Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:54 WIB. Pilpres - Sandiaga: Kami ingin lindungi tenaga kerja asli Indonesia.
  • 18:42 WIB. Palu - Susi Pudjiastuti memperpanjang penyelenggaraan charity sale untuk Palu sampai 24/10/2018. 
  • 18:42 WIB. Pasar - Harga cabai di Gorontalo turun dari Rp50 ribu menjadi Rp40 per kilo gram.
  • 18:42 WIB. Narkoba - Bareskrim Polri: Penyelundupan sabu per minggu ketiga Oktober mencapai 869 kasus.
  • 18:41 WIB. Narkoba - Bareskrim Polri sebut Dumai dan Bengkalis sebagai jalur baru penyelundupan sabu dari Narkoba. 
  • 18:41 WIB. Pemilu -  Bawaslu Papua ungkap temukan data 1.016.758 pemilih ganda.
  • 18:40 WIB. Golkar - Airlangga: Golkar akan berjuang menjadi partai yang kuasai Jawa Barat.
  • 18:39 WIB. Pilpres - Jokowi-Ma'ruf dijanjikan menang oleh tim Blusukan Jokowi di Medan. 
  • 18:39 WIB. Pekalongan - Pemkot Pekalongan targetkan nilai transaksi Pekan Batik Pekalongan 2018 menyentuh angka Rp8 miliar.
  • 17:23 WIB. Pariwisata - Pemkab Manggarai Barat menargetkan pendapatan pariwisata untuk tahun 2018 mencapai Rp12 miliar.
  • 17:22 WIB. Pelabuhan - Pemkab Kulon Progo mengharapkan Pelabuhan Tanjung Adikarto segera beroperasi sehingga memberi manfaat ke nelayan.
  • 17:17 WIB. Babel - Pemprov Bangka Belitung akan mengembangkan budi daya cabai keriting seluas 75 hektare.
  • 15:52 WIB. Apple - Apple akan umumkan iPad dan Mac baru pada 30 Oktober.
  • 15:52 WIB. Samsung - Samsung bangun pusat teknologi AI di Kanada.
  • 15:51 WIB. Google - Google perkaya fitur integrasi pihak ketiga untuk Gmail.

DPRD: Keberadaan TKA Harus Dibatasi

Foto Berita DPRD: Keberadaan TKA Harus Dibatasi
Warta Ekonomi.co.id, Palangka Raya -

Anggota Komisi B DPRD Kalimantan Tengah Anggoro Dian Purnomo meminta Pemerintah provinsi bersama Kabupaten/Kota agar meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan besar swasta sekaligus membatasi masuknya tenaga kerja asing.

Pembatasan tersebut sangat diperlukan karena sampai saat ini masih terjadi kesenjangan antara TKA dan tenaga kerja lokal dalam hal penempatan jabatan maupun pemberian upah, kata Anggoro di Palangka Raya, Rabu.

"Selama ini, banyak Perusahan, khususnya sektor pertambangan dan perkebunan lebih banyak menggunakan TKA dibandingkan memberdayakan masyarakat sekitar. Pihak perusahaan kan bisa memberdayakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja," ucapnya.

Dia mengaku ada mendapat informasi informasi, penggajian antara TKA dan TKL di setiap perusahaan itu berbeda. TKA digaji sangat tinggi oleh pihak perusahaan, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah, sedangkan TKL hanya digaji kebanyakan setara atau kurang dari Upah Minimun Provinsi (UMP).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini mengatakan, pihak Perusahaan pun harus memperhatikan dan menghormati keinginan dari masyarakat sekitar, walaupun telah mengantongi izin beroperasi.

"Perusahaan memang telah mengantongi izin beroperasi, tapi apa salahnya jika diperhatikan dan dihormati keinginan dari masyarakat yang juga ingin bekerja di perusahaan tersebut," kata Anggoro.

Politisi partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mencontohkan, untuk bekerja di lapangan bisa menggunakan TKL, tidak perlu menggunakan TKA. Apabila SDM lokal dianggap belum mumpuni, cobalah pihak perusahaan membuat pelatihan-pelatihan.

"Kalau seperti ini kan masyarakat tidak menganggap bahwa mereka dianaktirikan. Kalau saya jelas sangat tidak setuju apabila terjadi kesenjangan antara TKA dan TKL," demikian Anggoro.

Tag: Tenaga Kerja Asing (TKA), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46