Teguh Santosa Jadi Delegasi Pemantau Pilpres Venezuela

Teguh Santosa Jadi Delegasi Pemantau Pilpres Venezuela Kredit Foto: Istimewa

Pimpinan Umum Rakyat Merdeka Online (RMOL) sekaligus wartawan senior Teguh Santosa berkesempatan menyaksikan langsung persiapan pemilihan presiden di Venezuela yang akan digelar pada 20 Mei mendatang.

Teguh menjadi salahsatu delegasi yang diundang oleh Dewan Pemilihan Nasional atau Consejo Nacional Electoral (CNE) untuk memantau jalannya pesta demokrasi di negara Latin tersebut.

Teguh dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman internasional dalam memantau pemilihan umum di negara lain.

"Ini adalah kesempatan yang berharga untuk mempelajari begaimana sistem politik di negara tertentu dibangun dan bekerja," ujar Teguh dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (10/5/2018).

Menurut rencana, Teguh akan mengikuti sejumlah kegiatan orientasi beberapa hari sebelum proses pemberian suara dilakukan.

Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Wakil Presiden Konfederasi Wartawan ASEAN (CAJ) ini pada tahun 2009 memantau pemilihan umum di Federasi Mikronesia. Teguh juga ikut memantau proses referandum yang diselenggarakan Kerajaan Maroko untuk memutuskan amandemen konstitusi tahun 2011.

Selain itu Teguh pun pernah menjadi petisioner di Komisi Politik Khusus dan Dekolonisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York pada 2011 dan 2012.

Untuk diketahui, Venezuela sudah menjalankan  pilpres keenam di era Revolusi Bolivarian yang ditandai dengan kemenangan Hugo Chavez di akhir era 1990an.  

Dewan Pemilihan Nasional atau Consejo Nacional Electoral (CNE), satu dari lima lembaga tinggi negara di Venezuela, telah menetapkan empat calon presiden yang akan berlaga di arena Pilpres 2018.

Keempatnya adalah sang petahana Nicolas Maduro dari Partai Uni Sosialis Venezuela (PSUV), Henri Falcon dari Partai Progresif, calon independen Javier Bertucci, dan tokoh gerakan Chavista, Reinaldo Quijada.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini