Portal Berita Ekonomi Minggu, 19 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:18 WIB. Qatar - Qatar menuding Arab Saudi telah melarang warga negaranya melakukan ibadah haji pada tahun ini.
  • 21:17 WIB. Pramuka - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, mengharapkan Pramuka lebih berperan dalam mendidik generasi milenial.
  • 21:16 WIB. Asian Games - Kontingen China menjadi kontingen terbesar selain kontingen Indonesia dalam Asian Games 2018.
  • 21:13 WIB. CAD - DPR menginginkan pembangunan infrastruktur jangan sampai membuat defisit transaksi berjalan semakin membengkak.
  • 21:13 WIB. Kurban - Pemkab Kulon Progo mengimbau pantia pemotongan hewan kurban tidak mencuci jeroan di sungai.
  • 21:11 WIB. Asian Games - Manajer tim menembak Indonesia Sarozawato Zai meminta atlet menjauhi medsos saat hari perlombaan Asian Games 2018.
  • 21:10 WIB. BRI - BRI Cabang Serang membekali 23 siswa peserta SMN dari Kalimantan Selatan mengenai kewirausahaan dan e-commerce.
  • 21:09 WIB. TKI - Dua TKI asal NTT yang bekerja di Malaysia dipulangkan karena menderita sakit parah.
  • 21:07 WIB. Impor - DPR meminta agar pemerintah jangan lagi melakukan kebijakan impor beras.
  • 20:34 WIB. Bali - Pemerintah Bali menanti direct flight Denpasar-London setelah pembukaan kantor Konsulat Jenderal Inggris di Bali.
  • 20:33 WIB. CSR - Pos Indonesia menghentikan program pengiriman bantuan secara gratis kepada korban bencana gempa bumi Lombok.

Kang Hasan: TPA Legok Nangka Bakal Terapkan Waste to Energy

Foto Berita Kang Hasan: TPA Legok Nangka Bakal Terapkan Waste to Energy
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Calon Gubernur Jawa Barat TB Hasanuddin, kembali melakukan kunjungan ke TPA Legok Nangka yang berada di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Setelah sebelumnya mengunjungi TPA Ciledug, Kabupaten Cirebon, yang sudah mencemari lingkungan dan darurat sampah.

Kang Hasan Sapaan Cagub Jabar nomor urut 2 tersebut mengatakan rencananya, TPPAS Legok Nangka akan menerapkan pengolahan sampah dengan menghasilkan energi, seperti waste to energy menjadi listrik atau menjadi PLTSa dengan bimbingan LKPP.

Dia menilai isu permasalahan lingkungan di Jawa Barat sudah cukup mengahawatirkan, salah satunya persoalan sampah yang belum menemukan solusi tepat. Mulai dari sampah yang menutupi bantaran sungai Citarum, hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di berbagai wilayah Jawa Barat, yang belum terselesaikan.

Menurutnya, kunjungannya ke TPA Legok Nangka, merupakan bentuk kepedulian terhadap berbagai permasalahan lingkungan di Jawa Barat yang membutuhkan penanganan segera.

Purnawirawan Jendral bintang dua itu mengatakan persoalan sampah, bukan hanya mempengaruhi lingkungan, akan tetapi menyangkut keberlangsung hidup masyarakat. Sehingga, sampah tidak lagi menjadi ancaman, akan tetapi, diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kunjungan saya kali ini, ingin melihat sejauh mana pembangunan TPA Legok Nangka. Ternyata paling cepat, kontruksi sampai operasinya bisa berjalan dengan baik, minimal butuh waktu 3 tahun yakni 2021," ungkap kata Kang Hasan usai berkeliling kawasan TPA Legok Nangka, Selasa (8/5/2018).

TPPAS Legok Nangka‎ merupakan TPPAS Regional yang diperuntukkan untuk menampung sampah dari Bandung Raya yaitu Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut, serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Rencananya, TPPAS Legok Nangka tersebut mengolah minimal 1.500 ton sampah setiap harinya dan mampu menghasilkan listrik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Sedangkan, pembangunannya menggunakan dana APBN, dengan lahan yang disediakan oleh Pemprov Jawa Barat. 

Sebagai calon Gubernur Jawa Barat, dirinya perlu memahami upaya yang dilakukan pemerintah saat ini, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, salah satunya TPA Legok Nangka.

Namun dilihat dari kondisi, Kang Hasan menilai, TPA tersebut belum siap difungsikan dengan baik.

Selain itu, TPA Sarimukti, yang selama ini digunakan, sudah mengalami kapasitas berlebih untuk menampung sampah. Sehingga, mantan anggota Komisi I DPR RI itu, akan memaksimalkan fungsi TPA sarimukti selama 3 tahun kedepan.

"Ini harus dipikirkan bagaimana membuat TPA Sarimukti bertahan hingga 3 tajun kedepan. Karena TPAS  Legok Nangka 2 tahun ke depan belum beroperasi," pungkasnya.

Tag: Tubagus Hasanuddin, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading