Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup amblas 0,40% di akhir sesi I.
  • 10:48 WIB. BTN - Penghimpunan dana BTN tumbuh 10,98% yoy menjadi Rp215,83 triliun.
  • 10:46 WIB. PGN - PGN menggelar BUMN Goes to Campus di universitas Katolik Santo Thomas Medan.
  • 10:45 WIB. WIKON - Wijaya Karya Industri & Konstruksi meresmikan produksi perdana gelagar baja untuk pasar Filipina.
  • 10:04 WIB. Perundingan Dagang - AS-China akan kembali melakukan perundingan dagang pada akhir April 2019 mendatang. 
  • 10:02 WIB. Perang Dagang - Trump perkuat sinyal perang dagang dengan Uni Eropa. 
  • 09:59 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,36% ke level Rp14.125 per dolar AS. 

Usai Dilan 1990, Pidi Baiq Garap Film Koboy Kampus

Usai Dilan 1990, Pidi Baiq Garap Film Koboy Kampus - Warta Ekonomi
WE Online, Bandung -

Setelah sukses menggarap film Dilan 1990 yang berhasil mengantongi lebih dari 4,3 juta penonton, Pidi Baiq kembali menggarap film Koboy Kampus.

Sebagai langkah awal keterlibatan di dunia hiburan. 69 Production bangsa bisa bekeriasama untuk mewujudkan karya film yang dianzkat dari Pengalaman kuliah seniman sebesar Pidi Baiq 

Film ini akan menampilkan kehidupan mahasiswa senirupa ITB yang terjadi pada era tahun 1995 hingga dimulainya era reformasi pada tahun 1998, dibalut dengan sajian-sajian humor yang segar. 

Film yang didukung oleh profesional perfilman dari Bianglala Productions dan The Panasdalam Movie ini diharapkan dapat memeriahkan industri perfilman yang sekarang semakin semarak. 

Ayah sapaan Pidi Baiq menjelaskan film Koboy Kampus merupakan kisah nyata yang terjadi antara tahun 1995 sampai 1998, di masa pemerintahan Orde Baru sedang digoyang oleh adanya gerakan mahasiswa yang menuntut terjadinya reformasi. Pada saat itu terdapat lima orang mahasiswa senirupa ITB memiliki cara lain di dalam menyikapi situasi dan keadaan indonesia di masa itu. 

"Ketimbang ikut-ikutan demo, mereka memilih memisahkan diri dari NKRI dan mendirikan sebuah negara sendiri berukuran 8x10m di lantai dua gedung Fakultas Seni Rupa dan Desain lTB (FSRD-ITB),"katanya kepada wartawan di Bandung, Rabu malam (9/5/2018)

Negara tersebut diberi nama Negara Kesatuan Republik The Panasdalam. Penduduknya sebanyak 18 orang, yang tak lain adalah kawan-kawan mereka sendiri. 

Negara itu juga dibentuk langsung oleh Pidi, sekaligus mengangkat dirinya sendiri sebagai imam besar The Panasdalam. imam besar The Panasdalam memiliki hak penuh di dalam memilih dan menentukan presiden. Presiden yang terpiih saat itu adalah Deni Rodendo. 

"Alasan memilih Deni karena Deni dianggap satu-satunya presiden di dunia yang hapal nama penduduknya. Itu prestasi," ungkapnya.

Pidi juga membentuk Dewan Syuro untuk menjadi partner di dalam menentukan arah kebijakan negara The Panasdalam. Ketua dewan syuro yang diangkat oleh Imam Besar pada saat itu adalah Ninuk. 

"Alasan memilih Ninuk juga karena dia mau menjadi ketua Dewan Syuro," ujarnya.

Selanjutnya, setelah Suharto lengser. Imam Besar pun memprakarsai diadakannya Muktamar The Panasdalam, yang diadakan di Dago Tea House. Tujuan Muktamar ini adalah untuk menentukan apakah setelah Suharto turun, The Panasdalam tetap akan menjadi Negara atau bergabung lagi dengan NKRI.

"Akhirnya The Panas dalam bergabung kembali dengan NKRI," ucapnya.

Pidi mengaku, sampai saat ini pihaknya masih melakukan casting pemain, rencananya film tersebut akan mengambil lokasi shooting di kampus ITB.

"Mudah-mudahan tiga bulan lagi Koboy Kampus akan tayang," pungkasnya.

Tag: Dilan 1990, Film

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,782.13 3,743.97
British Pound GBP 1.00 18,347.13 18,157.82
China Yuan CNY 1.00 2,110.41 2,089.28
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,183.00 14,041.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,986.25 9,883.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.85 1,790.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.96 10,334.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,907.65 15,742.77
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,433.31 3,396.47
Yen Jepang JPY 100.00 12,678.11 12,548.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6462.822 48.079 632
2 Agriculture 1471.418 6.415 21
3 Mining 1816.490 35.325 47
4 Basic Industry and Chemicals 835.511 4.182 71
5 Miscellanous Industry 1327.492 19.942 46
6 Consumer Goods 2506.880 31.053 52
7 Cons., Property & Real Estate 491.243 -0.634 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.999 14.156 73
9 Finance 1303.709 2.892 91
10 Trade & Service 815.278 5.604 156
No Code Prev Close Change %
1 HRME 466 580 114 24.46
2 ABBA 147 169 22 14.97
3 LUCK 840 960 120 14.29
4 BCAP 149 170 21 14.09
5 ALMI 525 595 70 13.33
6 CNTX 505 570 65 12.87
7 GSMF 110 123 13 11.82
8 JSKY 1,080 1,200 120 11.11
9 ZINC 555 615 60 10.81
10 MYTX 75 83 8 10.67
No Code Prev Close Change %
1 TRIS 266 200 -66 -24.81
2 ARTA 535 406 -129 -24.11
3 MTPS 1,210 920 -290 -23.97
4 CPRI 168 131 -37 -22.02
5 TRIO 155 121 -34 -21.94
6 IIKP 125 99 -26 -20.80
7 MTSM 238 202 -36 -15.13
8 BBLD 565 480 -85 -15.04
9 GHON 1,500 1,275 -225 -15.00
10 MKPI 17,175 15,000 -2,175 -12.66
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 168 131 -37 -22.02
2 BGTG 82 83 1 1.22
3 TLKM 3,780 3,850 70 1.85
4 TRAM 111 112 1 0.90
5 ABBA 147 169 22 14.97
6 FREN 312 298 -14 -4.49
7 BUMI 113 125 12 10.62
8 ERAA 1,495 1,585 90 6.02
9 UNTR 26,075 27,200 1,125 4.31
10 ESTI 109 100 -9 -8.26