Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Lampung Alami Peningkatan Konsumsi BBM

Foto Berita Lampung Alami Peningkatan Konsumsi BBM
Warta Ekonomi.co.id, Bandar Lampung -

Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline seperti pertamax turbo, pertamax, pertalite, dan premium selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2018 akan mengalami peningkatan sekitar 23 persen.

"Konsumsi BBM di Lampung dipastikan naik mengingat daerah ini menjadi salah satu jalur mudik di Pulau Sumatera," kata General Manager PT Pertamina MOR II Sumbagsel, Erwin Hiswanto, di Bandarlampung, Rabu.

Ia menyebutkan, untuk saat ini, prediksi peningkatan untuk BBM jenis gasoline di Lampung diperkirakan mencapai 23 persen. Peningkatan ini didominasi oleh BBM jenis pertamax sebanyak 47 persen, pertalite 25 persen, dan premium sebanyak 9 persen.

Mengantisipasi kenaikan konsumsi tersebut, lanjutnya, Pertamina sudah menyiapkan 10 unit mobil tanki tambahan dengan total kapasitas 176 kilo liter (Kl) di TBBM Panjang, 15 unit motoris kemasan, 4 kantong BBM (mobile storage) di empat titik SPBU, dan SPBU Buffer Stock di tiga titik SPBU.

Sementara itu, lanjutnya, untuk konsumsi BBM jenis gasoline seperti pertamax turbo, pertamax, pertalite, dan premium di Sumatera Bagian Selatan diprediksi terjadi peningkatan hingga 19 pesen dari konsumsi normal.

Erwin menjelaskan, diperkirakan, peningkatan konsumsi Pertamax Turbo akan mencapai 38 persen, Pertamax 35 persen, Pertalite 19 persen, dan Premium mencapai 15 persen.

Prediksi kenaikan tertinggi konsumsi BBM jenis gasoline akan terjadi pada H-5 dengan angka kenaikan sebanyak 77 persen dari konsumsi normal.

Sedangkan untuk BBM jenis gasoil yakni BBM diesel seperti pertamina dex, dexlite, dan solar/bio solar diprediksi mengalami penurunan hingga 11 persen dari konsumsi normal hal ini diakibatkan oleh tidak beroperasinya kendaraan berat saat arus mudik dan balik sehingga konsumsi solar/bio solar turun 13 persen.

Namun demikian, lanjutnya, tetap ada peningkatan untuk BBM jenis Pertamina Dex hingga 42 persen dan Dexlite sebanyak 12 persen.

"Untuk BBM jenis gasoil, peningkatan konsumsi akan terjadi pada 31 Mei 2018 atau H-15 dengan angka kenaikan sebanyak 30 persen dari konsumsi normal," jelasnya.

Tag: PT Pertamina (Persero), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Bahan Bakar Minyak (BBM)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56