Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:36 WIB. BTN - BTN akan berikan layanan secara terbatas saat libur panjang cuti bersama pada Lebaran tahun ini.
  • 16:35 WIB. PTPP - PTPP kantongi izin dari Kementerian BUMN untuk mengemisi obligasi hingga Rp3 triliun.
  • 16:35 WIB. PTPP - PTPP sedang memroses penerbitan PUB II Obligasi 2018 senilai Rp1,5 triliun.
  • 16:35 WIB. PTPP - PTPP telah mengemisi SBP tahap I 2018 dengan jumlah pokok Rp150 miliar.
  • 16:34 WIB. Pefindo - Pefindo terus pantau SNP Finance terkait kasus gagal bayar bunga medium tem notes (MTN).
  • 16:29 WIB. PLN - PLN akan bangun pembangkit dengan total daya 896 MW di Kalsel.
  • 16:28 WIB. BTN -  Per April 2018,  DPK BTN capai sekitar Rp192 triliun, naik sekitar 22%.
  • 16:27 WIB. Asabri - Asabri prediksi nilai klaim akan meningkat di tahun politik seiring dengan tensi politik yang meningkat.
  • 16:27 WIB. Pertamina - Pertamina tambah 37 ribu tabung gas melon untuk Banyumas.
  • 16:26 WIB. Nasional Re - PT Reasuransi Nasional Indonesia bukukan premi bruto senilai Rp5,6 triliun sepanjang 2017, tumbuh 15,1%.
  • 16:25 WIB. BTN - BTN siapkan dana Rp43,6 triliun untuk penuhi kebutuhan uang tunai masyarakat jelang Idul Fitri 1439 H. 
  • 16:01 WIB. Grab - Grab bermitra dengan Maybank luncurkan 'mobile wallet' di Malaysia.
  • 15:59 WIB. Kuba - Kuba identifikasi 110 korban insiden jatuhnya pesawat.
  • 15:57 WIB. China - Jelajahi sisi gelap bulan, China kirim satelit relay Chang'e-4.
  • 15:54 WIB. Trump - Departemen Kehakiman AS selidiki upaya infiltrasi FBI ke kampanye Trump di Pilpres AS 2016.

Manulife Optimistis Tahun Politik Tidak Pengaruhi Penjualan

Foto Berita Manulife Optimistis Tahun Politik Tidak Pengaruhi Penjualan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia, Jonathan Hekster, optimistis di tahun ini Manulife bisa menorehkan kinerja positif kendati memasuki tahun politik.

Menurut Hekster, Manulife sudah 33 tahun di Indonesia sehingga tahun politik tidak mempengaruhi penjualan. Jadi, ekspektasi Manulife masih tinggi untuk 2018 karena dasar ekonomi Indonesia sangat bagus. 

"Tahun ini dan tahun depan adalah tahun politik. Tapi kami tetap optimistis indikasi masih seperti yang disampaikan AAJI, yakni tahun ini akan ada pertumbuhan 20-30%," tutur Hekster dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Hendrisman Rahim, menyebutkan, industri asuransi di Indonesia akan tetap tumbuh. Hal itu melihat dari kinerja tahun-tahun sebelumnya.

“Kondisi bisnis tahun lalu masih terbilang positif. Salah satunya karena kesadaran masyarakat meningkat terhadap kebutuhan asuransi,” ujar Hendrisman.

Hal itu tercermin saat pasar modal cukup volatile di tahun lalu, ternyata kinerja industri asuransi masih positif. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga akhir Desember 2017, pendapatan premi industri asuransi jiwa sebesar Rp183,84 triliun. Jumlah itu meningkat 33,4% dari realisasi 2016 sebesar Rp137,78 triliun. Pencapaian tersebut melanjutkan tren positif asuransi jiwa yang tumbuh dua digit dalam beberapa tahun belakangan ini.

"Industri asuransi jiwa rata-rata membukukan pertumbuhan premi 10-30% setiap tahun. Tahun 2018 ini saya yakin tidak akan bergeser jauh dari kisaran angka itu,” kata Hendrisman.

Jika mengacu proyeksi itu, pendapatan premi di 2018 berkisar di antara Rp202,2 triliun hingga Rp238,9 triliun. Peluang mencatatkan pertumbuhan dua digit ditopang penetrasi asuransi jiwa masih minim di Indonesia ketimbang negara tetangga.

Sementara itu, Presdir PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Legowo Kusumonegoro, mengatakan, outlook ekonomi Indonesia di tahun politik 2018 dan 2019 masih positif.

"Iklim investasi dunia juga tumbuh semua, baik negara maju dan berkembang, keduanya positif. Ini jarang bisa sinkron keduanya," ujar Legowo.

Menurut dia, fundamental Indonesia positif. Walaupun memang, perhelatan Pilkada serentak dan Pilpres ikut mewarnai kekhawatiran investor. Belum lagi dengan adanya aksi teror. "Yang tidak bisa dikontrol adalah persepsi masyarakat terhadap teror dan tekanan terhadap rupiah yang berkepanjangan. Tapi sekali lagi, fundamental kita positif," papar dia.

Ia optimistis, pertumbuhan ekonomi bisa 5,2 hingga 5,4%. Tahun lalu tumbuh 5,1%. Hal itu terlihat dari kebijakan pemerintah dalam membangun, terutama infrastruktur.

Tag: PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, Jonathan Hekster, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Hendrisman Rahim

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5733.854 -49.456 581
2 Agriculture 1544.033 34.109 19
3 Mining 1908.397 21.577 44
4 Basic Industry and Chemicals 757.643 -4.711 69
5 Miscellanous Industry 1155.231 2.164 44
6 Consumer Goods 2362.984 -16.826 45
7 Cons., Property & Real Estate 447.090 -2.643 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 985.528 -14.959 64
9 Finance 999.500 -19.108 92
10 Trade & Service 894.918 -2.039 139
No Code Prev Close Change %
1 FORZ 334 416 82 24.55
2 MITI 84 101 17 20.24
3 WOOD 462 545 83 17.97
4 GOLD 412 486 74 17.96
5 DEFI 940 1,100 160 17.02
6 TRIL 77 89 12 15.58
7 BUKK 1,550 1,700 150 9.68
8 ERAA 2,150 2,350 200 9.30
9 BIMA 76 83 7 9.21
10 ALMI 292 318 26 8.90
No Code Prev Close Change %
1 KONI 308 252 -56 -18.18
2 ETWA 88 74 -14 -15.91
3 UNIT 320 270 -50 -15.62
4 IKAI 505 446 -59 -11.68
5 LPIN 1,015 910 -105 -10.34
6 ESSA 276 250 -26 -9.42
7 GOLL 82 76 -6 -7.32
8 APLI 107 100 -7 -6.54
9 BPFI 535 500 -35 -6.54
10 TOBA 2,330 2,180 -150 -6.44
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,940 2,760 -180 -6.12
2 WOOD 462 545 83 17.97
3 BMTR 540 540 0 0.00
4 ERAA 2,150 2,350 200 9.30
5 ADRO 1,905 1,950 45 2.36
6 KREN 660 655 -5 -0.76
7 PTBA 3,690 3,830 140 3.79
8 BMRI 6,800 6,675 -125 -1.84
9 PGAS 1,980 1,935 -45 -2.27
10 TLKM 3,490 3,420 -70 -2.01