Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:59 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,31% ke level 5.925,42 di awal sesi I. 
  • 08:56 WIB. BRI Agro - BRI Agro akan menerbitkan saham baru maksimal 3 miliar saham dengan skema HMETD.
  • 08:55 WIB. Internasional - Ekonomi Singapura tumbuh 3,8 persen pada kuartal I 2019.
  • 08:14 WIB. PLN - Power Bank jumbo milik PLN suplai Listrik acara Jakarta Fair Kemayoran 2019.
  • 08:13 WIB. PLN - PLN suplai listrik ke industri tambang bauksit Antam di Sanggau Kalbar.
  • 08:11 WIB. PLN - PLN menambah kapasitas setrum 141,53 MW sepanjang kuartal-I 2019.
  • 08:09 WIB. Transportasi - Pegadaian, Garuda, PTPN III, & Taspen bekerja sama dalam penerbangan Jakarta-Denpasar.

Gaza Memanas, 16 Warga Palestina Tewas

Gaza Memanas, 16 Warga Palestina Tewas - Warta Ekonomi
WE Online, Gaza -

Tentara Israel membunuh sedikit-dikitnya 16 warga Palestina, yang berunjuk rasa di sekitar perbatasan Gaza pada Senin, kata petugas kesehatan.

Unjuk rasa semakin besar pada peringatan 70 tahun Israel berdiri. Masjid di Gaza menyeru warga bergabung dalam unjuk rasa bertajuk "Barisan Besar untuk Pulang", sementara di sekitar perbatasan, asap hitam membubung dari ban, yang dibakar pengunjuk rasa itu.

"Hari ini adalah hari besar, saat kami akan melintasi pagar pembatas untuk mengatakan kepada Israel dan dunia bahwa kami tidak akan menerima penjajahan," kata guru ilmu alam Gaza, Ali.

"Banyak orang mati syahid hari ini, namun dunia akan mendengar teriakan kami. Penjajahan harus dihapuskan," kata dia.

Di antara 16 korban tewas akibat tembakan tentara Israel adalah seorang anak yang masih berusia 14 tahun dan seorang pria yang duduk di kursi roda. Sekitar 500 orang juga terluka dan sedikitnya 200 di antara mereka menderita luka tembak, kata petugas kesehatan.

Hingga saat ini total kematian akibat demonstrasi yang dimulai sejak 30 Maret lalu telah mencapai 61 orang. Semuanya dari pihak Palestina.

Pembunuhan itu membuat Israel menuai kecaman internasional. Namun Amerika Serikat -- yang membuat marah Palestina dan negara-negara Arab karena memindahkan kantor kedutaan ke Yerusalem -- justru mengulang pernyataan Israel yang menuding kelompok Hamas sengaja memprovokasi kekerasan.

Kantor kedutaan baru di Yerusalem itu akan resmi dibuka pada hari ini dengan dihadiri oleh Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin dan anak Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Ivanka Trump.

"Ini adalah hari yang mengharukan bagi rakyat Israel dan negara Israel," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Sementara itu Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah mengatakan bahwa pengakuan Trump terhadap status Yerusalem sebagai ibu kota Israel adalah "pelanggaran nyata terhadap hukum internasional." Pihak Palestina menuntut kawasan Yerusalem Timur menjadi ibu kota negara mereka di masa depan.

Pada Senin di Gaza, Israel sempat menjatuhkan pamflet berisi pesan agar warga Palestina "jangan mau dijadikan alat oleh Hamas" dengan mendekati ataupun merusak pagar di daerah perbatasan.

Namun ribuan warga Palestina tidak mengindahkan pesan itu dan berkumpul di lima titik lokasi sepanjang perbatasan.

Militer Israel mengatakan bahwa tentaranya tengah berupaya mempertahankan perbatasan dan bertindak berdasarkan aturan.

"Pesan saya kepada warga Gaza: Jangan mau diperalat oleh (Pemimpin Hamas Yahya al) Sinwar, yang mengirim anak-anak kalian untuk mengorbankan nyawa tanpa manfaat. Kami tidak akan membiarkan pagar pelindung kami dirusak," kata Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman.

Unjuk rasa di perbatasan Gaza akan memuncak pada Selasa, hari oleh warga Palestina disebut Nakba, yang berarti bencana. Itu adalah hari peringatan peristiwa pada 1948 saat ratusan ribu dari mereka terusir akibat Israel berdiri.

Tag: Gaza, Palestina

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Reuters/Ammar Awad

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,880.41 3,841.09
British Pound GBP 1.00 18,536.70 18,346.04
China Yuan CNY 1.00 2,109.06 2,088.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,550.00 14,406.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,059.87 9,957.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,853.83 1,835.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.20 10,468.72
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,240.71 16,075.66
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,485.03 3,448.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,203.27 13,069.04

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5907.121 80.253 633
2 Agriculture 1351.935 -9.947 21
3 Mining 1609.598 10.601 47
4 Basic Industry and Chemicals 707.320 17.072 71
5 Miscellanous Industry 1203.823 30.883 46
6 Consumer Goods 2359.388 12.835 52
7 Cons., Property & Real Estate 435.075 5.924 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1079.565 21.890 74
9 Finance 1184.407 20.731 90
10 Trade & Service 783.451 0.917 156
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 140 180 40 28.57
2 JAST 460 575 115 25.00
3 HRME 260 324 64 24.62
4 MTPS 915 1,140 225 24.59
5 DUTI 4,440 5,500 1,060 23.87
6 BELL 386 458 72 18.65
7 MKPI 12,000 13,975 1,975 16.46
8 JSKY 1,065 1,230 165 15.49
9 MYTX 65 74 9 13.85
10 SSTM 352 400 48 13.64
No Code Prev Close Change %
1 RELI 244 202 -42 -17.21
2 LPGI 4,100 3,400 -700 -17.07
3 INPP 840 710 -130 -15.48
4 BIPP 88 75 -13 -14.77
5 PEHA 1,800 1,550 -250 -13.89
6 MTSM 202 176 -26 -12.87
7 IBFN 228 200 -28 -12.28
8 NICK 322 286 -36 -11.18
9 TRIS 266 238 -28 -10.53
10 NIPS 288 260 -28 -9.72
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,790 3,750 -40 -1.06
2 SRIL 328 342 14 4.27
3 MNCN 920 925 5 0.54
4 CPRI 67 73 6 8.96
5 TLKM 3,510 3,600 90 2.56
6 BBCA 25,900 26,900 1,000 3.86
7 ESTI 96 95 -1 -1.04
8 BMRI 7,075 7,225 150 2.12
9 SMGR 10,550 11,250 700 6.64
10 UNTR 24,825 24,500 -325 -1.31