar yang lebih besar daripada Jepang," tambah dia.

Tag: Agate Studio, Arief Widhiyasa

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.53 3,719.01
British Pound GBP 1.00 17,582.91 17,401.23
China Yuan CNY 1.00 1,994.14 1,974.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,090.00 13,950.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,681.24 9,582.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.39 1,782.38
Dolar Singapura SGD 1.00 10,251.00 10,145.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,606.08 15,449.63
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.58 3,348.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,077.78 12,946.64

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6219.435 -115.408 652
2 Agriculture 1361.119 -4.695 21
3 Mining 1679.100 9.097 49
4 Basic Industry and Chemicals 894.538 -4.674 72
5 Miscellanous Industry 1188.637 -9.828 49
6 Consumer Goods 2222.625 -143.391 53
7 Cons., Property & Real Estate 496.194 -2.638 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.711 -0.304 75
9 Finance 1248.458 -20.517 90
10 Trade & Service 806.205 -6.008 162
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 67 90 23 34.33
2 LPLI 125 158 33 26.40
3 ITIC 800 1,000 200 25.00
4 MYTX 63 77 14 22.22
5 TALF 312 360 48 15.38
6 APEX 530 580 50 9.43
7 AHAP 57 62 5 8.77
8 POLL 4,630 5,025 395 8.53
9 SHID 3,350 3,600 250 7.46
10 ARTA 364 390 26 7.14
No Code Prev Close Change %
1 GGRM 68,800 54,600 -14,200 -20.64
2 OMRE 1,740 1,400 -340 -19.54
3 HMSP 2,800 2,290 -510 -18.21
4 JAWA 150 124 -26 -17.33
5 BMSR 120 100 -20 -16.67
6 AKSI 580 486 -94 -16.21
7 BRAM 7,400 6,225 -1,175 -15.88
8 OKAS 224 193 -31 -13.84
9 BCAP 199 172 -27 -13.57
10 BAPI 150 130 -20 -13.33
No Code Prev Close Change %
1 HMSP 2,800 2,290 -510 -18.21
2 MNCN 1,305 1,285 -20 -1.53
3 GGRM 68,800 54,600 -14,200 -20.64
4 IPTV 555 540 -15 -2.70
5 BBRI 4,310 4,190 -120 -2.78
6 MAMI 129 130 1 0.78
7 BAPI 150 130 -20 -13.33
8 IATA 50 50 0 0.00
9 BMTR 376 364 -12 -3.19
10 ADRO 1,375 1,430 55 4.00