Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:05 WIB. Palestina - Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menderita infeksi paru.
  • 09:03 WIB. Suriah - Sistem pertahanan Rusia tembak jatuh pesawat nirawak di Suriah.
  • 09:03 WIB. Najib Razak - Pagi ini, KPK Malaysia periksa Najib Razak di Putrajaya.
  • 09:01 WIB. Korea - Trump desak China perketat perbatasan dengan Korut.
  • 09:00 WIB. Iran - AS ancam jatuhkan sanksi terbesar dalam sejarah pada Iran.
  • 08:59 WIB. Inggris - Inggris: penyelidikan publik atas kebakaran Grenfell dimulai.
  • 08:57 WIB. Venezuela - AS jatuhkan sanksi baru ke Venezuela usai kemenangan Maduro.
  • 08:56 WIB. Yerusalem - Palestina kutuk relokasi kedutaan Paraguay ke Yerusalem.
  • 08:56 WIB. Sri Lanka - Hujan lebat di Sri Lanka renggut 5 korban jiwa.
  • 08:55 WIB. CIA - Gina Haspel mulai bertugas sebagai Direktur CIA.
  • 08:51 WIB. HELI - Jaya Trishindo menargetkan laba bersih tumbuh sekitar 15% pada tahun ini.
  • 08:50 WIB. HELI - Jaya Trishindo menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20% menjadi Rp170 miliar pada 2018.
  • 08:50 WIB. HELI - Jaya Trishindo mencatat laba bersih merosot 87,30% menjadi Rp264,33 juta sepanjang kuartal pertama tahun ini.
  • 08:48 WIB. MDKA - Merdeka Copper Gold menyiapkan anggaran belanja modal sekitar US$90 juta pada 2018.
  • 08:47 WIB. MDKA - Merdeka Copper Gold mematok pertumbuhan pendapatan sebesar 30% menjadi US$167,7 juta pada 2018.

BTN Incar Dana Murah Rp1,5 Triliun dari T-Cash

Foto Berita BTN Incar Dana Murah Rp1,5 Triliun dari T-Cash
Warta Ekonomi.co.id, Malang -

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN bekerja sama dengan PT Telkomsel untuk meningkatkan penetrasi layanan keuangan inklusif melalui Tcash. Lewat kerja sama ini BTN juga menargetkan bisa menggaet 200 ribu nasabah dan perolehan dana murah mencapai Rp1,5 triliun.

Direktur Utama BTN Maryono mengungkapkan, kerja sama ini merupakan realisasi dari sinergi BUMN. Dengan kerja sama ini diharapkan bisa mendukung layanan keuangan inklusif dimana sekitar 100 juta penduduk Indonesia belum tersentuh layanan perbankan.

"Hampir semua penduduk Indonesia mempunyai ponsel, tetapi mereka belum tentu memiliki rekening perbankan. Makanya kami menggandeng Telkomsel dengan layanan Tcash-nya untuk berperan dalam upaya meningkatkan Laku Pandai," jelas Maryono usai meluncurkan layanan BTN-Tcash di Malang, Jawa Timur, Kamis (10/5/2018).

Menurut Maryono, kerja sama ini akan membuat dana murah perseroan semakin meningkat. Pasalnya, pelanggan Tcash yang saat ini mencapai 20 juta sangat potensial untuk menjadi nasabah BTN.

Untuk tahap awal, lanjut Maryono, hingga akhir tahun 2018, BTN menargetkan bisa membuka 200 ribu rekening Tabungan Cermat dari kerja sama tersebut. Dari jumlah nasabah tersebut, diharapkan dana murah yang bisa diraih mencapai Rp1,5 triliun.

"Ini potensi yang sangat besar dan harus kami manfaatkan untuk mendongkrak dana murah agar komposisinya bisa di atas 50%," tegasnya.

Lebih lanjut Maryono menuturkan, layanan BTN-Tcash tersebut akan mempermudah Agen Griya BTN, agen layanan keuangan tanpa kantor (Laku Pandai) milik Bank BTN, untuk memberikan layanan keuangan bagi masyarakat yang belum terjangkau perbankan.

