Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:10 WIB. PLN - PLN Kota Palopo jamin pasokan listrik aman selama penghitungan suara Pilkada 2018.
  • 19:10 WIB. Bulog - Perum Bulog Subdivre Bangka akan tambah pasokan rastra sebanyak 750 ton
  • 19:09 WIB. Bulog - Serapan gabah Perum Bulog Surakarta capai 35.379 ton.
  • 19:09 WIB. PLN - Dalam Pilkada 2018, PLN bentuk posko siaga hingga H+7.
  • 19:09 WIB. AP I - AP I sebut Bandara Ngurah Rai layani 1,3 juta penumpang selama 18 hari masa angkutan Lebaran 2018.
  • 19:08 WIB. PNRI - MTN milik PNRI senilai Rp145 miliar berjangka waktu 3 tahun dan jatuh tempo pada 11 Mei 2021.
  • 19:08 WIB. Pertamina¬†- DPR RI dorong ESDM dan Pertamina kaji kelayakan elpiji 3 kg.
  • 19:07 WIB. Garuda - Satgas khusus Garuda lanjutkan mediasi antara manajemen dengan serikat pekerja Garuda.
  • 19:07 WIB. KAI - PT KAI nyatakan angka kecelakaan kereta selama masa angkutan Lebaran 2018 nihil.
  • 18:47 WIB. Mandiri -¬† Nilai tukar rupiah tembus Rp14 ribu, Dirut Mandiri katakan kebijakan moneter AS tidak terlalu berdampak terhadap Indonesia.
  • 18:47 WIB. KAI - PT KAI perpanjang masa operasi sejumlah KA tambahan Lebaran hingga 1 Juli 2018.
  • 18:47 WIB. Pelni - Penumpang Pelni Tarakan-Nunukan dan Batam-Belawan baru mulai untuk mudik.
  • 18:46 WIB. Aerofood ACS - Aerofood ACS dipercaya sediakan katering pada Indonesia Para Games Invitational Tournament 2018.
  • 18:46 WIB. BTN - BTN berencana naikkan suku bunga deposito, khususnya deposito berdenominasi rupiah.
  • 18:45 WIB. Mandiri - Bank Mandiri belum berniat naikkan suku bunga kredit setidaknya sampai akhir paruh kedua tahun 2018.

Sektor Pangan Jadi Prioritas Utama KPPU

Foto Berita Sektor Pangan Jadi Prioritas Utama KPPU
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sembilan anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) periode 2018-2023 sudah menetapkan sejumlah prioritas utama dalam dalam lima tahun ke depan. Ketua KPPU Kurnia Toha mengungkapkan sektor pangan merupakan salah satu prioritas utama.

"Sesuai dengan tugasnya, KPPU dapat melaksanakan pengawasan baik di sektor pangan maupun nonpangan. Saat ini KPPU sudah memetakan komoditas yang penting dan strategis, rantai distribusi pangan dari produsen sampai ke konsumen, serta mengidentifikasi pelaku usaha yang menguasai pasar dan mempunyai potensi abuse of dominant," kata Kurnia di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Ia mengatakan ada sembilan komoditas pangan yang penting dan perlu pengawasan yang intensif, yaitu komoditas beras, daging sapi, daging ayam, telur, gula, bawang merah, bawang putih, garam, dan tepung terigu.

"Pengawasan dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan kegiatan focus group discussion (FGD), yaitu dengan menghadirkan stakeholder dan pemerintah untuk duduk bersama membicarakan masalah yang sedang dihadapi terkait komoditas-komoditas tersebut," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, KPPU juga secara intensif melakukan penelitian (research) dan atau kegiatan monitoring terhadap pasar.

"KPPU juga akan menjaga komunikasi dan kerja sama dengan kementerian atau lembaga lain. Saat ini KPPU bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Satgas Pangan Polri, Kementerian dan Lembaga terkait pangan, serta akademisi," paparnya.

Sementara itu, anggota KPPU Chandra Setiawan menambahkan bahwa KPPU akan meningkatkan kerja sama dalam hal penegakan hukum.

"KPPU sudah mempunyai kerja sama dengan kementerian atau lembaga misal KPK dalam hal penegakan hukum. Baik KPPU maupun KPK sudah saling bekerja sama untuk menegakkan hukum sesuai kompetensi masing-masing, salah satunya seperti perkara e-KTP," tegas Chandra.

Hal senada disampaikan oleh anggota KPPU Guntur Syahputra Saragih bahwa KPPU akan melakukan penelitian yang mendalam terkait dengan rantai pasok dan lembaga pemasaran yang ada di dalamnya, hal ini penting agar KPPU dapat mendapatkan data yang holistik.

Tag: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Pangan, Chandra Setiawan, Kurnia Toha, Guntur Syahputra Saragih

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Rahmad

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5859.083 37.271 587
2 Agriculture 1465.081 -17.828 19
3 Mining 1963.327 2.280 44
4 Basic Industry and Chemicals 795.853 3.134 70
5 Miscellanous Industry 1188.922 -3.589 45
6 Consumer Goods 2402.878 68.638 45
7 Cons., Property & Real Estate 452.447 3.467 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.345 4.390 65
9 Finance 1026.922 -1.579 93
10 Trade & Service 878.120 -0.554 141
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 116 156 40 34.48
2 GTBO 274 342 68 24.82
3 ALMI 486 605 119 24.49
4 KPAL 406 505 99 24.38
5 INTD 280 348 68 24.29
6 DFAM 845 1,025 180 21.30
7 PSDN 280 336 56 20.00
8 PRAS 190 228 38 20.00
9 DSSA 25,200 30,225 5,025 19.94
10 DNAR 260 308 48 18.46
No Code Prev Close Change %
1 AISA 368 276 -92 -25.00
2 ATIC 1,210 910 -300 -24.79
3 BUVA 480 372 -108 -22.50
4 JKSW 120 95 -25 -20.83
5 TRIL 63 52 -11 -17.46
6 OASA 254 216 -38 -14.96
7 BIKA 270 232 -38 -14.07
8 WICO 580 500 -80 -13.79
9 TRUS 236 204 -32 -13.56
10 PKPK 145 126 -19 -13.10
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 530 615 85 16.04
2 BBRI 2,980 2,890 -90 -3.02
3 AISA 368 276 -92 -25.00
4 ERAA 2,980 2,850 -130 -4.36
5 BMTR 540 565 25 4.63
6 KREN 750 735 -15 -2.00
7 TLKM 3,580 3,660 80 2.23
8 BBCA 21,925 22,200 275 1.25
9 ITMG 23,675 22,875 -800 -3.38
10 UNTR 32,975 32,800 -175 -0.53