Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:41 WIB. Impor - BPS: defisit tinggi disebabkan impor mesin.
  • 16:40 WIB. Kementan - Kementan larang pasokan unggas dari Malaysia.
  • 16:38 WIB. Beauty - Sulam bibir jadi tren di dunia kecantikan.
  • 16:37 WIB. UMKM - Dinkop: sebagian pelaku UMKM belum mengoptimalkan internet untuk memasarkan produk mereka.
  • 15:20 WIB. KPK - Nilai harta Sandiaga Uno mengalami kenaikan sebanyak Rp1,2 triliun.
  • 15:19 WIB. KPK - Berdasarkan LHKPN, jumlah harta Sandiaga Uno sebanyak Rp5 triliun.
  • 15:13 WIB. Upah Buruh Tani - Upah nominal harian buruh tani naik 0,34%.
  • 15:11 WIB. Minyak Goreng Murah - Sinar Mas sediakan minyak goreng murah untuk keluarga besar Kemenlu. 
  • 14:54 WIB. Syafruddin - Saya tidak pernah dititip. Jabatan tersebut karena prestasi.
  • 14:53 WIB. KPK - Jumlah harta kekayaan Jokowi berdasarkan LHKPN sebanyak Rp50,2 miliar.
  • 14:52 WIB. KPU - LHKPN Ma'ruf Amin belum diserahkan ke KPU. 
  • 14:52 WIB. KPU - Berkas Jokowi tidak ada perbaikan.
  • 14:51 WIB. KPU - Berkas Ma'ruf Amin harus dilengkapi dan diperbaiki.
  • 14:49 WIB. PBNU - Soal tuduhan Mahfud MD ke Ma'ruf, silahkan tanya ke cawapres.
  • 14:47 WIB. PBNU - Mahfud itu memang bukan NU, tetapi MD.

Pertamina: Ramadan, Konsumsi BBM dan LPG Jawa Barat Naik

Foto Berita Pertamina: Ramadan, Konsumsi BBM dan LPG Jawa Barat Naik
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Marketing Operation Region (MOR) III Pertamina menjamin kecukupan BBM dan LPG di Provinsi Jawa Barat selama Ramadan dan Idul Fitri 1439 H. Meskipun memperkirakan adanya kenaikan permintaan, namun Pertamina telah mengantisipasinya dengan sejumlah strategi.

Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati mengatakan kenaikan permintaan BBM dibandingkan konsumsi normal pada tahun 2018 dibandingkan pada masa satgas yakni H-15 hingga H+15 Idul Fitri 1439 H diperkirakan sekitar 9,99% untuk BBM jenis gasoline seperti Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo. 

"Sementara untuk jenis Gasoil seperti Solar, Biosolar, Dexlite dan Pertamina Dex diprediksi mengalami penurunan sekitar 3,80 %,"kata Dian kepada wartawan di Bandung, Rabu (16/5/2018)

Sedangkan untuk produk LPG di wilayah Jawa Barat diperkirakan akan mengalami kenaikan permintaan dibandingkan konsumsi normal tahun 2018 yaitu sebesar 11,2 persen LPG 3 Kg dan kenaikan permintaan LPG Non PSO seperti Bright Gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 Kg dan Elpiji 12 kg diperkiraan akan naik sebesar 7,9%.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Dian, Pertamina telah melakukan penambahan stok. "Jadi masyarakat tidak perlu  khawatir, pasokannya akan cukup. Produk Gasoil biasanya mengalami penurunan dari tahun ke tahun selama masa satgas karena adanya aturan yang membatasi waktu keluarnya kendaraan angkut besar di jalur tol,” ujarnya.

Selain menambah pasokan, Pertamina juga berkordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas perhubungan untuk mengantisipasi jalur atau titik kemacetan di jalan raya. Hal ini penting sehingga Pertamina dapat mempersiapkan jalur alternatif untuk distribusi BBM ke SPBU dengan mobil tangki.

Selama menjalani masa mudik, Pertamina juga menghimbau kepada masyarakat agar mengisi kendaraannya hingga penuh sebelum melakukan perjalanan mudik. “Dan segera melakukan pengisian kembali begitu indikator BBM menunjukkan angka setengah. Hal ini membuat perjalanan menjadi lebih menenangkan,” ungkapnya

Di sisi lain, Pertamina juga memastikan SPBU memberikan pelayanan yang prima untuk semua produk termasuk Premium. "Hingga kini ada sekitar 320 SPBU yang menyediakan Premium di Provinsi Jawa Barat," pungkasnya.

Tag: PT Pertamina (Persero), Jawa Barat (Jabar)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Oky Lukmansyah

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5769.873 -91.373 598
2 Agriculture 1504.044 10.622 19
3 Mining 1973.743 -15.372 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.065 -19.886 70
5 Miscellanous Industry 1184.524 -40.044 45
6 Consumer Goods 2305.685 -67.033 46
7 Cons., Property & Real Estate 438.876 -4.935 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.907 -8.880 70
9 Finance 1049.919 -7.372 91
10 Trade & Service 831.939 -13.103 144
No Code Prev Close Change %
1 FILM 760 935 175 23.03
2 SQMI 224 274 50 22.32
3 GOLD 452 535 83 18.36
4 BYAN 16,500 19,000 2,500 15.15
5 AIMS 222 250 28 12.61
6 LMSH 555 620 65 11.71
7 DYAN 82 91 9 10.98
8 MAYA 3,510 3,890 380 10.83
9 NUSA 185 204 19 10.27
10 RODA 460 500 40 8.70
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 177 141 -36 -20.34
2 GLOB 220 180 -40 -18.18
3 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
4 KPAL 635 550 -85 -13.39
5 MAPA 4,160 3,700 -460 -11.06
6 LPIN 1,095 980 -115 -10.50
7 NIPS 410 370 -40 -9.76
8 OKAS 232 210 -22 -9.48
9 DMAS 147 134 -13 -8.84
10 MIKA 1,960 1,790 -170 -8.67
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
2 BBRI 3,140 3,130 -10 -0.32
3 TLKM 3,370 3,350 -20 -0.59
4 FILM 760 935 175 23.03
5 IMAS 2,600 2,530 -70 -2.69
6 UNVR 42,600 41,000 -1,600 -3.76
7 PGAS 1,805 1,815 10 0.55
8 BMRI 6,925 6,725 -200 -2.89
9 TARA 900 905 5 0.56
10 BBTN 2,630 2,530 -100 -3.80