Portal Berita Ekonomi Sabtu, 21 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:25 WIB. 1MDB - Malaysia harap dana dari korupsi 1MDB bisa dipulihkan.
  • 18:27 WIB. Nuklir - AS: Denuklirisasi Korut tidak bisa rampung dalam 1 tahun.
  • 20:12 WIB. Aprobi - Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia memperkirakan ekspor biodiesel tahun ini bisa mencapai 800.000 kiloliter.
  • 18:28 WIB. TKI - RI-Brunei sepakat MoU perlindungan TKI selesai akhir tahun.
  • 18:27 WIB. ISIS - WNI terduga ISIS di Malaysia akan dipulangkan ke Indonesia.
  • 18:25 WIB. Palestina - Abbas: UU Yahudi Israel tak surutkan perjuangan Palestina.
  • 18:23 WIB. Catalonia - Spanyol batalkan surat perintah penangkapan bagi separatis Catalonia.
  • 18:23 WIB. Suriah - Kelompok teror serahkan ladang minyak ke rezim Assad.
  • 18:22 WIB. Korea Utara - Karena sanksi PBB, perekonomian Korea Utara merosot.
  • 18:21 WIB. Korsel - Eks Presiden Korsel, Park Geun-hye, dijatuhi hukuman tambahan 8 tahun penjara.
  • 18:21 WIB. Google - Trump kritik Uni Eropa karena denda Google USD5 miliar.
  • 17:34 WIB. Politik - Cak Imin: Menteri maju caleg tak ganggu pemerintahan.
  • 17:34 WIB. Politik - Muhaimin: Umat Islam harus aktif dalam pembangunan.
  • 17:33 WIB. Politik - Muhaimin minta pemerintah lebih perhatikan sekolah swasta-pesantren.

Pelita Air Catat Laba Bersih US$2,7 Juta pada 2017, Naik 552%

Foto Berita Pelita Air Catat Laba Bersih US$2,7 Juta pada 2017, Naik 552%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Usai melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), PT Pelita Air Service mencatat laba bersih tahun 2017 sebesar US$2,7 juta. Pencapaian laba bersih ini meningkat 552% dibandingkan laba bersih audit 2016 sebesar US$0,48 juta.

Selain itu, RUPS juga menyetujui laporan pendapatan 2017 yang telah diaudit naik 6% menjadi US$56,54 juta, dibandingkan pendapatan audit 2016 US$53,34 juta. Hal ini merupakan bagian dari hasil Rapat umum Pemegang Saham Tahun Pelita Air Service yang dilaksanakan Rabu, (9/5/2018) di Jakarta.

Pertumbuhan laba bersih yang signifikan di tahun 2017 ini merupakan hasil dari proses transformasi yang dijalankan oleh PT Pelita Air Service sejak tahun 2016 setelah sebelumnya di tahun 2015 mengalami kerugian sebesar US$21,25 juta. 

Langkah transformasi yang dilakukan oleh PT Pelita Air Service di antaranya pengembangan pasar dan sinergi BUMN melalui pelaksanaan distribusi BBM Satu Harga di Tarakan dan Papua yang dijalankan oleh Pelita Air sejak 18 Oktober 2016 menggunakan pesawat Air Tractor 802 serta sinergi dengan anak perusahaan Pertamina Group, seperti PHE dan PHM.

Selama tahun 2017, secara umum, kinerja operasional PT Pelita Air Service mencatat pertumbuhan melalui peningkatan misi penerbangan sebesar 40% dari 1.059 misi penerbangan di tahun 2016 menjadi 1.479 misi penerbangan di tahun 2017, dengan kenaikan jam terbang aman sebesar 13% dari 9.286 jam terbang aman di tahun 2016 menjadi 10.525 jam terbang aman di tahun 2017.

"Peningkatan kinerja operasional ini utamanya dipengaruhi oleh operasional Air Tractor 802 yang mendistribusikan BBM di wilayah Tarakan dan Papua. Selama tahun 2017, Pelita Air Service telah mendistribusikan 2.343 KL BBM kepada masyarakat di area terluar dan terpencil di Tarakan dan Papua. Tingkat kesehatan perusahaan mencapai skor total 87, dengan rincian aspek keuangan skor 65, pertumbuhan 13, dan administrasi 10 sehingga perusahaan termasuk dalam kategori sehat (AA)" jelas Corporate Secretary PT Pelita Air Service, Fety pada Rabu, (9/5/2018).

Kinerja HSSE dan GCG telah terealisasi dengan baik, yakni Pelita Air Service mencatat 1.123.381 jam kerja aman dan score assessment GCG 2017 mencapai 84,70.

Tahun 2017 telah dilalui dengan sangat baik. Tahun ini, Pelita Air Service dihadapkan dengan tahun penuh tantangan. Sebagai anak perusahan Pertamina yang bergerak di bidang aviasi dan dipercaya untuk mengelola aset bandar udara, ke depan Pelita Air Service akan meningkatkan kerja sama dengan TNI AU dan Angkasa Pura untuk menjalankan operasional Pondok Cabe.

Selain itu, sebagai bagian dari pengembangan bisnis, Pelita Air Service juga akan meluncurkan layanan Helicopter Emergency Medical Services menggunakan helikopter yang dilengkapi dengan tenaga medis dan fasilitas medis.

Tag: PT Pelita Air Service, Fety

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Reuters/Toby Melville

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10