Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:56 WIB. Vivo - Vivo pastikan¬†ketersediaan V11 dan V11 Pro di setiap Vivi Store dari Sabang hingga Marauke.¬†
  • 08:50 WIB. Apple - Teddy Lee dan Mazen Koucrouche jadi pemilik iPhone XS pertama di dunia.
  • 08:47 WIB. SpaceX - SpaceX uji coba penerbangan roket terkuat tahun depan.
  • 08:45 WIB. iPhone - Hujan deras tak surutkan semangat ratusan pengantre iPhone di Singapura.
  • 08:43 WIB. Sony - Tahun depan, Sony hentikan produksi PS Vita di Jepang.
  • 05:15 WIB. Uber - Uber dalam pembicaraan untuk membeli perusahaan pengiriman makanan Deliveroo.
  • 05:15 WIB. Cybercrime - Gedung Putih berjanji untuk meningkatkan serangan cyber pada peretas.
  • 05:14 WIB. Emas - Emas menyentuh level tertinggi 1 Minggu karena meredanya kekhawatiran perdagangan.
  • 05:13 WIB. Eropa - Pasar Eropa naik pada penutupan karena kekhawatiran atas efek friksi perdagangan berkurang.
  • 05:12 WIB. Asia - Pasar Asia bervariasi karena investor bereaksi terhadap ketegangan perdagangan AS-China yang meningkat.
  • 05:12 WIB. Afghanistan - Afghanistan siap negosiasi langsung tanpa prasyarat dengan Taliban.
  • 05:11 WIB. Alibaba - Jack Ma mengatakan dia tidak akan pernah kembali untuk memimpin Alibaba.
  • 05:11 WIB. Minyak - Minyak mentah AS turun 32 sen, menetap di $70,80 per barel, setelah peringatan Twitter Trump ke OPEC.
  • 05:10 WIB. the Dow - Dow rally lebih dari 250 poin ke rekor penutupan pertama sejak Januari.
  • 05:06 WIB. Teheran - Iran menolak tawaran perundingan AS.

Anies Bantah Ingin Bangun Tol di Kepulauan Seribu

Foto Berita Anies Bantah Ingin Bangun Tol di Kepulauan Seribu
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak mewacanakan bangun tol untuk di Kepulauan Seribu karena harus disesuaikan dengan kebutuhan.

"Karena itu alamnya harus dirawat, dikelola dengan baik dan pembangunannya pun sesuai dengan kebutuhan. Kalau di tempat ini pun kita tidak membangun, tidak mewacanakan bikin tol, tidak mewacanakan hal-hal yang memang tidak dibutuhkan," kata Anies di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Rabu, saat peluncuran kapal pengangkut logistik.

Kepulauan Seribu dibangun sesuai dengan kebutuhannya, termasuk pada pembangunan manusianya, katanya.

Kapal Bahari Expres adalah kapal pengangkut logistik untuk kebutuhan bahan pokok di Kepulauan Seribu. Dimana selama ini mereka yang tinggal di Kepulauan Seribu mengalami harga - harga kebutuhan pokok relatif tinggi dan suplainya relatif jarang, katanya.

"Dengan adanya tambahan kapal ini Insya Allah akan bisa disuplai dengan teratur dan harganya Insya Allah bisa lebih terjangkau untuk seluruh warga kalau diperhatikan," kata Anies.

Ia mendapat laporan bahwa kapal ini akan bisa mengangkut kurang lebih 10 ton barang. Dengan 10 ton barang ini kalau kemarin kapal hanya bisa berkeliling dua kali dalam satu bulan.

"Dengan adanya kapal baru ini Insya Allah akan menjadi enam kali dalam satu bulan. Jadi ada lonjakan tiga kali lipat dengan tiga kali lipat ini kita berharap warga di Kepulauan Seribu akan bisa mndapat suplai kebutuhan pokon secara teratur dan Insya Allah harganya terjangkau," kata Anies.

Guna menghindari disparitas harga kebutuhan pokok di Kepulauan Seribu utamanya adalah masalah transportasi karena kenaikan harga muncul bukan karena barangnya tidak ada tetapi untuk menjangkau ke pulau itu ada kendala transportasi.

"Karena itu yang dibutuhkan adalah transportasi yang baik, transportasi yang rutin dan siklusnya cepat. Tapi ke depan juga seperti yang saya sampaikan akan ada Jakgrosir di sini nanti akan dibangun dan kita sudah tetapkan akan ada penentuan titiknya harus ditentukan lagi. Begitu titiknya sudah dapat izinnya keluar nanti kita akan resmikan dan segera dibangun," kata Anies.

Tag: Anies Baswedan, Kepulauan Seribu

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97