Adapun, melalui BTN-Tcash, nasabah Tabungan BTN Cermat dari program Laku Pandai Bank BTN dan pengguna Tcash dapat dengan mudah melakukan transaksi. Sebab, dengan kemitraan ini memudahkan transfer atau pengiriman saldo dari akun tabungan BTN Cermat ke akun e-money Tcash Telkomsel dan begitu juga sebaliknya dengan mudah.

Pelanggan juga bisa melakukan pembayaran mobile  melalui layanan tersebut serta memiliki rekening tabungan dengan bunga bulanan tanpa dikenakan biaya administrasi dan saldo minimum.

"Ke depannya, Bank BTN dan Tcash juga akan menghadirkan layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Mikro dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam genggaman bagi para nasabahnya," katanya.

Layanan KPR Mikro dan KUR tersebut nantinya akan memanfaatkan metode analisa dan pengolahan data (data analytics) untuk menentukan pelanggan yang tepat untuk mendapatkan dua produk Bank BTN tersebut.

Kemudian, dana KUR dan KPR Mikro yang telah disetujui dapat disalurkan melalui akun Tcash pelanggan yang telah terdaftar sebelumnya, dengan maksimal dana sebesar Rp10 Juta.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan kerja sama dengan Bank BTN tersebut akan turut membantu pihaknya merealisasikan visi perusahaan untuk menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi, guna menghubungkan lebih banyak pelanggan di segmen mikro ke dalam layanan finansial dan mendukung keuangan inklusif.

"Hadirnya layanan ini dapat mejadi solusi bagi pelanggan segmen ini di pelosok Indonesia, dengan memanfaatkan jaringan luas uang elektronik Tcash dan layanan laku pandai BTN Cermat, untuk dapat menikmati layanan finansial secara lebih praktis dan aman,” tegas Ririek.

Adapun, layanan keuangan Tcash dan BTN telah diperkenalkan pada akhir tahun lalu, di mana seluruh pelanggan baru maupun existing Tcash dan BTN Cermat dapat memiliki layanan ini, dengan melakukan registrasi di agen Bang Tcash dan BTN di seluruh Indonesia. Untuk dapat menggunakan beragam fitur finansial dalam layanan ini, dapat dilakukan melalui kode menu *144*1# dari ponsel jenis apapun.

Tag: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel)

Penulis/Editor: Fajar Sulaiman

Foto: BTN

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5733.854 -49.456 581
2 Agriculture 1544.033 34.109 19
3 Mining 1908.397 21.577 44
4 Basic Industry and Chemicals 757.643 -4.711 69
5 Miscellanous Industry 1155.231 2.164 44
6 Consumer Goods 2362.984 -16.826 45
7 Cons., Property & Real Estate 447.090 -2.643 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 985.528 -14.959 64
9 Finance 999.500 -19.108 92
10 Trade & Service 894.918 -2.039 139
No Code Prev Close Change %
1 FORZ 334 416 82 24.55
2 MITI 84 101 17 20.24
3 WOOD 462 545 83 17.97
4 GOLD 412 486 74 17.96
5 DEFI 940 1,100 160 17.02
6 TRIL 77 89 12 15.58
7 BUKK 1,550 1,700 150 9.68
8 ERAA 2,150 2,350 200 9.30
9 BIMA 76 83 7 9.21
10 ALMI 292 318 26 8.90
No Code Prev Close Change %
1 KONI 308 252 -56 -18.18
2 ETWA 88 74 -14 -15.91
3 UNIT 320 270 -50 -15.62
4 IKAI 505 446 -59 -11.68
5 LPIN 1,015 910 -105 -10.34
6 ESSA 276 250 -26 -9.42
7 GOLL 82 76 -6 -7.32
8 APLI 107 100 -7 -6.54
9 BPFI 535 500 -35 -6.54
10 TOBA 2,330 2,180 -150 -6.44
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,940 2,760 -180 -6.12
2 WOOD 462 545 83 17.97
3 BMTR 540 540 0 0.00
4 ERAA 2,150 2,350 200 9.30
5 ADRO 1,905 1,950 45 2.36
6 KREN 660 655 -5 -0.76
7 PTBA 3,690 3,830 140 3.79
8 BMRI 6,800 6,675 -125 -1.84
9 PGAS 1,980 1,935 -45 -2.27
10 TLKM 3,490 3,420 -70 -2.01