Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:27 WIB. Go-Jek - Go-Jek akuisisi fintech asal Filipina untuk memperkuat Go-Pay.
  • 11:06 WIB. Suspensi - BEI kabulkan permohonan suspensi saham Bank Danamon dan Bank Nusantara Parahyangan.
  • 11:06 WIB. Merger - Bank Danamon Indonesia dan Bank Nusantara Parahyangan rencanakan untuk lakukan merger usaha.
  • 10:21 WIB. Rupiah - Pukul 10.20 WIB, rupiah melemah 0,25% ke level Rp14.210 per dolar AS. 
  • 09:20 WIB. Bakti - Bakti Kemenkominfo tahun ini incar pendapatan Rp3,1 triliun.
  • 09:19 WIB. Xiaomi - Xiaomi mau gempur pasar Afrika tahun ini.
  • 09:19 WIB. Samsung - Samsung Galaxy S10+ punya RAM dan memori super besar.
  • 09:17 WIB. NASA - NASA umumkan kerja sama dengan China untuk eksplorasi bulan.
  • 09:17 WIB. Netflix - Netflix terus rogoh triliunan buat produksi serial orisinal.
  • 09:15 WIB. Google - Google Maps punya fitur baru bisa cegah terkena tilang.
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,01% ke level 6.448,54 di awal pekan ini.
  • 08:31 WIB. Fortnite - Fortnite raih pendapatan Rp34 triliun di 2018, lebih tinggi dari PUBG.
  • 08:30 WIB. WhatsApp - Pasang stiker di WhatsApp bakal bisa lewat keyboard Google.
  • 07:19 WIB. Facebook - Facebook luncurkan fitur petisi online.
  • 07:17 WIB. Youtube - Youtube larang video challenge dan prank yang berbahaya.

Nasdem Jabar Kutuk Keras Aksi Bom Surabaya

Foto Berita Nasdem Jabar Kutuk Keras Aksi Bom Surabaya
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

DPW Partai Nasdem Provinsi Jawa Barat mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Surabaya, pada Minggu (13/5), dan Senin (15/5) di Polrestabes Surabaya.

Ketua DPW NasDem Jabar, Saan Mustopa mengatakan peristiwa tersebut harus mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah terutama aparat keamanan negara. 

"Hari ini belum begitu lama, sudah terjadi lagi pemboman di Mapolres Surabaya, menurut saya ini harus segera mendapata perhatian serius dari pemerintah," katanya kepada wartawan di Bandung, Senin (14/5/2018).

Saan mengungkapkan pihaknya mendorong pemerintah agar mampu memberikan jaminan kepastian keamanan dengan cara melakukan tindakan nyata dan menyeluruh untuk mengakhiri segala tindakan jenis teror yang dilakukan kepada seluruh warga negara yang ada di Indonesia.

Selain itu, partai besutan Surya Paloh ini juga meminta kepasa lembaga keamanan negara seperti Badan Intelejen Negara (BIN) untuk bisa mengantisipasi sejak dini, segala jenis tindakan teror yang akan dilakukan oleh para teroris tersebut

"Jangan dibuat negara dalam keadaan tidak aman. Kita ingin masyarakat juga jangan dibuat ketakukan, maka jaminan kemanan pun bagian yang sangat penting yang harus diberikan oleh pemerintah bagi masyarakat," tegasnya 

Berkenaan dengan Revisi Undang undang Anti Terorisme yang sampai saat ini masih mandeg di DPR, Saan pun mengimbau agar Undang Undang tersebut secepatnya dituntaskan. "Kita juga meminta agar Undang Undang tersebut segra diselelesaikan," imbuhnya.

Selain itu, Nasdem juga meminta kepada pemerintah bahwa penanggung jawab lembaga keamanan negara yang belum bisa bekerja secara maksimal dan tidak bisa memenuhi perintah Presiden RI agar direkstukturisasi atau dikaji ulang  dan dilakkukan pergantian. 

"Kalau memang tidak bisa menyelesaikan tanggung jawabnya, ya harus direktukturisasi atau diganti lembaga keamanannya," tegasnya.

Menurutnya, dengan kejadian aksi teror yang berturut-turut seperti kejadian Mako Brimob yang bisa dikuasai teroris bahkan bisa melakukan aksi terornya di Mapolres Surabaya dimana tempat tersebut merupakan basis keamanan masyarakat. Dia menilai dua kejadian tersebut sudah termasuk darurat siaga.

Untuk itu, Saan mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya, berperan aktif dengan melaporkan kepada pihak yang berwajib jika mendapatkan kejadian yang mencurigakan di lingkungan sekitar tempat tinggal.

"Ini sudah tindakan yang darurat. Kita berpikir tudak hanya terjadi di Surabaya saja mungkin juga akan terjadi ke daerah yang lain. Maka antisipasi dan tindakan darurat harus dilakukan oleh seluruh instansi terkait yang bertanggung jawab terhadap kemanan dan keselamatan bangsa ini," pungkasnya.

Tag: Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Saan Mustofa, Terorisme

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Humas Pemkot-Andy Pinaria

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56