Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:16 WIB. Energi - Pemerintah menambah pasokan BBM sebesar 8% menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019.
  • 07:49 WIB. Eredivisie Belanda - Willem II 0 vs 3 ADO Den Haag
  • 07:45 WIB. Bundesliga Jerman - Nurnberg 0 vs 2 Wolfsburg
  • 07:44 WIB. LaLiga Spanyol - Celta Vigo 0 vs 0 Leganes
  • 22:58 WIB. Pelindo - Pelindo I, II, II dan IV akan menggelar Pelindo Charity Port Run 2018 di Pelabuhan Tanjung Perak pada Minggu (16/12).
  • 22:56 WIB. BRI - BRI menunjuk Morgan Stanley sebagai penasihat atau advisor dalam rencana penjualan saham minoritas di BRI Life.
  • 22:51 WIB. Pertamina - Pertamina meresmikan beroperasinya Depot Mini LPG Pressurized di Minahasa.
  • 20:07 WIB. ADRO - Adaro Power berencana mengembangkan PLTS berdaya 100 MW di Sumatra.
  • 20:05 WIB. ADRO - Pengerjaan proyek PLTU di Batang ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada 2020.

AP II dan Visi Besarnya Menjadi Aerotropolis

Foto Berita AP II dan Visi Besarnya Menjadi Aerotropolis
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Salah satu dari tiga Game Changers PT Angkasa Pura II berbunyi “Growth Beyond Core”. Core business pengelola bandar udara, yakni aeronautical, meliputi fee dari landing & take-off pesawat, fee apron, pelayanan penumpang pesawat udara (airport tax), pemakaian garbarata (aviobridge), dan pemakaian counter check-in oleh maskapai. Semua tarif bisnis aeronautical ditentukan oleh pemerintah cq Kementerian Perhubungan.

Sumber pendapatan lain lazimnya airport operator di dunia termasuk AP II, yakni dari bisnis nonaeronautical (non-core business), seperti penyewaan space untuk usaha komersial (sewa perkantoran, sewa gudang, dan papan reklame), parkir inap kendaraan bermotor, konsesi (toko buku, gerai resto & coffee shop, dan gerai produk fashion), jasa utilitas (check-in counter system), screening, processing, and cargo handling. Tarif di bisnis nonaeronautical sepenuhnya dalam kendali AP II.

Sepanjang tiga puluh tiga tahun usia AP II menjadi airport operator, sumber pendapatan perusahaan utama masih dari bisnis aeronautical. Kalau menurut perhitungan Awaluddin, CEO AP II, komposisi pendapatan aeronautical sebesar 59% dan bisnis nonaeronautical 41%. Ambil contoh pendapatan perusahaan pada 2017 sebesar Rp8,1 triliun. Itu artinya, Rp4,7 triliun berasal dari bisnis aeronautical dan Rp3,3 triliun dari bisnis nonaeronautical.

Melalui Game Changers AP II, formasi tersebut mau dibalik, bisnis nonaeronautical lebih besar menyumbang pendapatan perusahaan dibanding bisnis aeronautical. Kalau menengok ke airport operator di negeri jiran, seperti Singapura dan Malaysia, formasi pendapatan perusahaan 60% dari nonaeronautical dan 40% dari aeronautical. Begitu pula di Eropa perbandingannya 56% (non-core) dan 46% (core). Di Amerika Serikat pun 59% (non-core), sedangkan 41% (core).

Melihat tren global seperti itu, tidaklah heran apabila AP II menempatkan “Growth Beyond Core” sebagai game changers perusahaan. Tinggal persoalannya, bagaimana hal itu diimplementasikan. Langkah nyata itu berupa optimalisasi tiga anak usaha perusahaan yang ada saat ini— PT Angkasa Pura Solusi, PT Angkasa Pura Propertindo, dan PT Angkasa Pura Kargo—sebagai sumber penghasil pendapatan perusahaan. Misalnya, PT APS yang menggarap bisnis facility services dan passenger services berbasis digital menjadi perusahaan dengan pendapatan Rp1 triliun pada 2018.

Dari bisnis kargo melalui PT APK, AP II membangun Cargo Village di Bandara Soetta dengan luas 30 hektare, dengan nilai investasi Rp2,1 triliun. Dengan fasilitas Cargo Village itu, pergerakan kargo diharapkan terus meningkat dari saat ini sekitar 626.046 ton menjadi 1,5 juta ton pada 2020. Lonjakan dari bisnis kargo akan menambah pendapatan perusahaan. Begitu pula AP II melalui PT APP berniat membangun hotel bandara di Soetta dan Kualanamu. Hotel ini akan menambah fasilitas bandara yang berpeluang menjadi kota dalam kota. Konsep ini dikenal sebagai aerotropolis.

Melalui gagasan yang diperkenalkan John D. Kasarda, pengajar UNC’s Kenan Institute of Private Enterprises, aerotropolis menjadikan bandara sebagai kota baru mandiri yang dikelilingi klaster-klaster perusahaan yang berbisnis dengan airport dan fasilitas leisure, serta perumahan karyawan bandara. Awaluddin kini menatap bandara bukan lagi sebatas tempat orang datang dan pergi, tetapi bakal menjadi sebuah kota baru yang mandiri. Banyak bisnis bisa dikreasi di aerotropolis. Aerotropolis merupakan Game Changers itu. Inilah visi besar AP II menjadikan bandara sebagai aerotropolis.

Tag: PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, Bandara

Penulis: Heriyanto Lingga

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00