Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 04:26 WIB. New York - The S&P gave up 5.53 points (0.20 per cent) to settle at 2,727.76 on Thursday (24/5).
  • 04:25 WIB. New York - The Dow Jones Industrial Average fell 75.05 points (0.30 per cent) to close at 24,811.76 on Thursday, (24/5).
  • 22:23 WIB. APJII - APJII akan hadirkan satelit rakyat untuk program desa pintar.
  • 22:23 WIB. Facebook - Pastikan keamanan data, Facebook hadirkan fitur Clear History.
  • 22:22 WIB. Apple - Apple bakal ungkap fitur dan suara baru Siri di WWDC 2018.
  • 22:22 WIB. Qualcomm - Qualcomm luncurkan Snapdragon 710 di handset terjangkau.
  • 22:20 WIB. LG - Siap mendarat di Indonesia, LG K9 bakal dibanderol Rp1,399 juta.
  • 21:46 WIB. Donald Trump - Breaking News: Donald Trump batalkan pertemuannya dengan Kim Jong-un di Singapura pada 12 Juni.
  • 21:08 WIB. Kereta Cepat - Otoritas China berhasil uji coba kereta Maglec berkecepatan 160 km/jam.
  • 21:05 WIB. Iran - Rusia tolak kampanye anti-Iran yang digaungkan AS.
  • 21:05 WIB. Trump - Trump dilarang blokir pengikut di akun twitter-nya.
  • 21:03 WIB. 1MDB - Najib gunakan dana lembaga lain guna membayar kewajiban 1MDB.
  • 21:03 WIB. MH370 - Pencarian pesawat MH370 tidak diperpanjang lagi.
  • 21:02 WIB. Israel - Parlemen Inggris desak penjualan senjata ke Israel disetop.
  • 21:01 WIB. Venezuela - AS usir diplomat Venezuela.

Imbas Teror Bom Surabaya, Pengusaha Ritel Turun Omzet

Foto Berita Imbas Teror Bom Surabaya, Pengusaha Ritel Turun Omzet
Warta Ekonomi.co.id, Surabaya -

Dampak teror bom di Surabaya beberapa hari mulai berimbas penurunan omzet bagi pengusaha ritel yang tergabung Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jatim. Aprindo Jatim mencatat selama 2 hari kejadian bom di Surabaya alami penurunan omzet sebasar Rp33,9 miliar atau turun 70%.

Ketua DPW Aprindo Jatim, April Wahyu Widati menyatakan, tragedi bom Surabaya cukup berdampak pada pengusaha ritel di Jatim. Hal itu kata April, masyarakat alami trauma besar terhadap kejadian bom yang dilakukan terduga teroris sehingga, masyarakat takut untuk berbelanja.

“Untuk itu, kami menghimbau pada masyarakat luas agar tidak perlu takut berbelanja di mall dan supermarket di Surabaya karena sudah kondusif. Kami yakin, apa yang dilakukan aparat keamanan sudah baik untuk melindungi masyarakat untuk berbelanja,” tegas April di Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Selain itu, kata April, untuk menghapus trauma masyarakat atas kejadian terir bom tersebut pihaknya ,akan memberi informasi pada masyarakat lewat spanduk yang dipasang beberapa titik di Surabaya dan Sidoarjo agar masyarakat tetap berbelanja dengan aman.

“Seluruh anggota Aprindo akan memberi solusi yang baik untuk mengembalikan psikologis masyarakat Surabaya untuk belanja. Langkah ini cukup tepat  dilakukan agar pengusaha ritel bisa melakukan bisnisnya kembali normal,” ujarnya.

Wanita ini mengakui, bahwa penurunan omzet sebasar 70% tidak semua ritel mengalami penurun omzet dengan angka tersebut. Penurunan omzet diangka 70% tersebut terjadi hanya dilokasi titik  peristiwa bom bunuh di Surabaya beberapa hari lalu.

“Tidak semua alami penurun omzet. Itu hanya terjadi dilokasi kejadian saja sementara, dilokasi lain hanya menurun dibawah 70%,” kata April.

Sementara, Corporate Communication Alfamart Jatim, Dwi Pramesti mengakaui, tragedi bom di Surabaya cukup berimbas omzet penurunan di jaringan toko swalayan di beberapa wilayah di Surabaya dan sekitarnya.

“Untuk supermarket sendiri alami penurunan omzet sekitar 30 hingga 40% disekitar kejadian bom bunuh diri tersebut,” ujar  Dwi.

Tag: Jawa Timur, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Terorisme

Penulis: Mochamad Ali Topan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Mochamad Ali Topan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5946.538 154.537 583
2 Agriculture 1549.140 13.685 19
3 Mining 1868.544 42.392 44
4 Basic Industry and Chemicals 788.207 14.705 69
5 Miscellanous Industry 1254.315 32.513 44
6 Consumer Goods 2460.513 68.979 45
7 Cons., Property & Real Estate 462.199 12.383 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1022.487 31.117 65
9 Finance 1048.693 34.134 92
10 Trade & Service 905.976 9.725 140
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 660 825 165 25.00
2 TRUK 344 430 86 25.00
3 CAMP 356 444 88 24.72
4 HOME 100 120 20 20.00
5 BYAN 8,750 10,500 1,750 20.00
6 BSIM 520 620 100 19.23
7 SONA 2,700 3,200 500 18.52
8 RDTX 5,500 6,500 1,000 18.18
9 ARII 1,125 1,300 175 15.56
10 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 700 605 -95 -13.57
2 WEHA 178 155 -23 -12.92
3 AKSI 336 298 -38 -11.31
4 TGKA 2,550 2,310 -240 -9.41
5 ABMM 2,190 2,010 -180 -8.22
6 SDMU 320 298 -22 -6.88
7 CSIS 1,715 1,600 -115 -6.71
8 GOLD 470 440 -30 -6.38
9 SIPD 1,025 965 -60 -5.85
10 KARW 138 130 -8 -5.80
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,880 3,060 180 6.25
2 TAXI 114 127 13 11.40
3 INPC 84 84 0 0.00
4 PGAS 1,880 2,170 290 15.43
5 KREN 690 750 60 8.70
6 EXCL 2,160 2,320 160 7.41
7 BBCA 22,000 22,450 450 2.05
8 BWPT 194 208 14 7.22
9 TLKM 3,470 3,560 90 2.59
10 ERAA 2,560 2,730 170 6.64