Portal Berita Ekonomi Minggu, 27 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:59 WIB. DKI Jakarta - Anies soal Ormas minta THR jika langgar hukum laporkan.
  • 09:57 WIB. DKI Jakarta - Anies kaji usul PKS soal Milad Jakarta pada ramadan ke-22.
  • 09:57 WIB. Nasional - Kemendagri: 10 juta penduduk belum rekam e-KTP.
  • 09:56 WIB. Pilpres - Gatot Nurmantyo optimis ikut Pilpres 2019.
  • 09:56 WIB. Politik - Fahri Hamzah belum maafkan dosa Abraham Samad terhadap eks presiden PKS.
  • 09:55 WIB. Politik - Moeldoko sebut Perpres korupsi tinggal diteken Jokowi.
  • 09:55 WIB. Politik - KPU akan undang parpol sosialisasi larangan caleg koruptor.
  • 09:54 WIB. Politik - JK kritik pembagian takjil berlabel #2019GantiPresiden.
  • 09:54 WIB. Politik - SETARA Institute: Perpres pelibatan TNI berpotensi lampaui UU Terorisme.
  • 09:53 WIB. Hukum - Hidayat Nur Wahid: Pelaku bom Gereja tidak melaksanakan ajaran Islam.
  • 09:53 WIB. Nasional - Menag minta petugas haji jadi role model jemaah Indonesia di tanah suci.
  • 09:52 WIB. Politik - Golkar: Ali Mochtar bantu Jokowi komunikasi ke jaringan muslim.
  • 09:52 WIB. Politik - Sekjen PAN: Caleg jangan coba sogok pemilih dengan uang.
  • 09:50 WIB. Politik - KPU: Penolakan DPR soal larangan mantan napi korupsi bersifat politis.
  • 09:49 WIB. Politik - JK: Sedekah di bulan ramadan jangan bermuatan politis.

Nasdem Jabar Kutuk Keras Aksi Bom Surabaya

Foto Berita Nasdem Jabar Kutuk Keras Aksi Bom Surabaya
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

DPW Partai Nasdem Provinsi Jawa Barat mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Surabaya, pada Minggu (13/5), dan Senin (15/5) di Polrestabes Surabaya.

Ketua DPW NasDem Jabar, Saan Mustopa mengatakan peristiwa tersebut harus mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah terutama aparat keamanan negara. 

"Hari ini belum begitu lama, sudah terjadi lagi pemboman di Mapolres Surabaya, menurut saya ini harus segera mendapata perhatian serius dari pemerintah," katanya kepada wartawan di Bandung, Senin (14/5/2018).

Saan mengungkapkan pihaknya mendorong pemerintah agar mampu memberikan jaminan kepastian keamanan dengan cara melakukan tindakan nyata dan menyeluruh untuk mengakhiri segala tindakan jenis teror yang dilakukan kepada seluruh warga negara yang ada di Indonesia.

Selain itu, partai besutan Surya Paloh ini juga meminta kepasa lembaga keamanan negara seperti Badan Intelejen Negara (BIN) untuk bisa mengantisipasi sejak dini, segala jenis tindakan teror yang akan dilakukan oleh para teroris tersebut

"Jangan dibuat negara dalam keadaan tidak aman. Kita ingin masyarakat juga jangan dibuat ketakukan, maka jaminan kemanan pun bagian yang sangat penting yang harus diberikan oleh pemerintah bagi masyarakat," tegasnya 

Berkenaan dengan Revisi Undang undang Anti Terorisme yang sampai saat ini masih mandeg di DPR, Saan pun mengimbau agar Undang Undang tersebut secepatnya dituntaskan. "Kita juga meminta agar Undang Undang tersebut segra diselelesaikan," imbuhnya.

Selain itu, Nasdem juga meminta kepada pemerintah bahwa penanggung jawab lembaga keamanan negara yang belum bisa bekerja secara maksimal dan tidak bisa memenuhi perintah Presiden RI agar direkstukturisasi atau dikaji ulang  dan dilakkukan pergantian. 

"Kalau memang tidak bisa menyelesaikan tanggung jawabnya, ya harus direktukturisasi atau diganti lembaga keamanannya," tegasnya.

Menurutnya, dengan kejadian aksi teror yang berturut-turut seperti kejadian Mako Brimob yang bisa dikuasai teroris bahkan bisa melakukan aksi terornya di Mapolres Surabaya dimana tempat tersebut merupakan basis keamanan masyarakat. Dia menilai dua kejadian tersebut sudah termasuk darurat siaga.

Untuk itu, Saan mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya, berperan aktif dengan melaporkan kepada pihak yang berwajib jika mendapatkan kejadian yang mencurigakan di lingkungan sekitar tempat tinggal.

"Ini sudah tindakan yang darurat. Kita berpikir tudak hanya terjadi di Surabaya saja mungkin juga akan terjadi ke daerah yang lain. Maka antisipasi dan tindakan darurat harus dilakukan oleh seluruh instansi terkait yang bertanggung jawab terhadap kemanan dan keselamatan bangsa ini," pungkasnya.

Tag: Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Saan Mustofa, Terorisme

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Humas Pemkot-Andy Pinaria

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92